Harga Rp389,9 juta langsung menjadi titik paling mencolok dari kehadiran iCar V23 di Indonesia. Banderol ini membuat SUV listrik bergaya boxy tersebut cepat diperbincangkan karena posisinya terasa agresif di tengah persaingan segmennya.
Daya tarik itu tidak berdiri sendiri. Di saat harga sudah diumumkan, konsumen juga tidak diminta menunggu terlalu lama untuk melihat unitnya sampai ke tangan pembeli.
Presiden Direktur Chery Group Indonesia Zeng Shuo memastikan pengiriman perdana iCar V23 akan dimulai pada kuartal kedua 2026 atau awal kuartal ketiga 2026. Ia menyebut jadwal tersebut mengarah ke sekitar Juni atau Juli 2026.
Zeng menegaskan bahwa iCar V23 sudah masuk tahap peluncuran resmi, bukan sekadar program pre-booking. Dengan begitu, langkah awal penjualannya sudah berjalan lebih pasti di pasar Indonesia.
Perakitan lokal jadi penopang pasokan
Kecepatan distribusi model ini ikut ditopang oleh perakitan lokal dengan skema completely knocked down atau CKD yang sudah berjalan di Indonesia. Skema tersebut dipakai untuk membantu mempercepat pasokan unit ke pasar domestik.
Pendekatan itu juga dinilai membantu perusahaan menjaga ketersediaan mobil setelah peluncuran. Di sisi lain, perakitan lokal ikut dikaitkan dengan upaya menghadirkan harga yang lebih kompetitif di pasar mobil listrik nasional.
Desain boxy dan dua pilihan penggerak
iCar V23 hadir sebagai SUV listrik dengan desain boxy yang dipadukan sentuhan modern. Model ini ditawarkan dalam dua pilihan penggerak, yakni RWD atau Rear Wheel Drive dan iWD atau Intelligent Wheel Drive.
Varian RWD menggunakan motor listrik 100 kW dengan baterai 60 kWh. Sementara itu, varian iWD membawa tenaga hingga 155 kW dan baterai 82 kWh.
Untuk daya jelajah, iCar V23 diklaim mampu menempuh hingga 430 kilometer berdasarkan pengujian NEDC. Kombinasi spesifikasi tersebut membuatnya masuk ke pasar dengan paket yang cukup agresif untuk kelasnya.
Paket purna jual dibuat panjang
Selain harga dan spesifikasi, iCar V23 juga disiapkan dengan paket purna jual yang cukup panjang. Konsumen mendapat garansi baterai 8 tahun atau 160.000 kilometer serta garansi kendaraan 6 tahun atau 150.000 kilometer.
Pabrikan juga memberi servis berkala dan suku cadang gratis selama 5 tahun atau 75.000 kilometer. Ada pula membership Roadside Assistance gratis selama tiga tahun dengan cakupan layanan nasional.
Layanan itu mencakup towing, jump start battery, dan bantuan penanganan ban kempis. Paket tersebut disusun untuk memberi rasa aman bagi pengguna saat memakai mobil di berbagai kondisi.
Zeng mengatakan penetapan harga dilakukan dengan mempertimbangkan banyak masukan. Ia juga berharap produk ikonik itu bisa dinikmati lebih banyak konsumen di Indonesia.
Source: voi.id




