Di pasar sedan bekas, uang Rp50 jutaan sampai Rp70 jutaan kini membuka pintu ke model yang dulu identik dengan kelas atas. Pada titik harga ini, Toyota Camry dan Honda Accord yang dulunya terasa jauh di atas mobil harian justru bisa terlihat semurah Brio seken tertentu.
Perubahan harga itu membuat sedan bekas kembali menarik perhatian pada 2025. Bukan hanya karena label premiumnya, tetapi juga karena pilihannya cukup lebar, dari sedan irit untuk harian sampai sedan bos yang mengejar kenyamanan dan fitur.
Pilihan paling hemat untuk masuk sedan
Di kelompok harga bawah, Toyota Vios generasi pertama facelift tahun 2006 masih punya daya tarik kuat. Varian tipe G disebut berada di kisaran Rp69 jutaan dan cocok untuk pembeli yang ingin sedan harian dengan biaya awal rendah.
Vios memakai mesin 1.500 cc 1NZ-FE VVT-i yang dikenal bandel dan minim masalah. Konsumsi BBM-nya juga efisien, sekitar 1:12 km/liter di dalam kota dan hingga 1:16 km/liter untuk luar kota.
Karakter mobil ini memang sederhana, tetapi masih nyaman dipakai setiap hari. Kabinnya menggunakan AC analog dan jok fabric, sementara mesin serta kaki-kaki dikenal tangguh dan murah dirawat.
Meski begitu, pembeli perlu lebih teliti saat mencari unit bekas. Pasar Vios masih banyak diisi mobil eks taksi, sehingga riwayat pemakaian dan kondisi fisik wajib dicek dengan cermat.
Alternatif yang terasa lebih modern
Honda City GD8 tahun 2007 juga masuk daftar yang layak dilirik di rentang harga ini. Pasarnya berada di kisaran Rp70 jutaan dan sering dipilih oleh pembeli yang menginginkan desain yang lebih segar.
Untuk varian VTEC, City menggunakan mesin 1.500 cc dengan transmisi CVT 7 percepatan. Tampilannya lebih sporty, lalu dashboard-nya juga terasa lebih futuristik dengan AC digital dan tata ruang kabin yang lebih modern.
City punya keunggulan pada ruang kabin belakang dan kapasitas bagasi. Konsumsi BBM-nya sedikit lebih boros dari Vios, tetapi masih tergolong hemat dengan rata-rata sekitar 1:11 km/liter di dalam kota.
Naik kelas ke sedan medium
Jika tujuan pembelian bergeser ke rasa lebih premium, Toyota Corolla Altis 2003 muncul sebagai titik tengah yang menarik. Model ini berada di sekitar Rp79 jutaan dan sering dianggap sebagai opsi yang cukup realistis untuk naik kelas.
Altis mengandalkan mesin 1.800 cc 1ZZ-FE yang dikenal awet dan mudah dirawat. Interiornya juga terasa lebih mewah berkat panel soft touch, aksen kayu, dan AC digital.
Kenyamanan menjadi nilai utama sedan ini. Suspensinya terkenal empuk dan ruang kabin belakang terasa lebih lega untuk penumpang, meski konsumsi bahan bakarnya berada di kisaran 1:8 hingga 1:9 km/liter.
Camry dan Accord tetap paling menggoda
Di lapisan yang lebih atas, Honda Accord VTi-L tahun 2005 dan Toyota Camry XV30 facelift tahun yang sama menjadi dua nama paling menonjol. Keduanya membawa citra sedan premium yang kini jauh lebih mudah dijangkau dibanding masa barunya.
Honda Accord mengusung mesin 2.400 cc K24A yang terkenal bertenaga. Mobil ini juga menawarkan handling yang tajam serta fitur mewah seperti jok kulit, AC digital dual zone, dan cruise control.
Namun, ada konsekuensi yang harus diterima calon pembeli. Konsumsi BBM Accord berada di sekitar 1:7 km/liter di dalam kota, sementara pajak tahunan dan perawatan kaki-kaki lebih mahal dibanding sedan lain di daftar ini.
Toyota Camry tampil sebagai pilihan yang paling kuat di sisi kenyamanan. Sedan ini memakai mesin 2.400 cc 2AZ-FE dengan suspensi yang sangat empuk dan kabin yang paling senyap.
Karakternya jelas berbeda dari Accord. Camry lebih cocok untuk pengguna yang menempatkan kenyamanan sebagai prioritas utama, bukan rasa berkendara sporty, dan tetap menonjol sebagai sedan yang memanjakan penumpang untuk perjalanan santai maupun penggunaan harian.
Dengan komposisi seperti itu, pasar sedan bekas Rp50 jutaan hingga Rp70 jutaan memang menawarkan banyak karakter. Vios cocok untuk pencari sedan irit dan murah perawatan, City untuk yang menginginkan kabin lega dan nuansa modern, sedangkan Corolla Altis memberi kompromi menarik antara kenyamanan dan efisiensi biaya.