Tencent kembali menata posisinya di India dengan cara yang lebih terukur, dan langkah itu langsung menarik perhatian karena melibatkan komitmen dana lebih dari $100 juta. Alih-alih masuk hanya lewat produk gim, perusahaan asal China itu kini memilih jalur ekosistem, talenta, dan kemitraan lokal sebagai pintu utama untuk memperluas kembali kehadirannya di pasar e-gaming India.
Pendekatan baru ini juga menunjukkan bahwa Tencent ingin membangun fondasi yang lebih kuat sebelum mendorong judul gim ke pasar setempat. Perusahaan bahkan memberi sinyal bahwa beberapa gim baru bisa hadir di India dalam beberapa bulan ke depan, termasuk Honor of Kings yang disebut sebagai salah satu judul andalannya.
Kemitraan dengan lembaga lokal jadi pintu masuk
Untuk mewujudkan rencana itu, Tencent menjalin kerja sama tiga tahun dengan dua lembaga di India. Salah satunya adalah Services Export Promotion Council atau SEPC, lembaga yang dibentuk oleh Kementerian Perdagangan dan Industri India.
Selain itu, Tencent juga menggandeng Game Developers Association of India atau GDAI. Melalui dua kemitraan ini, perusahaan tampak ingin menjangkau sisi industri, pendidikan, dan pengembangan profesional secara bersamaan.
Pendekatan tersebut menandai perubahan strategi yang cukup jelas. Tencent tidak hanya berbicara soal distribusi gim, tetapi juga tentang penguatan ekosistem yang bisa mendukung pengembang, kreator, dan studio lokal.
Dana lebih dari $100 juta diarahkan ke program India
Komitmen dana yang disiapkan Tencent akan dipakai untuk program-program yang dirancang khusus bagi India. Perusahaan menyebut fokus penggunaannya mencakup pengembangan kurikulum e-gaming, pelatihan industri, dan program mentorship.
Langkah ini dikaitkan dengan target tenaga kerja India yang cukup besar. Tencent mengatakan inisiatif tersebut mendukung ambisi India untuk melatih dan mempekerjakan dua juta profesional terampil di sektor e-gaming pada 2030.
Dengan arah seperti itu, dana yang digelontorkan tidak berdiri sendiri sebagai investasi promosi. Dana tersebut diposisikan sebagai alat untuk membangun kemampuan industri dari hulu ke hilir, mulai dari pelatihan hingga jalur pengembangan talenta.
Jejak Tencent sempat menyusut tajam
Pentingnya langkah terbaru ini tidak lepas dari kondisi beberapa tahun terakhir. Tencent memang pernah memiliki jejak operasi yang lebih kuat di India, tetapi ruang geraknya menyusut tajam setelah pembatasan regulasi pada 2020.
Salah satu titik baliknya berkaitan dengan pemblokiran PUBG di India. PUBG Mobile dikembangkan Tencent dalam kemitraan dengan Krafton, dan keputusan itu memberi dampak besar terhadap operasi perusahaan di pasar India.
Setelah pembatasan tersebut, perusahaan-perusahaan berbasis China menghadapi ruang yang lebih sempit di India. Karena itu, upaya Tencent saat ini dipandang sebagai bentuk pemulihan melalui jalur yang lebih selaras dengan kebutuhan industri lokal.
Regulasi yang berubah membuka peluang baru
Tencent menilai situasi regulasi belakangan memberi ruang yang lebih baik untuk kembali terlibat di India. Perusahaan melihat bahwa rezim regulasi bagi perusahaan asal China mulai berubah, sehingga peluang untuk berkontribusi dalam pertumbuhan industri India kembali terbuka.
Danny Marti, head of public policy and global affairs Tencent, mengatakan tujuan perusahaan di India tidak berhenti pada investasi program. Ia menekankan keinginan Tencent untuk bekerja sama dengan mitra lokal dalam membangun jalur praktis bagi talenta, kreator, dan studio.
Marti juga menilai bahwa kombinasi kekuatan kreatif India dan keahlian Tencent dapat mendorong ekosistem yang lebih terhubung dan lebih kompetitif secara global. Pernyataan itu memperlihatkan bahwa Tencent kini lebih ingin tampil sebagai mitra ekosistem ketimbang sekadar penerbit gim.
Judul gim baru ikut disiapkan
Di luar program ekosistem, Tencent juga membuka peluang kehadiran judul gim baru di India dalam waktu dekat. Honor of Kings menjadi salah satu nama yang disebut, memperlihatkan bahwa perusahaan tidak memisahkan strategi penguatan industri dengan rencana peluncuran produk.
Jika langkah ini berjalan sesuai rencana, Tencent berpotensi kembali masuk ke India dengan dua jalur sekaligus. Satu jalur membangun hubungan industri dan talenta, sementara jalur lain menyiapkan ruang untuk portofolio gim globalnya kembali hadir di pasar yang sangat penting ini.
Source: www.indiatoday.in




