Di perairan air tawar Amerika Serikat, ancaman terbesar tidak selalu datang dari polusi atau cuaca ekstrem. Di kawasan Great Lakes, perhatian utama justru tertuju pada ikan mas invasif berukuran raksasa yang terus ditekan populasinya agar tidak semakin dekat ke Danau Michigan.
Dalam 15 tahun terakhir, sekitar 50 juta pon atau setara 25.000 ton ikan mas invasif telah disingkirkan dari Sungai Illinois. Jumlah itu menggambarkan besarnya upaya untuk menahan spesies non-asli yang dapat mengganggu ekosistem sungai dan danau di wilayah tersebut.
Jalur menuju Danau Michigan jadi titik rawan
Pusat perhatian program pembersihan ini berada di bagian utara Sungai Illinois, sekitar 50 mil dari Danau Michigan. Kawasan itu dianggap penting karena menjadi jalur yang dapat membantu ikan invasif bergerak lebih dekat ke danau besar tersebut.
Semakin jauh ikan mas ini mencapai hulu, semakin besar pula risiko yang mengintai ekosistem air tawar Great Lakes. Karena itu, penekanan populasi di titik strategis dinilai menjadi langkah penting untuk memperlambat penyebaran mereka.
Empat spesies yang dianggap berbahaya
Ada empat jenis ikan mas invasif yang kini masuk daftar ancaman di Great Lakes dan sekitarnya. Keempatnya adalah ikan mas kepala besar, ikan mas silver, ikan mas hitam, dan ikan mas rumput.
Menurut Komisi Perikanan Danau-Danau Besar, ikan-ikan ini awalnya diimpor ke Amerika Utara pada 1970-an untuk membantu pengendalian hama di fasilitas budidaya perikanan. Mereka kemudian lepas dari penangkaran hanya dalam waktu 10 tahun dan menyebar ke cekungan Sungai Mississippi, Missouri, Illinois, serta sungai-sungai besar lain.
Ukuran tubuh besar, dampak ekologis lebih luas
Ancaman ikan-ikan ini bukan sekadar soal jumlah. Setiap ekor dapat berbobot lebih dari 100 pon atau 45 kilogram dan tumbuh hingga 4 kaki, sekitar 1,2 meter dari kepala ke ekor.
Dua jenis, yaitu ikan mas kepala besar dan silver, memakan plankton kecil. Ikan mas rumput mengonsumsi akar tumbuhan di perairan dangkal, sedangkan ikan mas hitam memakan moluska dan siput.
Peter Alsip, ahli ekologi di NOAA Great Lakes Environmental Research Lab, menjelaskan bahwa ikan-ikan itu dapat menghabiskan begitu banyak sumber daya sehingga menekan spesies ikan lain. Ia juga menyoroti ikan mas perak yang berdampak tidak langsung pada seluruh ekosistem karena memakan fitoplankton dan zooplankton, dua komponen dasar jaring makanan di perairan.
Mengapa penanganannya terus dikejar
Begitu masuk ke daerah aliran sungai, ikan mas invasif dapat berkembang biak cepat dan bersaing dengan spesies asli untuk mendapatkan sumber daya. United States Fish & Wildlife Service menyebut wilayah yang padat ikan mas juga dapat mengganggu perikanan komersial dan rekreasi.
Risiko lain datang dari kebiasaan mereka melompat keluar dari air. Ikan besar ini bisa mengenai pengemudi perahu yang tidak waspada dan menimbulkan bahaya bagi manusia di perairan yang terdampak.
Penghalang listrik dan panen ikan jadi andalan
Upaya menekan populasi ikan mas sudah berlangsung lebih dari 100 tahun dan mencakup penyingkiran massal, pembangunan penghalang, serta pemantauan berkelanjutan. Salah satu alat utama yang dipakai adalah Sistem Penghalang Penyebaran Listrik yang berada sekitar 37 mil dari Danau Michigan untuk mencegah pergerakan ikan melalui wilayah Chicago.
Selain itu, ada program di Sungai Illinois yang memberi insentif panen ikan kepada nelayan komersial di 240 mil bagian hilir sungai. Langkah ini ditujukan untuk menekan populasi ikan mas dewasa, membatasi kemampuan mereka berkembang biak, dan mengurangi migrasi ke hulu.
USFWS menyebut semakin banyak ikan mas invasif yang disingkirkan, semakin kecil dampak buruk dan risiko mereka mencapai Danau Michigan. Illinois bersama lebih dari dua lusin mitra juga ikut membantu melindungi perikanan asli yang bernilai tinggi serta ekonomi regional Great Lakes.
Source: www.cnbcindonesia.com




