Kekhawatiran terbesar soal Steam Machine dan Steam Frame sekarang bukan lagi soal kapan perangkat itu muncul, melainkan berapa mahal Valve akan membanderolnya. Di tengah minimnya informasi resmi, sinyal dari orang-orang yang disebut mengenal situasi tersebut justru membuat pasar lebih waspada karena harga perkenalan diperkirakan tidak akan disambut positif.
Valve sendiri sudah memberi kepastian bahwa kedua perangkat itu ditargetkan hadir pada musim panas. Kepastian itu penting karena Steam Machine dan Steam Frame pertama kali diumumkan pada November lalu, tetapi setelah itu Valve sangat jarang membuka detail baru ke publik.
Verified jadi petunjuk arah
Alih-alih mengumumkan rincian produk secara penuh, Valve justru memperluas program Verified ke dua perangkat baru tersebut. Program ini sebelumnya sudah dikenal di Steam Deck untuk membantu pengguna memahami bagaimana sebuah game berjalan di perangkat sebelum dibeli.
Langkah itu menunjukkan bahwa Valve tetap menaruh perhatian besar pada kompatibilitas software sejak awal. Bagi calon pengguna, kehadiran Verified memberi gambaran awal tentang cara ekosistem hardware Valve akan bekerja saat Steam Machine dan Steam Frame resmi tersedia.
Untuk Steam Machine, syarat agar perangkat mendapat lencana Verified disebut akan hampir identik dengan Steam Deck. Dengan begitu, pendekatan penilaian game di perangkat baru ini tampaknya tidak akan jauh berbeda dari sistem yang sudah akrab bagi pengguna Steam Deck.
Pendekatan seperti itu juga bisa memudahkan pengembang. Mereka tidak perlu berhadapan dengan standar yang sepenuhnya baru, sementara pengguna mendapatkan acuan yang terasa lebih familiar saat menilai game mana yang berjalan baik.
Steam Frame punya definisi yang berbeda
Steam Frame diperlakukan sedikit berbeda dalam program ini. Valve menyatakan bahwa label Verified pada headset VR tersebut akan mewakili pengalaman out-of-the-box yang berdiri sendiri, tanpa perlu menghubungkan perangkat ke hardware eksternal.
Detail itu menjadi salah satu informasi paling jelas dari pengumuman singkat Valve. Artinya, penilaian pada Steam Frame tidak hanya melihat kecocokan teknis, tetapi juga apakah headset itu bisa dipakai secara mandiri sejak awal.
Perbedaan pendekatan ini memperlihatkan bahwa Valve sedang menyiapkan cara evaluasi yang sesuai dengan karakter masing-masing perangkat. Steam Machine dan Steam Frame sama-sama masuk ke ekosistem baru, tetapi standar kesiapannya tidak diperlakukan persis sama.
Harga mulai mendominasi pembicaraan
Di luar soal Verified, Valve belum membuka banyak hal lain. Belum ada informasi resmi mengenai harga, spesifikasi, varian, maupun fitur tambahan untuk Steam Machine dan Steam Frame.
Justru karena itulah isu harga menjadi pusat perhatian. Orang-orang yang disebut familiar dengan situasi tersebut mengindikasikan bahwa banderol awal kemungkinan tidak akan diterima dengan baik, seiring naiknya harga chip memori.
Kondisi itu membuat publik mulai membaca arah strategi Valve dari sudut yang lebih sensitif. Meski belum ada angka resmi, kekhawatiran soal harga sudah muncul lebih dulu daripada detail produk itu sendiri.
Konteks ini juga terasa makin kuat karena Valve sebelumnya menaikkan harga saat melakukan restock Steam Deck menjadi $789 atau $949, tergantung konfigurasinya. Kenaikan itu disebut mencapai $300, sehingga spekulasi terhadap Steam Machine dan Steam Frame ikut mengarah pada kemungkinan banderol yang tidak ringan.
Bagi Valve, musim panas akan menjadi momen penting bukan hanya untuk membawa dua perangkat baru ke pasar, tetapi juga untuk membuktikan bahwa ekosistem hardware mereka siap dipahami pengguna sejak hari pertama. Hingga rincian resmi dibuka, harga tetap menjadi pertanyaan terbesar yang membayangi Steam Machine dan Steam Frame.
Source: www.gsmarena.com