Peta harga HP Xiaomi di laman resmi per 29 Mei 2026 memperlihatkan satu hal yang cukup jelas: pilihan paling menggoda tidak selalu datang dari merek yang paling mahal. Di bawah payung Xiaomi, Redmi, dan Poco, konsumen bisa masuk dari kelas Rp 1 jutaan, lalu naik bertahap hingga mendekati Rp 20 juta sesuai kebutuhan dan kemampuan belanja.
Di bagian bawah daftar, persaingan justru terasa paling ramai. Redmi A5 muncul sebagai model termurah dengan varian 4GB/128GB seharga Rp 1.599.000, disusul Poco C71 4GB/128GB di Rp 1.799.000 dan Redmi A7 Pro di Rp 1.849.000, sehingga kelas awal langsung dipenuhi beberapa opsi yang harganya saling berdekatan.
Redmi paling padat di rentang harga terjangkau
Redmi terlihat paling leluasa mengisi pasar harga miring hingga menengah. Selain Redmi A5, ada Redmi 15C di Rp 2.349.000, Redmi 15 di Rp 2.699.000, dan Redmi Note 14 di Rp 2.399.000 yang memperkuat posisi merek ini di segmen yang sensitif terhadap harga.
Jangkauan Redmi makin lebar saat masuk ke lini Note. Redmi Note 14 5G dibanderol Rp 3.199.000, Redmi Note 14 Pro 5G Rp 4.399.000, dan Redmi Note 14 Pro+ 5G Rp 5.499.000, lalu berlanjut ke Redmi Note 15 yang dijual Rp 2.899.000 serta Redmi Note 15 5G di Rp 3.499.000.
Di kelas yang lebih tinggi, Redmi Note 15 Pro 5G dipatok Rp 5.099.000 dan Redmi Note 15 Pro+ 5G Rp 6.399.000. Sebaran harga seperti ini membuat Redmi tampak paling lengkap bagi pembeli yang ingin naik kelas tanpa langsung lompat ke segmen premium.
Poco menekan harga dengan fokus pada value
Poco mengambil jalur yang berbeda. Merek ini memang punya rentang harga lebar, tetapi kesan yang muncul lebih kuat ke arah value for money karena spesifikasi dan posisi produknya terasa lebih tajam di tiap kelas.
Di kelompok awal, Poco C81 Pro 4GB/128GB dijual Rp 1.999.000 dan Poco C85 6GB/128GB berada di Rp 2.249.000. Setelah itu, Poco M7 8GB/256GB hadir di Rp 2.749.000, lalu Poco M7 Pro 5G 8GB/256GB naik ke Rp 3.399.000.
Masuk ke seri yang lebih tinggi, Poco X7 5G 8GB/256GB dibanderol Rp 4.399.000, Poco X7 Pro 5G 12GB/512GB Rp 5.199.000, dan Poco F7 12GB/512GB Rp 5.999.000. Ada juga Poco X8 Pro 8GB/256GB di Rp 6.199.000, sementara Poco F7 Pro 12GB/512GB dan Poco X8 Pro Max 12GB/256GB sama-sama dipatok Rp 7.499.000.
Xiaomi reguler justru fokus ke kelas atas
Berbeda dari Redmi dan Poco, lini Xiaomi reguler tidak terlihat bermain di kelas bawah. Posisinya lebih terkonsentrasi di menengah atas hingga flagship, dengan harga yang mulai dari Rp 7 jutaan.
Xiaomi 15T dijual Rp 7.499.000 dan Xiaomi 15T Pro dibanderol Rp 10.499.000. Di atasnya ada Xiaomi 15 seharga Rp 11.999.000, lalu Xiaomi 17 di Rp 14.999.000 dan Xiaomi 17 Ultra yang menjadi yang termahal di daftar ini dengan harga Rp 19.999.000.
Susunan itu memperlihatkan pemisahan yang tegas antar lini. Redmi menyasar pembeli yang mencari titik masuk paling rendah dan sebaran paling luas, Poco lebih agresif di kombinasi harga dan spesifikasi, sedangkan Xiaomi reguler bergerak mantap di kelas premium.
Mana yang paling menggoda di Rp 1,5 jutaan?
Jika patokannya adalah harga serendah mungkin, Redmi A5 paling menonjol karena sudah menawarkan varian 4GB/128GB di Rp 1.599.000. Poco C71 memang masih dekat, tetapi Redmi A5 tetap menjadi pintu masuk paling murah di daftar ini.
Namun daya tarik tiap merek tidak berhenti di harga awal. Redmi unggul karena pilihan produknya paling banyak di rentang bawah dan menengah, Poco menarik bagi pembeli yang ingin spesifikasi lebih tinggi dengan harga yang masih terjaga, sedangkan Xiaomi menyiapkan opsi untuk konsumen yang memang mengincar perangkat kelas atas.
Di sisi premium, daftar ini juga memuat Poco F8 Ultra 16GB/512GB, Xiaomi 15 Ultra, dan Xiaomi 17 Ultra, yang mempertegas bahwa ekosistem Xiaomi kini mencakup hampir semua lapisan pasar. Karena harga bisa berubah sewaktu-waktu mengikuti promo dan peluncuran produk baru, pengecekan ulang tetap penting sebelum transaksi dilakukan.
Source: tekno.kompas.com