Sony Makin Selektif Soal Port PC, Game Cerita PS5 Dipertahankan Di Konsol

Arah baru Sony membuat pasar PC perlu menyesuaikan ekspektasi. Tidak semua game eksklusif PS5 akan lagi mendapat jalan ke platform lain, dan perubahan paling terasa justru menyentuh game single-player berbasis cerita.

Isyarat itu penting karena selama ini port PC menjadi salah satu jembatan utama antara PlayStation dan pemain Steam. Jika kebijakan ini bertahan, lebih banyak judul naratif besar akan tetap berada di konsol Sony lebih lama.

Dalam pembahasan internal terbaru, PlayStation Studios CEO Hermen Hulst dikabarkan menyampaikan bahwa “narrative single-player games” tidak akan lagi dirilis ke platform lain. Sinyal itu memperkuat arah yang sebelumnya sudah terbaca dari laporan Jason Schreier dari Bloomberg pada Maret, ketika Sony disebut akan mengurangi jumlah port PC.

Langkah tersebut juga menunjukkan bahwa Sony ingin menjaga daya tarik ekosistem PlayStation. Dengan mempertahankan judul tertentu sebagai eksklusif, perusahaan bisa mendorong pemain tetap berada di konsol mereka, bukan pindah ke platform lain untuk mengejar game yang sama.

Yang paling terdampak dari perubahan ini adalah game single-player berbasis cerita. Beberapa judul besar yang sempat dibicarakan, termasuk Marvel’s Wolverine, disebut masuk daftar kandidat yang mungkin tidak hadir di PC.

Saros juga ikut disebut dalam pembahasan itu, meski status pastinya belum dijabarkan lebih jauh. Di sisi lain, game live-service multiplayer diperkirakan masih menjadi pengecualian dari kebijakan baru tersebut.

Pengecualian itu masuk akal karena game layanan langsung membutuhkan basis pemain yang besar. Jika hanya tersedia di konsol, jangkauan pemainnya bisa terlalu sempit untuk menopang aktivitas yang terus berjalan.

Dari sisi bisnis, kebijakan ini juga bisa dibaca sebagai langkah untuk menyiapkan masa depan PlayStation berikutnya. Eksklusivitas software dapat membantu mendorong pemain tetap membeli konsol Sony, baik untuk mempertahankan PS5 maupun menyongsong PS6.

Ada pula petunjuk bahwa port PC untuk game solo PS5 tidak memberi hasil sesuai harapan setelah awal yang sempat positif. Sebaliknya, Helldivers 2 yang berfokus pada multiplayer justru mendapat sambutan sangat besar di Steam.

Sejumlah analis juga menilai jeda peluncuran port bisa mengurangi minat pembeli. Saat versi PC hadir terlalu lama setelah versi konsol, sebagian calon pembeli bisa kehilangan dorongan untuk ikut membeli.

Arah pengetatan ini ikut menyeret perhatian ke Nixxes, studio asal Belanda yang diakuisisi Sony pada 2021. Selama ini studio tersebut dikenal membantu memindahkan game PlayStation ke PC, dan pada April deskripsi studionya di situs PlayStation Studios masih menekankan fokus lintas platform.

Karena itu, perubahan kebijakan sekarang terlihat cukup cepat. Sony sendiri belum menjelaskan apakah pengumuman resmi akan muncul lewat media sosial atau melalui State of Play berikutnya, sehingga pasar PC masih menunggu sejauh mana eksklusivitas ini akan diterapkan pada jajaran game PlayStation ke depan.

Source: www.notebookcheck.net

Baca Juga

Back to top button