Xiaomi tampaknya sengaja membuat Redmi Pad 2 9.7 lebih mudah dibawa tanpa meninggalkan kesan modern pada layarnya. Tablet ini hadir dengan ukuran yang lebih kecil, tetapi justru membawa peningkatan refresh rate hingga 120 Hz yang membuat pengalaman harian terasa lebih halus.
Perubahan itu langsung menempatkan Redmi Pad 2 9.7 sebagai opsi yang menarik untuk hiburan, belajar, dan produktivitas ringan. Di saat banyak perangkat ringkas cenderung memangkas kenyamanan, Xiaomi justru memberi penyegaran pada bagian yang paling sering dirasakan pengguna, yaitu layar.
Layar lebih ringkas, gerak terasa lebih mulus
Redmi Pad 2 9.7 memakai panel LCD 9,7 inci, lebih kecil dibanding Redmi Pad 2 reguler yang menggunakan layar 11 inci. Ukuran ini membuat tablet terasa lebih praktis saat dibawa dan lebih nyaman dipakai dalam mobilitas harian.
Peningkatan paling mencolok ada pada refresh rate yang kini naik dari 90 Hz menjadi 120 Hz. Dengan angka tersebut, aktivitas seperti menggulir halaman dan berpindah menu dapat terasa lebih responsif dan mulus di layar.
Panelnya membawa resolusi 2.048 x 1.280 piksel, touch sampling rate hingga 240 Hz, dan tingkat kecerahan puncak 600 nits. Dari sisi fisik, bodinya berukuran 226,51 x 147,97 x 7,4 mm dengan bobot sekitar 406 gram.
Berpindah ke Snapdragon
Di sektor performa, Xiaomi mengganti chipset yang dipakai pada model ini. Redmi Pad 2 9.7 mengandalkan Snapdragon 6s Gen 2 dengan dukungan konektivitas 4G, bukan lagi MediaTek Helio G100 Ultra seperti pada Redmi Pad 2 versi 2025 sebelumnya.
Secara spesifikasi di atas kertas, Helio G100 Ultra disebut lebih kuat dibanding Snapdragon 6s Gen 2. Keduanya sama-sama dibuat dengan fabrikasi 6nm, tetapi konfigurasi CPU MediaTek dinilai lebih mumpuni untuk komputasi.
Snapdragon 6s Gen 2 membawa 4x Cortex-A73 hingga 2,9 GHz dan 4x Cortex-A53 hingga 1,9 GHz. Sementara itu, Helio G100 Ultra mengusung 2x ARM Cortex-A76 hingga 2,2 GHz dan 6x ARM Cortex-A55 hingga 2,0 GHz.
Tablet ini tersedia dengan RAM 4 GB dan penyimpanan internal 64 GB atau 128 GB. Susunan tersebut menegaskan posisinya sebagai perangkat untuk kebutuhan dasar dengan harga yang tetap terjangkau.
Baterai turun, pengisian tetap dipertahankan
Kapasitas baterai ikut berubah pada model baru ini. Redmi Pad 2 9.7 dibekali baterai 7.600 mAh, lebih kecil dibanding kapasitas 9.000 mAh pada model sebelumnya.
Meski kapasitasnya menurun, Xiaomi tetap mempertahankan dukungan pengisian cepat 18 watt. Namun, di dalam paket penjualan hanya ada adaptor 15 watt, sehingga kecepatan isi daya bawaan tidak setinggi dukungan maksimal perangkat.
Untuk urusan kamera, tablet ini membawa kamera belakang 8 MP dan kamera depan 5 MP. Kombinasi tersebut cukup untuk pemotretan sederhana, panggilan video, dan rapat online.
Fitur pendukung dan pilihan koneksi
Redmi Pad 2 9.7 menjalankan HyperOS 3 dan dilengkapi speaker stereo, jack audio 3.5 mm, Bluetooth 5.0, WiFi dual-band, serta AI face unlock. Xiaomi juga menyediakan dua opsi konektivitas, yaitu WiFi only dan WiFi + 4G.
Pilihan warna yang tersedia adalah Silver dan Graphite Gray. Keduanya memberi tampilan sederhana, tetapi tetap terasa cocok bagi pengguna yang menginginkan perangkat dengan kesan profesional.
Di Singapura, varian WiFi only dijual mulai 229 dollar Singapura atau sekitar Rp 3,1 juta. Sementara itu, varian WiFi + 4G dibanderol mulai 269 dollar Singapura atau sekitar Rp 3,6 jutaan.
Untuk pasar Malaysia, Xiaomi belum mengumumkan harga resmi kedua varian tersebut. Sampai sekarang juga belum ada kepastian apakah Redmi Pad 2 9.7 akan masuk ke Indonesia, sehingga pasar domestik masih menunggu langkah lanjutan dari Xiaomi.
Source: tekno.kompas.com