Start Dari Posisi Delapan, Jorge Martin Balikkan Sprint Le Mans, Marquez Terjatuh Jelang Finis

Drama terbesar Sprint Race MotoGP Prancis 2026 justru muncul di lap-lap penentuan. Marc Marquez yang sempat memulai dari posisi kedua akhirnya terjatuh jelang lap terakhir di Sirkuit Le Mans dan gagal menyelesaikan balapan.

Di sisi lain, Jorge Martin tampil sebagai pemenang paling mencolok di sprint 13 putaran itu. Memulai dari posisi kedelapan, pebalap Aprilia tersebut mampu mengambil kendali sejak awal dan mempertahankan keunggulan sampai garis finis.

Start agresif langsung mengubah peta balapan

Balapan pada Sabtu malam WIB itu sudah panas sejak lampu start padam. Francesco Bagnaia memulai dari pole position, Marc Marquez berdiri di urutan kedua, dan Marco Bezzecchi menempati posisi ketiga.

Namun, Jorge Martin membuat kejutan besar setelah melakukan manuver agresif di awal lomba. Ia melewati tikungan kedua dari sisi luar lalu tikungan ketiga dari sisi dalam untuk langsung merebut posisi terdepan.

Aksi itu membuat jalannya sprint berubah cepat. Martin segera memimpin, sementara para rivalnya sibuk menyusun ulang posisi di belakangnya.

Posisi depan terus berganti di belakang Martin

Setelah Martin mengambil alih pimpinan lomba, Bezzecchi sempat membuntuti dari belakang. Bagnaia juga ikut menekan dan berusaha menjaga jarak dengan grup terdepan yang mulai rapat.

Fabio Quartararo sempat naik ke posisi keempat pada fase awal. Pada saat yang sama, Marc Marquez justru turun ke posisi kelima, sehingga peluangnya menjaga posisi start awal mulai menipis.

Pada lap ketiga, Martin masih nyaman di depan dengan keunggulan 1,112 detik. Di belakangnya, Bagnaia berhasil menyalip Bezzecchi, sedangkan Marquez makin terdesak setelah dilewati Pedro Acosta dan Joan Mir.

Bagnaia sempat mengejar, beberapa pebalap tumbang

Memasuki pertengahan lomba, persaingan di rombongan depan makin rapat. Bagnaia terus menekan untuk menjaga kans podium, sedangkan Martin tetap stabil mempertahankan ritme balapnya.

Situasi balapan juga tidak lepas dari insiden. Enea Bastianini dan Fabio Di Giannantonio sama-sama terjatuh, menambah daftar pebalap yang tidak mampu menyelesaikan sprint dengan mulus.

Hingga putaran ketujuh, Martin masih memegang keunggulan 1,266 detik atas Bagnaia. Di belakang keduanya, Bagnaia juga mulai menjauh dari Bezzecchi dengan selisih 1,339 detik, sehingga susunan podium perlahan terbentuk.

Crash Marquez jadi titik paling menentukan

Nasib buruk menimpa Marc Marquez menjelang lap terakhir. Ia terjatuh di tikungan ke-13 dalam insiden yang disebut sebagai highside dan membuatnya terpelanting sebelum bangun dalam kondisi terpincang-pincang.

Kecelakaan itu langsung mengakhiri upaya Marquez untuk membawa pulang hasil kuat. Dari posisi start kedua, ia justru tidak sampai ke garis finis dan kehilangan peluang meraih poin.

Situasi tersebut kontras dengan Martin yang tetap tenang sampai akhir. Pebalap Aprilia itu menjaga posisinya tanpa gangguan berarti dan terus melaju di depan rombongan.

Susunan finis di Le Mans

Martin akhirnya menutup sprint sebagai juara, disusul Bagnaia di posisi kedua dan Bezzecchi di urutan ketiga. Pedro Acosta mengamankan tempat keempat, sementara Fabio Quartararo finis kelima dan Joan Mir keenam.

Ai Ogura menyelesaikan balapan di posisi ketujuh, lalu Alex Marquez melengkapi delapan besar. Di belakangnya, Johann Zarco finis ke-10 dan Fermin Aldeguer ke-11.

Brad Binder berada di posisi ke-12, sedangkan Alex Rins, Toprak Razgatlioglu, Jack Miller, dan Fabio Di Giannantonio melengkapi daftar finisher terdepan. Hasil ini menunjukkan betapa cepatnya arah balapan berubah di Le Mans, dari start yang menguntungkan Marquez menjadi kemenangan besar untuk Martin.

Source: sport.detik.com

Baca Juga

Back to top button