Pemerintah Kabupaten Probolinggo kini menyiapkan satu pintu baru untuk menampung keluhan warga. Melalui Call Center “Halo Sae”, aduan yang sebelumnya tercecer di berbagai jalur pribadi diarahkan ke sistem yang lebih terpusat dan lebih cepat bergerak.
Bupati Probolinggo Haris Damanhuri Romli meluncurkan layanan ini sebagai jawaban atas banyaknya laporan warga yang selama ini masuk ke nomor HP pribadinya. Kanal baru tersebut dipasang agar pengaduan tidak lagi bergantung pada komunikasi satu per satu, melainkan langsung masuk ke jaringan layanan pemerintah daerah.
Hotline baru, respon lebih singkat
Nomor yang digunakan untuk layanan ini adalah 082131001001. Saat peluncuran, alarm dibunyikan sebagai tanda dimulainya hotline pengaduan tersebut di Halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Probolinggo, Kraksaan, bersamaan dengan apel peringatan Hari Kebangkitan Nasional.
Gus Haris menegaskan bahwa Halo Sae sudah dipersiapkan sejak sekitar setahun lalu. Peluncurannya baru dilakukan setelah penyempurnaan dan perbaikan konsep dianggap cukup, sehingga layanan itu bisa langsung dipakai warga.
Ia menyebut sistem ini berbasis AI dan terhubung dengan seluruh organisasi perangkat daerah atau OPD. Dengan pola itu, laporan yang masuk diharapkan bisa segera diteruskan ke unit yang berwenang tanpa banyak hambatan administrasi.
Untuk persoalan yang mendesak, Gus Haris menjanjikan penanganan kurang dari 3 jam. Pemerintah daerah menempatkan target itu sebagai bentuk respons yang lebih cepat dibanding pola pengaduan yang selama ini tersebar di banyak saluran.
Bukan layanan baru yang berdiri sendiri
Halo Sae tidak sepenuhnya memutus layanan aduan yang sudah ada sebelumnya. Gus Haris menjelaskan bahwa kanal ini tetap melanjutkan hotline Lapor Kanda, termasuk nomor yang digunakan.
Perbedaannya ada pada penyesuaian sistem agar lebih cocok dengan kebutuhan sekarang. Melalui model berbasis AI, aduan, sambatan, dan keluhan warga diharapkan terkumpul dalam satu pintu yang lebih mudah dipantau.
Bagi pemerintah daerah, penggabungan alur ini penting agar birokrasi tidak lambat merespons. Sistem yang terhubung lintas OPD juga membuat tindak lanjut bisa dilakukan lebih langsung saat laporan masuk.
Saring laporan iseng dan hoaks
Selain mempercepat tindak lanjut, Halo Sae juga disiapkan untuk memfilter laporan yang tidak layak ditindaklanjuti. Sistem AI akan membantu menyaring aduan yang terindikasi hoaks atau sekadar iseng.
Fungsi penyaringan ini dianggap penting supaya proses pelayanan tidak terganggu oleh laporan palsu. Dengan begitu, petugas bisa lebih fokus pada keluhan yang benar-benar membutuhkan penanganan.
Gus Haris menilai penyempurnaan layanan masih akan terus berjalan. Namun, peluncuran tetap dilakukan agar warga tidak perlu menunggu lebih lama untuk mendapatkan saluran aduan yang terarah.
Ia juga menyinggung bahwa selama ini banyak pengaduan masuk langsung ke WhatsApp pribadinya. Menurutnya, ponsel itu sampai terasa “panas dan hang-hang” karena terus menerima keluhan warga.
Dengan hadirnya Halo Sae, Pemkab Probolinggo berharap semua laporan bisa terkonsentrasi di satu hotline. Sistem baru ini sekaligus menjadi jalur resmi yang menghubungkan warga dengan OPD terkait melalui dukungan AI.
Source: harianbangsa.net