Bagi pengguna GeForce, perubahan besar dari Nvidia bukan sekadar soal hadirnya driver baru. Pusat pengaturan yang selama bertahun-tahun akrab dipakai untuk mengelola GPU kini resmi masuk masa pensiun, dan arah yang dipilih perusahaan sudah sangat jelas: Nvidia App menjadi penerusnya.
Langkah ini muncul bersamaan dengan rilis driver GeForce GRD 610.47. Driver tersebut membawa dukungan untuk 007 First Light serta penyesuaian untuk Lego Batman: Legacy of the Dark Knight, tetapi perhatian utama justru tertuju pada status Control Panel yang tidak lagi dikembangkan untuk pengguna Game Ready dan Studio Drivers.
Pindah ke satu pusat kendali
Nvidia menyebut seluruh fitur yang masih aktif didukung untuk pengguna GeForce sudah dipindahkan ke Nvidia App. Itu berarti pengguna yang selama ini mengandalkan Control Panel untuk pengaturan GPU dan pembaruan driver kini diarahkan ke aplikasi yang lebih baru.
Bagi Nvidia, keputusan ini menandai konsolidasi fitur dalam satu platform. Perusahaan tidak lagi melihat alasan kuat untuk mempertahankan dua aplikasi dengan fungsi yang saling tumpang tindih, terutama setelah sebagian besar kemampuan yang dibutuhkan pengguna GeForce tersedia di Nvidia App.
Dukungan untuk Control Panel dihentikan di jalur gamer dan kreator
Control Panel memang belum langsung hilang dari sistem pengguna. Aplikasi itu masih bisa tetap terpasang di PC, tetapi statusnya berubah karena Nvidia tidak lagi memberikan pembaruan untuk Game Ready dan Studio Drivers.
Artinya, pengguna GeForce tidak akan menerima fitur baru, perbaikan bug, maupun pembaruan keamanan untuk aplikasi lawas tersebut. Secara praktis, Control Panel kini menjadi perangkat lunak yang dibekukan untuk jalur penggunaan itu.
Perjalanan panjang selama 20 tahun
Nvidia menyebut Control Panel telah melayani pengguna selama 20 tahun. Dalam rentang waktu itu, aplikasi tersebut menjadi salah satu alat paling dikenal di PC Windows untuk mengatur perilaku GPU GeForce.
Bagi banyak pengguna PC, penutupan dukungan aktif ini terasa seperti akhir dari satu era panjang. Control Panel selama bertahun-tahun identik dengan tweak GPU dan manajemen driver, sebelum akhirnya perannya perlahan dipindahkan ke Nvidia App.
Nvidia App jadi penerus utama
Posisi Nvidia App sebenarnya sudah disiapkan sejak sebelumnya sebagai pengganti Control Panel. Saat awal hadir, aplikasi ini belum sepenuhnya mampu menampung semua fungsi yang sudah lama dikenal pengguna.
Namun, Nvidia kemudian memindahkan fitur demi fitur ke dalam Nvidia App. Setelah proses migrasi dinilai cukup, perusahaan memilih menghentikan dukungan aktif untuk aplikasi lama dan menjadikan aplikasi baru itu sebagai pusat fitur yang terus berkembang.
Tidak semua pengguna terkena kebijakan yang sama
Meski arah kebijakannya jelas, Nvidia menegaskan bahwa pengguna RTX PRO masih akan tetap mendapat dukungan untuk Control Panel sampai fitur-fitur profesionalnya dipindahkan ke Nvidia App. Dengan begitu, pensiunnya Control Panel saat ini berlaku khusus untuk jalur Game Ready dan Studio.
Perbedaan ini menunjukkan bahwa kebutuhan pengguna profesional belum sepenuhnya sama dengan pengguna GeForce biasa. Nvidia tampaknya ingin memastikan fungsi kerja profesional benar-benar siap sebelum dukungan di segmen itu ikut dihentikan.
Apa arti perubahan ini bagi pengguna lama
Nvidia tidak memaksa pengguna yang masih memiliki Control Panel untuk langsung menghapusnya. Aplikasi itu tetap bisa dipertahankan di sistem, tetapi tanpa pembaruan keamanan, perbaikan bug, atau fitur tambahan.
Karena itu, pengguna GeForce yang ingin tetap berada di jalur perangkat lunak resmi Nvidia lebih disarankan beralih ke Nvidia App. Dengan satu pusat kendali baru, perusahaan menutup bab panjang Control Panel dan memusatkan pengembangan pada aplikasi yang sama untuk ke depan.
Source: www.xda-developers.com