Samsung S26 Ultra Masih Lengkap, Tapi Vivo X300 Ultra Menang Telak Di Kamera Dan Baterai

Di kelas flagship ultra-premium, perdebatan antara Vivo X300 Ultra dan Samsung Galaxy S26 Ultra ternyata tidak hanya soal siapa yang paling cepat atau paling mahal. Yang paling menarik justru ada pada arah pengembangan keduanya, karena Vivo mengejar perangkat keras yang lebih berani, sementara Samsung tetap bermain aman dengan paket yang lebih matang dan serbaguna.

Perbedaan itu langsung terasa dari fokus utamanya. Vivo X300 Ultra menonjol sebagai ponsel untuk penggemar kamera dan daya tahan baterai, sedangkan Galaxy S26 Ultra lebih menekankan kenyamanan harian, produktivitas, dan ekosistem yang lebih lengkap.

Dua karakter flagship yang sangat berbeda

Vivo X300 Ultra membawa desain yang agresif lewat modul kamera belakang yang mencolok, branding Zeiss, serta material kaca dan aluminium. Karakter ini membuatnya terlihat seperti perangkat yang sejak awal diarahkan untuk menarik perhatian pengguna yang mengutamakan fotografi.

Samsung Galaxy S26 Ultra memilih pendekatan yang lebih profesional. Perlindungan Gorilla Armor 2, rangka Armor Aluminum, dan kehadiran S Pen membuatnya terasa lebih siap untuk dipakai bekerja sekaligus menikmati hiburan dalam satu perangkat.

Keduanya sama-sama masuk kelas premium, tetapi kesan yang ditawarkan tidak identik. Vivo terasa lebih eksperimental, sementara Samsung tampil lebih halus dan fungsional.

Layar sama-sama mewah, tapi prioritasnya tidak sama

Di sisi tampilan, Vivo X300 Ultra memakai panel LTPO AMOLED 6,82 inci dengan refresh rate 144Hz. Dukungan Dolby Vision, HDR10+, dan PWM dimming tinggi membuatnya sangat menarik untuk game dan konsumsi media.

Samsung Galaxy S26 Ultra menggunakan panel Dynamic LTPO AMOLED 2X yang lebih besar. Fokus utamanya ada pada kecerahan, lapisan anti-pantul, dan keseimbangan warna yang nyaman saat dipakai di luar ruangan.

Dalam pemakaian harian, Samsung disebut lebih unggul ketika cahaya keras mengganggu visibilitas. Vivo justru lebih menonjol lewat tampilan visual yang terasa mulus dan hidup.

Performa setara, tapi arah optimasinya berbeda

Kedua ponsel ditenagai Snapdragon 8 Elite Gen 5 dengan grafis Adreno 840. Kombinasi ini menempatkan Vivo X300 Ultra dan Galaxy S26 Ultra di level yang sama untuk gaming, multitasking, dan beban kerja berbasis AI.

Vivo mendorong performa lebih keras melalui tuning yang berorientasi kecepatan. Hasilnya, ponsel ini terasa sangat responsif saat dipakai secara intensif.

Samsung mengambil jalur yang lebih seimbang lewat optimasi One UI 8.5. Dukungan tujuh peningkatan Android utama juga menjadi nilai penting bagi pengguna yang memikirkan umur pakai jangka panjang.

Baterai menjadi pembeda paling mencolok

Sektor daya memberi keuntungan besar untuk Vivo X300 Ultra. Ponsel ini dibekali baterai 6600mAh dengan pengisian kabel 100W dan nirkabel 40W.

Samsung Galaxy S26 Ultra masih solid dengan baterai 5000mAh dan pengisian kabel 60W. Namun, pendekatannya terasa lebih konservatif jika dibandingkan dengan paket daya Vivo.

Bagi pengguna berat, terutama yang sering gaming atau membutuhkan pengisian cepat, selisih ini bisa menjadi pertimbangan yang sangat kuat. Vivo jelas tampil lebih ambisius dalam urusan daya tahan dan kecepatan isi ulang.

Kamera jadi senjata paling tajam Vivo

Di bagian kamera, Vivo X300 Ultra memang menempatkan dirinya sebagai penantang yang sangat serius. Sensor utama 200MP, kamera periskop besar, optik Zeiss, dan dukungan lensa zoom eksternal opsional membuatnya terasa seperti perangkat yang dirancang untuk fotografi tingkat tinggi.

Ponsel ini juga mendukung perekaman Dolby Vision dan video 10-bit. Untuk kamera depan, ada sensor 50MP dengan autofokus yang mampu merekam 4K60, sehingga daya tariknya tidak hanya ada di kamera belakang.

Samsung Galaxy S26 Ultra tetap membawa konfigurasi quad-camera yang serbaguna. Pemrosesan gambar dan stabilisasinya dikenal andal, sementara tone warna yang konsisten membuat hasilnya mudah dipercaya untuk penggunaan sehari-hari.

Di bagian depan, Samsung memakai sensor 12MP yang lebih menekankan hasil alami dan stabil. Vivo terlihat lebih teknis dan tajam, sedangkan Samsung lebih praktis dan mudah dipakai dalam berbagai situasi.

Harga ikut menentukan arah pilihan

Vivo X300 Ultra dibanderol sekitar $1500 atau sekitar Rp 1.600.000. Samsung Galaxy S26 Ultra berada di sekitar $1300 atau hampir Rp 1.400.000.

Selisih ini membuat Samsung terlihat lebih mudah dibenarkan bagi banyak pembeli. Nilai tambahnya juga lebih luas karena menggabungkan S Pen, DeX, dukungan perangkat lunak yang lebih lama, dan ekosistem yang lebih kuat.

Vivo tetap menarik, terutama untuk pengguna yang memprioritaskan kamera mutakhir, baterai besar, dan pengisian daya cepat. Samsung menawarkan paket yang lebih seimbang untuk produktivitas, hiburan, dan pemakaian jangka panjang.

Source: telset.id
Exit mobile version