Lenovo mencoba memberi jalan tengah bagi gamer yang ingin desktop bertenaga tanpa harus masuk ke kelas flagship. Lewat Lecoo Bellator Blade 7000, perusahaan ini menghadirkan kombinasi Intel Core Ultra dan Nvidia RTX 5060 dengan banderol yang dibuat lebih ramah di kelas menengah.
Menariknya, perangkat ini tidak hanya disiapkan untuk game modern. Lenovo juga menempatkannya sebagai PC yang masih nyaman dipakai untuk multitasking, editing ringan, browsing, streaming, hingga pekerjaan harian yang menuntut respons cepat.
Mesin utama untuk kebutuhan harian dan gim
Di sektor prosesor, Bellator Blade 7000 memakai Intel Core Ultra 5 230F. Chip ini membawa 10 inti dan 10 thread, berjalan pada motherboard dengan chipset Intel H810, serta mampu melesat hingga 5.0GHz dengan cache 24MB.
Susunan tersebut membuat desktop ini tetap relevan untuk pengguna yang butuh performa serbaguna. Lenovo mengarahkannya ke aktivitas seperti pengolahan multimedia, editing dokumen, dan streaming tanpa terasa berat.
Dua pilihan GPU berbasis Blackwell
Untuk urusan grafis, Lenovo menyediakan dua opsi, yakni Nvidia GeForce RTX 5060 dan RTX 5060 Ti. Keduanya mengandalkan arsitektur Blackwell yang diklaim lebih efisien dan lebih kencang daripada generasi sebelumnya.
Kedua GPU itu dibekali memori GDDR7 8GB dengan bus 128-bit. Konfigurasi ini ditujukan agar transfer data tetap cepat dan performa lebih stabil saat menjalankan game AAA dengan kualitas grafis tinggi.
Lenovo juga menyertakan dukungan software Nvidia seperti DLSS 4 dan Reflex 2. DLSS 4 memanfaatkan AI frame generation untuk menaikkan frame rate, sedangkan Reflex 2 membantu menekan latency saat bermain game kompetitif.
RAM besar dan penyimpanan fleksibel
Seluruh varian Bellator Blade 7000 datang dengan RAM DDR5 24GB. Kapasitas ini memberi ruang lega untuk gaming modern sekaligus multitasking berat.
Untuk penyimpanan, pengguna bisa memilih SSD PCIe 512GB atau 1TB. Lenovo menyebut SSD ini akan mempercepat booting, loading game, dan transfer file berukuran besar.
Pendinginan dan ruang upgrade dibuat luas
Desktop ini memakai power supply 500W untuk menopang seluruh komponennya. Lenovo juga mengklaim sistem pendingin internalnya sanggup menangani panas hingga 700W lewat jalur aliran udara standar yang dioptimalkan.
Sisi bodinya tampil dengan panel samping kaca transparan dan pencahayaan RGB. Casing ini memakai baja galvanis 0,8mm dan baja 1mm pada bagian struktural seperti tray motherboard dan panel samping.
Ruang upgrade juga disiapkan longgar. Casing ini bisa menampung kartu grafis hingga 390mm, atau 420mm jika kipas depan dilepas, lalu mendukung pendingin CPU setinggi 165mm dan power supply hingga 290mm.
Untuk pengguna yang ingin pendinginan cair, tersedia ruang radiator 360mm di bagian atas. Ada juga titik pemasangan hingga 12 kipas pendingin serta sangkar drive untuk dua hard drive fisik tambahan.
Konektivitas dan harga jual
Dari sisi koneksi, Bellator Blade 7000 dibekali Wi-Fi 6, Bluetooth 5.2, dan Gigabit Ethernet. Di bagian depan tersedia dua port USB 3.2 Gen 1 dan jack headphone, sedangkan panel belakang menyediakan kombinasi USB 3.2, USB 2.0, audio, dan display standar.
Perangkat ini dijadwalkan mulai dijual pada 13 Mei di Tiongkok. Varian dasar dengan RTX 5060 dan SSD 512GB dibanderol 8.199 yuan atau sekitar Rp2,7 jutaan.
Untuk opsi lain, versi RTX 5060 Ti dijual 8.499 yuan. Jika dipasangkan dengan SSD 1TB, harganya naik menjadi 8.999 yuan.





