Bagi Arsenal, final Liga Champions melawan Paris Saint-Germain bukan hanya soal merebut trofi. Laga di Stadion Puskas Arena, Budapest, pada Sabtu (30/5/2026) pukul 23.00 WIB itu juga membuka peluang untuk menulis status baru yang belum pernah dimiliki klub sepanjang sejarahnya.
Mikel Arteta sudah mengembalikan Arsenal ke puncak sepak bola Inggris. Namun, pencapaian itu belum menjadi garis akhir karena panggung Eropa masih menyisakan ujian terbesar, dan satu kemenangan lagi bisa mengubah cara publik menilai era kepemimpinannya di London utara.
Arsenal belum pernah menjuarai Liga Champions. Karena itu, Arteta berada di ambang menjadi manajer pertama yang mempersembahkan trofi paling bergengsi di Eropa untuk Meriam London, sebuah pencapaian yang akan berdiri di level berbeda dari semua keberhasilan sebelumnya.
Martin Keown melihat peluang itu sebagai sesuatu yang bahkan melampaui status Invincibles. Mantan pemain Arsenal tersebut menilai bahwa jika gelar Liga Champions pertama berhasil diraih, Arsenal layak disebut sebagai “The Number Ones”.
Menurut Keown, label itu lebih tepat daripada sekadar menyebut tim Arteta sebagai “Unforgettables” atau “Invincibles”. Alasannya jelas, karena status juara Eropa untuk pertama kalinya akan menempatkan Arsenal di posisi tertinggi dalam sejarah klub.
Pandangan itu juga lahir dari kenyataan bahwa Arsenal sudah menuntaskan puasa gelar Liga Inggris selama 22 tahun. Titel Premier League yang diamankan pada tengah bulan lalu memang sangat penting, tetapi bagi sebagian pihak, pencapaian domestik tersebut belum menutup seluruh ukuran besar dalam sejarah klub.
Di Eropa, perjalanan Arsenal juga menyimpan banyak cerita yang belum selesai. Keown mengingat kegagalan di Piala Winners dan Piala UEFA sebagai bagian dari jejak panjang yang belum benar-benar terbayar tuntas.
Ia juga menyinggung kegagalan saat Galatasaray menyingkirkan Arsenal lewat adu penalti. Karena itu, kesempatan menghadapi PSG terasa lebih besar daripada sekadar pertandingan final biasa, sebab taruhannya berkaitan langsung dengan penghapusan beban sejarah yang sudah lama melekat.
Jika Arsenal mampu menang di Budapest, musim ini akan punya dua wajah sekaligus. Di Inggris, mereka sudah kembali ke puncak, dan di Eropa mereka berpeluang naik ke tingkat yang belum pernah dicapai klub sepanjang sejarahnya.
Source: sport.detik.com