Sony Xperia 1 VIII tampil sebagai salah satu flagship yang masih berani mempertahankan fungsi yang mulai ditinggalkan banyak ponsel premium. Dua hal yang paling langsung menarik perhatian adalah jack audio 3.5 mm dan slot micro SD, kombinasi yang membuatnya terasa lebih praktis untuk pengguna tertentu.
Di pasar flagship yang semakin seragam, kehadiran dua fitur itu memberi identitas yang kuat. Xperia 1 VIII tidak hanya mengandalkan spesifikasi utama, tetapi juga tetap menjaga opsi penggunaan kabel dan ekspansi penyimpanan yang kini makin jarang ditemukan.
Penyimpanan masih bisa diperluas
Sony tetap menempatkan slot micro SD di Xperia 1 VIII agar mudah diakses di bagian bawah smartphone. Kapasitas ekspansi yang didukung mencapai 2TB, sehingga pengguna tidak harus bergantung sepenuhnya pada memori internal.
Bagi yang sering menyimpan foto, video, dan dokumen berukuran besar, fitur ini jelas membantu. Ruang internal pun bisa lebih leluasa dipakai untuk aplikasi dan kebutuhan harian lain yang membutuhkan performa stabil.
Kamera mendapat peningkatan besar
Di sektor kamera, Xperia 1 VIII membawa susunan yang cukup agresif untuk ukuran flagship. GSMArena melaporkan bahwa perangkat ini memakai kamera utama 52MP, ultrawide 50MP, telephoto 50MP dengan 2.9 optical zoom, serta kamera depan 12MP.
Sorotan lain ada pada kamera telephoto yang kini menggunakan sensor 1/1.56 inci. Ukuran ini jauh lebih besar dibanding Xperia 1 VII yang hanya 1/3.5 inci, sehingga hasil pemotretan di kondisi cahaya rendah diklaim lebih baik.
Sensor yang lebih besar memberi ruang masuk cahaya yang lebih banyak. Dampaknya, foto dalam kondisi gelap berpotensi terlihat lebih stabil dan tidak terlalu bergantung pada banyak penyesuaian tambahan.
Jack audio tetap jadi nilai jual
Di saat banyak ponsel flagship sudah meninggalkan port ini, Sony masih menyediakan jack audio 3.5 mm pada Xperia 1 VIII. Engadget menyebut kehadiran port tersebut memberi fleksibilitas bagi pengguna yang ingin tetap memakai audio kabel tanpa adaptor tambahan.
Sony juga menempatkan sirkuit audio premium di perangkat ini untuk mendukung pengalaman mendengar. Perusahaan mengklaim hasil suaranya jernih, tajam, dan luas, dengan detail bass, vokal, hingga background sound film yang tetap terdengar jelas.
Layar dan baterai tetap diarahkan ke pengguna premium
Xperia 1 VIII hadir dengan layar full screen tanpa notch. Sony memakai panel LTPO OLED 6,5 inci, refresh rate 120Hz, resolusi 1080p, dan rasio 19.5:9 agar tetap nyaman digenggam satu tangan.
Panel tersebut juga dilindungi Corning Gorilla Glass Victus 2. Lewat kerja sama dengan BRAVIA, tampilan layar dibuat lebih cerah, kaya warna, dan mendekati karakter visual TV premium Sony.
Untuk daya, Sony membekali Xperia 1 VIII dengan baterai 5000 mAh dan mengklaim perangkat ini mampu bertahan hingga dua hari pada pemakaian normal. Klaim itu didasarkan pada pengujian video playback, gaming, dan browsing di laboratorium.
Namun, hasil pengujian PhoneArena memberi gambaran yang lebih realistis. Ponsel ini tercatat bertahan 21 jam 25 menit untuk browsing, 7 jam 38 menit untuk video playback, dan 10 jam 57 menit untuk gaming.
Dengan pola pakai ringan, daya tahan dua hari masih mungkin dicapai. Kondisinya perlu lebih terkontrol, termasuk penggunaan di dalam ruangan, tanpa gaming berat, dan suhu perangkat yang tetap terjaga.
Gabungan kamera yang ditingkatkan, jack audio 3.5 mm, slot micro SD hingga 2TB, layar tanpa notch, dan baterai 5000 mAh membuat Xperia 1 VIII tampil berbeda di kelas flagship. Perangkat ini sudah tersedia lewat metode pre-order di laman resmi Sony.
Source: www.idntimes.com




