Bocoran baru dari Wear OS membuat Galaxy Watch 9 jadi bahan pembicaraan bukan hanya karena jumlah modelnya, tetapi juga karena arah fiturnya. Samsung disebut sedang menyiapkan tiga perangkat sekaligus, sementara Google ikut dikaitkan dengan kemungkinan membawa fitur andalannya ke jam tangan pihak ketiga.
Temuan itu memberi sinyal bahwa generasi berikutnya tidak akan datang sebagai satu paket sederhana. Di saat Galaxy Watch standar tetap diperkirakan hadir, varian Classic dan model Ultra juga ikut muncul dalam jejak kode yang ditemukan.
Tiga nama, tiga arah produk
Nama pengembangan yang ditemukan adalah “fresh9”, “wise9”, dan “projectv2”. Tiga kode ini belum berarti nama komersial final, tetapi polanya dianggap cukup menarik karena selaras dengan jejak penamaan generasi sebelumnya.
Galaxy Watch 8 dan Watch 8 Classic diketahui memakai nama pengembangan “Fresh 8” dan “Wise 8”. Dari situ, penyebutan “fresh9” dan “wise9” dinilai sangat mungkin mengarah ke Galaxy Watch 9 dan Galaxy Watch 9 Classic.
Sementara itu, “projectv2” ikut memunculkan dugaan tentang penerus lini Ultra. Hubungannya memang tidak sekuat dua nama lain, tetapi model Ultra sebelumnya memakai codename “Project X2”, sehingga pola penamaannya terasa masuk akal.
Kembalinya Classic membuat peta Galaxy Watch lebih lengkap
Selama beberapa generasi terakhir, Samsung cenderung bergantian antara model Classic dan model yang lebih eksperimental. Galaxy Watch 5 Pro sempat muncul sebagai opsi berbeda, lalu Galaxy Watch Ultra hadir mendampingi Galaxy Watch 7 sebagai model yang lebih berani dari versi reguler.
Karena pola itu, banyak yang semula mengira Samsung akan terus mempertahankan pendekatan bergantian tersebut. Bocoran terbaru justru menggambarkan kemungkinan lain, yaitu tiga model berbeda yang hadir dalam satu gelombang peluncuran.
Jika pembacaan kode ini tepat, Galaxy Watch 9 Classic kembali masuk radar setelah sempat dianggap tidak selalu menjadi bagian dari setiap generasi. Kehadiran model standar, Classic, dan Ultra sekaligus akan memberi Samsung pilihan yang lebih luas untuk menjangkau pengguna dengan selera berbeda.
Fitur Google yang ikut terbaca di kode Wear OS
Selain nama perangkat, ada detail lain yang menarik perhatian dari penelusuran kode yang sama. Android Authority menemukan perubahan pada fitur Raise-to-Talk milik Pixel Watch 4, fitur yang memungkinkan interaksi suara lewat gerakan mengangkat pergelangan tangan.
Dalam kode terbaru, fitur itu muncul bersama penandaan baru “WearOS” dan tambahan “3p”. Penanda tersebut memunculkan dugaan bahwa Google sedang menyiapkan perluasan fitur ini ke perangkat Wear OS lain di luar lini Pixel Watch.
Android Authority menilai “3p” bisa merujuk pada perangkat pihak ketiga. Artinya, fitur yang selama ini identik dengan Pixel Watch berpeluang dibuka untuk perangkat dari merek lain, termasuk Samsung.
Dampaknya untuk Samsung dan Wear OS
Sampai sekarang, belum ada konfirmasi resmi bahwa Raise-to-Talk akan hadir di jam tangan Samsung. Namun perubahan kecil di kode memberi petunjuk bahwa Google mungkin ingin membuat akses ke fitur suara menjadi lebih luas di ekosistem Wear OS.
Bagi Samsung, kemungkinan itu cukup penting karena bisa menambah nilai jual selain desain dan lini model yang lebih beragam. Jika fitur tersebut benar hadir, pengguna Galaxy Watch tidak hanya mendapat pilihan perangkat yang lebih lengkap, tetapi juga cara interaksi yang lebih praktis dengan asisten berbasis suara.
Untuk saat ini, semua masih bertumpu pada interpretasi kode dan belum menjadi pengumuman produk. Perhatian berikutnya tertuju pada jadwal peluncuran resmi Samsung yang disebut akan berlangsung pada 22 Juli, saat kepastian soal tiga model Galaxy Watch baru dan peluang hadirnya Raise-to-Talk bisa mulai terjawab.
Source: www.androidpolice.com




