Perubahan penampilan Ed Sheeran kali ini bukan sekadar soal gaya. Kepala yang dicukur habis menjadi penanda bahwa ia sedang menutup satu fase yang berat dan membuka fase baru dalam hidupnya.
Pesan itu ia sampaikan bersamaan dengan kabar bahwa dirinya baru saja pulih dari herpes zoster. Melalui Instagram, penyanyi asal Inggris tersebut menunjukkan penampilan barunya sambil memberi isyarat bahwa banyak hal sedang berubah dalam hidupnya.
Dalam unggahan yang sama, Sheeran mengaku sempat mengalami herpes zoster selama sekitar sebulan. Ia menyebut kondisi itu bukan pengalaman yang ia rekomendasikan, tetapi kabar baiknya kesehatan dirinya kini mulai membaik.
Keterangan tersebut memberi gambaran bahwa masa pemulihannya tidak berlangsung singkat. Meski tidak merinci dampaknya terhadap aktivitas harian, nada yang ia gunakan menunjukkan bahwa sakit itu sempat mengganggu rutinitasnya.
Tetap bergerak di tengah pemulihan
Di saat baru pulih, Sheeran tidak menghentikan aktivitas panggung. Ia masih menjalani Loop Tour yang berlangsung sepanjang tahun ini dan disebut berencana kembali tampil dalam waktu dekat.
Ia juga menegaskan keinginannya untuk segera bertemu lagi dengan para penggemar. Dalam pesannya, Sheeran menyampaikan bahwa dirinya tidak sabar untuk melanjutkan tur dan kembali menyapa penonton.
Perhatian publik terhadap kondisinya muncul di tengah aktivitas musik yang masih padat. Sorotan itu makin kuat karena ia baru merilis album terbaru berjudul Play pada September 2025.
Apa itu herpes zoster
Centers for Disease Control and Prevention menyebut herpes zoster sebagai infeksi virus yang dipicu oleh varicella-zoster. Virus yang sama juga menyebabkan cacar air dan dapat tetap berada di dalam tubuh sebelum aktif kembali di kemudian hari.
CDC menjelaskan bahwa herpes zoster umumnya menimbulkan ruam yang menyakitkan, rasa gatal, demam, dan sakit kepala. Walau biasanya tidak berbahaya, kondisi ini bisa menimbulkan nyeri yang cukup mengganggu aktivitas sehari-hari.
Penyakit ini lebih sering muncul pada orang berusia di atas 50 tahun, meski tetap bisa terjadi pada usia yang lebih muda. Masa pemulihannya biasanya berlangsung dua hingga lima minggu, bergantung pada kondisi pasien.
Respons penggemar atas perubahan itu
Unggahan terbaru Sheeran langsung memicu reaksi positif dari pengikutnya. Banyak yang memberi dukungan atas proses pemulihannya, sekaligus menyoroti penampilan botaknya yang dianggap memberi kesan kuat.
Sheeran memang dikenal terbuka soal kehidupan pribadinya di hadapan publik, termasuk ketika menghadapi masalah kesehatan. Kali ini, ia memilih memperlihatkan pemulihan dan perubahan visualnya pada saat yang sama, sehingga pesannya terasa personal sekaligus menonjol di media sosial.
Source: lifestyle.bisnis.com