Samsung Uji Pemutus Internet Aplikasi, Fokus Kerja Dan Belajar Bisa Lebih Kuat

Samsung tampaknya sedang menyiapkan cara yang jauh lebih tegas untuk mengurangi gangguan saat seseorang bekerja atau belajar. Bukan hanya menunda notifikasi, fitur ini disebut akan memutus akses internet untuk aplikasi tertentu langsung di level jaringan.

Pendekatan seperti ini membuat aplikasi yang dibatasi tetap bisa dibuka, tetapi isi online di dalamnya tidak lagi dapat diakses selama pembatasan aktif. Bagi pengguna yang sering tergoda membuka aplikasi hiburan atau media sosial, cara kerja seperti ini bisa terasa lebih efektif daripada mode fokus biasa.

Temuan mengenai fitur tersebut muncul di One UI 9, tepat setelah Samsung mulai menggulirkan beta One UI 9 berbasis Android 17 untuk seri Galaxy S26. Statusnya masih eksperimental, sehingga belum ada kepastian apakah Samsung akan membawanya ke versi stabil.

Yang menarik, pembatasan ini tampaknya tidak ditujukan untuk aplikasi satu per satu. Kode yang ditemukan mengarah pada pengaturan berbasis kategori, seperti Browser, Game, Social, Streaming, dan Other.

Model seperti itu membuat pengguna lebih mudah mengatur gangguan digital tanpa harus masuk ke banyak menu. Cukup dengan menonaktifkan akses internet untuk kategori tertentu, rutinitas kerja atau belajar bisa dibuat lebih tenang.

Dipusatkan di menu tersembunyi

Menurut Android Authority, fitur ini tersembunyi di bagian Connectivity Labs milik Samsung. Menu tersebut merupakan pengaturan Wi‑Fi tersembunyi yang bisa dibuka dengan mengetuk Intelligent Wi‑Fi berulang kali di menu Settings pada perangkat Galaxy.

Keberadaan fitur di area labs menunjukkan Samsung masih mengujinya secara internal. Artinya, bentuk akhirnya masih bisa berubah sebelum sampai ke pengguna umum, atau bahkan tidak dirilis sama sekali.

Meski begitu, kode yang ditemukan memberi gambaran bahwa Samsung tidak sekadar ingin menambah satu tombol pembatasan biasa. Nama internal yang muncul adalah “Network management for concentration”, yang menegaskan fokusnya ada pada peningkatan konsentrasi.

Deskripsi lain yang ikut muncul menyebut fungsi ini ditujukan untuk mengurangi gangguan dari video, media sosial, dan gim. Sasaran utamanya jelas: membantu pengguna tetap fokus saat menjalani pekerjaan atau belajar.

Lebih ketat dari mode fokus yang umum

Banyak ponsel saat ini sudah memiliki mode fokus atau fitur kesejahteraan digital. Namun, pendekatan Samsung ini berbeda karena memutus akses di jalur jaringan, bukan hanya menahan notifikasi atau menyembunyikan gangguan visual.

Perbedaan itu penting karena aplikasi yang biasanya masih bisa dijalankan tidak akan bisa menarik konten online ketika pembatasan aktif. Dengan begitu, gangguan dari platform sosial, layanan streaming, maupun gim daring bisa diputus langsung dari sumber konektivitasnya.

Samsung juga tampaknya menyiapkan lapisan pengaman agar fitur tersebut tidak mudah dimatikan begitu saja. Android Authority menemukan string yang merujuk pada perlindungan PIN enam digit, termasuk pengaturan, konfirmasi, pemulihan, reset, dan peringatan jika PIN yang dimasukkan salah.

Ada pula opsi seperti Manage PIN dan Delete PIN and reset. Kehadiran elemen ini mengindikasikan bahwa pembatasan memang dirancang untuk bertahan selama sesi fokus berlangsung, bukan sekadar tombol cepat yang mudah dibatalkan.

Bisa berjalan otomatis lewat jadwal

Selain berbasis kategori, kode yang ditemukan juga memuat petunjuk adanya mode Downtime. Di dalamnya terdapat opsi seperti Use downtime, Set time, dan Start time.

Petunjuk itu mengarah pada kemungkinan bahwa pembatasan internet bisa dijalankan otomatis sesuai jadwal tertentu. Pola ini cocok untuk jam kerja, sesi belajar, atau waktu malam saat pengguna ingin mengurangi paparan aplikasi hiburan.

Jika benar hadir dalam bentuk final, Samsung berpotensi menawarkan kombinasi kategori aplikasi, preset, dan jadwal otomatis dalam satu sistem. Kombinasi tersebut akan membuat pengaturan fokus terasa lebih terstruktur dibanding sekadar menyalakan dan mematikan mode secara manual.

Walau begitu, belum ada tanda pasti bahwa fitur ini akan masuk ke rilis publik. Karena masih berada di wilayah labs yang eksperimental, Samsung masih punya ruang untuk mengubah arah, memperluas, atau bahkan membatalkan fitur tersebut sebelum One UI 9 versi stabil hadir.

Source: www.gadgets360.com
Exit mobile version