Sinyal Kuat Di Awal Tak Bertahan, Bitcoin Dan Ethereum Masih Terkunci Dalam Kisaran Sempit

Perdagangan kripto kembali menunjukkan pola yang sulit diyakini sebagai awal tren baru. Bitcoin dan Ethereum sempat dibuka lebih tinggi pada Jumat pagi, tetapi kenaikan itu cepat menyusut dan menegaskan bahwa pasar masih bergerak rapuh dalam kisaran sempit.

Pergerakan seperti ini sudah bertahan sekitar dua pekan terakhir. Minat beli memang muncul di awal sesi, tetapi tekanan jual kembali menahan laju dua aset kripto terbesar tersebut sebelum sempat membentuk dorongan yang lebih kuat.

Pada pembukaan, bitcoin berada di $81,069.54, naik 2.3% dari pembukaan Kamis di $79,276.95. Ethereum juga menguat di awal sesi, dibuka di $2,282.46 atau naik 1.1% dari pembukaan Kamis sebesar $2,257.57.

Namun, penguatan itu tidak bertahan lama. Pada pukul 7:10 a.m. ET, bitcoin turun ke $80,596.43 dan ethereum melemah ke $2,257.73, sementara data CoinMarketCap pada 5:24:24 AM UTC menempatkan bitcoin di $78,981.13 dan ethereum di $2,224.42.

Bitcoin belum keluar dari rentang sempit

Secara mingguan dan bulanan, pembukaan bitcoin pada Jumat ini masih terlihat lebih kuat dibanding beberapa pembanding terdekat. Posisi itu 1.3% di atas level sepekan lalu dan 9.3% lebih tinggi dari sebulan lalu.

Meski begitu, perbandingan tahunan masih menunjukkan jarak yang lebar. Level pembukaan ini tetap 21.7% lebih rendah daripada posisi setahun lalu, sehingga ruang pemulihan masih belum cukup untuk disebut mantap.

Bitcoin sendiri pernah mencatat rekor tertinggi di $126,198.07 pada 6 Oktober 2025. Di sisi lain, titik terendah sepanjang masa berada di $0.04865 pada 14 Juli 2010.

Ethereum ikut bergerak hati-hati

Ethereum memperlihatkan pola yang serupa, meski pergerakannya tidak sebesar bitcoin. Pembukaan Jumat ini tercatat 0.4% di bawah pembukaan sepekan lalu dan 1.8% lebih rendah dibanding sebulan lalu.

Dibanding setahun sebelumnya, pembukaan ethereum juga masih 12.6% di bawah levelnya. Rekor tertinggi ethereum berada di $4,953.73 pada 24 Agustus 2025, sedangkan titik terendah sepanjang masa tercatat di $0.4209 pada 21 Oktober 2015.

Data itu memperlihatkan bahwa pasar masih belum cukup yakin untuk mendorong harga ke atas secara berkelanjutan. Selama dukungan beli tidak lebih kuat, ethereum berpotensi tetap bergerak dalam pola naik-turun yang sempit.

Sentimen makro belum memberi dorongan berarti

Di luar pergerakan harga harian, kondisi makro juga ikut menahan selera risiko. Setelah Presiden Trump menyelesaikan pertemuan puncaknya di China pekan ini, para pemimpin dunia memang menutup pertemuan dengan dorongan positif untuk inisiatif ekonomi dan perdagangan.

Walau begitu, tidak ada kemajuan berarti dalam negosiasi damai dengan Iran. Situasi tersebut masih memicu kekhawatiran inflasi di AS dan secara global, sehingga pasar cenderung lebih waspada terhadap aset berisiko seperti kripto.

Kombinasi tekanan jual, rentang harga yang sempit, dan latar makro yang belum sepenuhnya mendukung membuat reli pembukaan mudah kehilangan tenaga. Bitcoin dan Ethereum kembali berada di titik yang sama: menguat sebentar, lalu tertahan sebelum benar-benar keluar dari fase rapuh.

Exit mobile version