Sule Tegaskan Tak Pernah Membuang Skrip Ke Kru, Sebut Waktunya Pun Tak Cocok

Nama Sule kembali ramai dibicarakan setelah tuduhan lama soal lempar skrip beredar luas di media sosial. Namun, komedian itu langsung menepis cerita tersebut dan menegaskan bahwa dirinya tidak pernah melakukan hal seperti yang dituduhkan.

Sule menilai waktu kejadian yang disebut dalam unggahan itu juga tidak sesuai dengan riwayat dirinya di program televisi yang dimaksud. Ia menjelaskan bahwa dirinya baru masuk ke acara tersebut pada 2014, bukan 2013 seperti yang ditulis akun pengunggah cerita.

Bantahan langsung dari Sule

Pernyataan itu disampaikan Sule untuk meluruskan perbincangan yang terlanjur viral. Ia menyebut klarifikasi perlu diberikan agar publik tidak salah menangkap cerita yang beredar luas.

Dalam penjelasannya, Sule menegaskan bahwa tuduhan melempar skrip tidak pernah terjadi. Ia juga menekankan kembali bahwa kehadirannya di program itu baru dimulai pada 2014.

“Saya masuk itu 2014, sudah enggak ada karena memang sudah ada yang beli makanya saya juga enggak ada,” ujar Sule dikutip dari program Pagi Pagi Ambyar, Senin (25/5/2026).

Cerita yang memicu perdebatan

Tuduhan yang menyeret nama Sule berawal dari unggahan di Threads oleh akun @diego_christ. Akun itu mengaku pernah menjadi creative di program Ini Talkshow pada 2013 dan menceritakan pengalaman saat diminta menyerahkan skrip kepada host acara.

Dalam unggahan tersebut, ia menyebut lembaran kertas yang dibawanya dilempar kembali ke arah wajahnya. Ia juga menuliskan bahwa host meminta produser yang membacakan skrip pada hari itu, lalu ia mengaku sempat menangis di toilet setelah kejadian tersebut.

Cerita itu kemudian menyebar cepat dan memancing banyak komentar warganet. Karena sosok host dalam kisah tersebut dikaitkan dengan Sule, namanya ikut terseret dalam perdebatan yang muncul di media sosial.

Sule mengaku tidak kenal pengunggah cerita

Selain membantah peristiwa lempar skrip, Sule juga mengatakan bahwa dirinya tidak mengenal orang yang mengunggah cerita itu. Ia menduga orang tersebut mungkin kru baru atau peserta magang yang belum pernah berinteraksi langsung dengannya.

“Melihat mukanya saja aku enggak kenal, apakah dia magang atau baru karena saya kan bertemu banyak orang,” katanya.

Sule juga menjelaskan bahwa dirinya bukan tipe orang yang melempar barang kepada orang lain, apalagi kepada sosok yang belum dikenal. Menurutnya, candaan pun hanya dilakukan kepada orang yang sudah akrab dengannya.

“Kalau persoalan lempar-melempar itu, saya juga harus sama orang kenal. Kalau misalkan baru tentu saya mikir. Toh buat apa? Kecuali konteksnya bercanda, dan bagi saya bercanda harus sama orang yang saya kenal,” tutupnya.

Viralnya unggahan tersebut menunjukkan bagaimana satu cerita lama di media sosial bisa memunculkan kembali penilaian yang berbeda-beda. Di tengah arus komentar yang meluas, Sule memilih memberi penjelasan terbuka agar duduk persoalannya tidak makin kabur.

Source: www.beritasatu.com
Exit mobile version