Kenaikan penjualan mobil listrik di Kanada ternyata tidak hanya dipicu oleh minat konsumen, tetapi juga oleh cara program subsidi baru dijalankan. Saat rebate kembali aktif, showroom bisa langsung memberi potongan harga di muka, dan pasar pun bergerak cepat.
Pada Maret, penjualan mobil listrik baru di Kanada naik lebih dari 80 persen dibanding Februari. Lonjakan itu terjadi setelah insentif membuat pembeli kembali punya akses ke kendaraan listrik yang sebelumnya kehilangan momentum ketika program lama berakhir.
Program Electric Vehicle Affordability Program atau EVAP dihidupkan lagi pada 16 Februari. Skema ini memberi potongan langsung di dealer, lalu pemerintah mengganti dana tersebut setelah transaksi selesai.
Permintaan Melompat, Klaim Ikut Mengalir
Hingga 29 Mei, database program mencatat 24.389 klaim dengan total subsidi $122 juta. Pemerintah Kanada sudah menyiapkan $2,275 miliar untuk lima tahun ke depan, sehingga ruang dukungan masih besar meski penyerapan awal berlangsung cepat.
Insentif ini hanya berlaku untuk kendaraan dengan harga $50.000 atau kurang. Besarnya mencapai $5.000 untuk battery-electric dan fuel-cell electric vehicles, serta $2.500 untuk plug-in hybrid vehicles.
Dealer Justru Menanggung Beban Awal
Di balik dorongan ke penjualan, banyak dealer harus menalangi dana subsidi lebih dulu. Masalahnya, dealer tidak bisa langsung mengajukan klaim penggantian untuk kendaraan yang dijual sejak 16 Februari karena sistem klaim baru dibuka pada 6 April.
Canadian Auto Dealers Association atau CADA menyebut banyak dealer masih menunggu pembayaran, dan sebagian bahkan menunggu lebih dari $200.000. Kondisi itu mulai menekan arus kas karena uang subsidi sudah dikeluarkan atas nama pemerintah federal.
Juru bicara CADA, Huw Williams, mengatakan komitmen untuk membayar dealer tepat waktu belum terjadi pada masa awal program. Ia menegaskan bahwa tenggat penggantian dana memukul cash flow bisnis karena uang itu “kami majukan atas nama pemerintah federal.”
Risiko Administrasi Menambah Tekanan
Selain masalah waktu pembayaran, sebagian klaim juga ditolak karena kesalahan sederhana seperti salah ketik. Penolakan seperti ini tidak bisa diajukan banding atau ditinjau ulang, sehingga dealer harus jauh lebih hati-hati saat memasukkan data.
Transport Canada mengatakan pihaknya berupaya mempercepat proses pembayaran. Lembaga itu menyebut tidak ada penahanan atas penggantian dana dan klaim yang lengkap serta valid terus diproses, meski waktunya bisa berbeda tergantung kebutuhan verifikasi dan volume pengajuan.
Kembalinya rebate ini menjadi pembalikan penting bagi pasar otomotif Kanada. Negara itu pernah menjalankan program serupa antara 2019 dan 2025, dan kebijakan tersebut ikut mendorong lebih banyak warga memilih kendaraan yang lebih efisien bahan bakar.
Saat program lama dihentikan pada Januari 2025, pangsa EV dalam total penjualan mobil baru turun dari 18 persen menjadi 10 persen. Data itu menunjukkan seberapa besar pengaruh insentif terhadap permintaan, sekaligus menjelaskan mengapa aktivasi ulang EVAP langsung memicu lonjakan penjualan.
Source: www.carscoops.com