Saat Perut Terasa Penuh Usai Daging Sapi Dan Kambing, 7 Minuman Ini Bisa Membantu Meredakannya

Setelah makan daging sapi atau kambing dalam porsi besar, tubuh sering memberi sinyal lewat rasa begah, penuh, atau kembung. Dalam kondisi seperti itu, pilihan minuman yang tepat dapat membantu perut terasa lebih nyaman sekaligus mendukung kerja pencernaan saat tubuh memproses makanan berlemak.

Air putih hangat menjadi opsi paling sederhana untuk diminum sesudah santapan besar. Minuman ini membantu proses pencernaan, mencegah sembelit, dan melarutkan sisa lemak di saluran pencernaan.

Teh adas juga kerap dipilih ketika perut terasa tidak enak setelah menyantap daging berlemak. Biji adas dapat merangsang produksi enzim pencernaan sehingga tubuh lebih mudah memecah makanan berat.

Selain itu, teh adas membantu meredakan kembung dan rasa tidak nyaman di perut. Minuman ini juga sering digunakan untuk mengurangi sendawa setelah makan berlebihan.

Cara menyajikannya cukup mudah. Satu sendok teh biji adas diseduh dalam secangkir air mendidih, lalu didiamkan sekitar 10 menit sebelum diminum.

Minuman yang membantu kerja pencernaan

Teh peppermint termasuk minuman yang bermanfaat saat perut terasa penuh. Peppermint bersifat karminatif alami yang membantu tubuh mengeluarkan gas dan merelaksasi otot usus.

Kandungan menthol, menthone, dan limonene di dalamnya membantu mengurangi kram, kembung, dan kejang pada saluran cerna. Teh ini juga dapat merelaksasi otot lambung dan meningkatkan aliran empedu yang dibutuhkan untuk memecah lemak.

Pilihan lain yang sering digunakan adalah air cuka apel. Minuman ini dikenal membantu pencernaan lemak dan protein dari daging merah melalui kandungan asam asetat yang dapat merangsang aliran empedu dan mempercepat proses pencernaan.

Air cuka apel juga dikaitkan dengan rasa kenyang yang lebih lama dan penurunan kadar kolesterol total. Agar lebih aman, cuka apel sebaiknya dicampur satu hingga dua sendok makan ke dalam segelas air hangat, bukan diminum langsung.

Opsi hangat yang memberi rasa lebih ringan

Air jahe hangat menjadi salah satu minuman yang banyak dipilih setelah makan daging. Jahe mengandung gingerol dan shogaol yang berperan dalam pembakaran serta penyimpanan lemak, sekaligus membantu menekan nafsu makan.

Senyawa aktif dalam jahe juga dikenal dapat meredakan peradangan dan merangsang pencernaan secara umum. Penyajiannya sederhana, cukup seduh irisan jahe segar dalam air panas lalu minum saat masih hangat.

Teh hijau juga sering direkomendasikan karena dikaitkan dengan peningkatan metabolisme. Efek ini terjadi lewat termogenesis, yaitu proses ketika tubuh mengeluarkan energi lebih banyak untuk menghasilkan panas.

Beberapa penelitian juga menyebut teh hijau membantu tubuh membakar lemak perut. Manfaatnya disebut bisa lebih optimal bila dikonsumsi beberapa kali sehari, dan kombinasi dengan jahe atau lemon kerap disebut memperkuat efek tersebut.

Lemon pun memiliki tempat tersendiri setelah makan besar. Air perasan lemon mengandung vitamin C dan antioksidan, sementara campuran teh lemon dan jahe disebut membantu menurunkan berat badan dan mengurangi lemak tersimpan dalam tubuh.

Minuman ini juga kerap dipakai untuk menenangkan gangguan pencernaan setelah konsumsi makanan tinggi lemak. Secangkir teh lemon jahe bisa membantu meredakan perut yang terasa tidak nyaman usai makan daging sapi atau kambing.

Enam minuman tersebut dapat menjadi pelengkap saat porsi daging sapi atau kambing terasa berlebihan. Efeknya akan lebih baik bila tetap dibarengi pola makan seimbang, aktivitas fisik, dan kebiasaan konsumsi yang wajar.

Source: www.beritasatu.com

Baca Juga

Back to top button