Poin Penuh Barcelona Tertahan Cedera Yamal, Hansi Flick Menanti Hasil Pemeriksaan Hamstring

Kemenangan Barcelona atas RC Celta de Vigo tidak hanya menjaga posisi mereka di puncak klasemen La Liga, tetapi juga langsung mengalihkan perhatian ke kondisi Lamine Yamal. Di tengah skor tipis 1-0 yang membawa Barcelona unggul sembilan poin atas Real Madrid, cedera hamstring kiri yang dialami Yamal menjadi isu paling mencemaskan dari laga di Stadion Camp Nou.

Barcelona memang berhasil mengamankan tiga poin penting, tetapi hasil itu terasa tidak sepenuhnya tenang karena pemain berusia 18 tahun tersebut harus meninggalkan lapangan lebih cepat. Situasi itu membuat perhatian publik bergeser dari perburuan gelar ke kondisi salah satu pemain paling menonjol di skuad Hansi Flick.

Gol penting sebelum situasi berubah

Yamal menjadi pembeda dalam pertandingan melalui aksinya di area kotak penalti. Ia menusuk pertahanan Celta lewat pergerakan individual sebelum dijatuhkan Yoel Lago, dan wasit langsung menunjuk titik putih.

Dari penalti itulah Barcelona membuka keunggulan pada menit ke-40. Yamal mengeksekusi tugasnya dengan baik dan menaklukkan Ionut Radu, sehingga Barcelona bisa mengubah jalannya pertandingan dalam duel yang berlangsung ketat.

Namun, momen selebrasi itu tidak berlangsung lama seperti biasanya. Setelah bola bersarang di gawang, Yamal memberi isyarat ke bangku cadangan, lalu terlihat memegangi hamstring kiri sebelum akhirnya tumbang dan meminta bantuan tim medis.

Cedera yang mengubah suasana pertandingan

Barcelona tetap melanjutkan laga dengan keunggulan, tetapi situasi di lapangan berubah karena kondisi Yamal. Ia harus ditarik keluar dan posisinya digantikan Roony Bardghji, yang menandai adanya kekhawatiran serius di kubu tuan rumah.

Masalah ini muncul pada fase yang sangat sensitif bagi Barcelona. Tim asuhan Flick masih menyisakan enam pertandingan dan dituntut menjaga konsistensi jika ingin mempertahankan trofi liga Spanyol.

Harapan agar cedera itu tidak serius pun langsung mengemuka. Pelatih Hansi Flick dan kubu Barcelona jelas berharap pemeriksaan medis berikutnya tidak menunjukkan kondisi yang lebih buruk, apalagi jadwal besar seperti El Clasico melawan Real Madrid sudah menanti pada bulan depan.

Gol tambahan dianulir VAR

Di tengah tensi pertandingan yang tinggi, Barcelona sempat bersorak lagi lewat gol Ferran Torres pada menit ke-55. Akan tetapi, selebrasi itu tidak bertahan lama karena wasit membatalkan gol tersebut setelah meninjau tayangan video assistant referee atau VAR.

Keputusan itu membuat kedudukan tetap 1-0 hingga laga selesai. Barcelona pun meraih kemenangan dengan margin sangat tipis, namun tetap menunjukkan efisiensi saat menghadapi tekanan dari Celta.

Kondisi tersebut menegaskan bahwa tiga poin di Camp Nou datang lewat pendekatan yang disiplin, bukan kemenangan besar. Meski tidak menghasilkan skor meyakinkan, Barcelona tetap mampu mempertahankan keunggulan sampai peluit akhir berbunyi.

Menunggu hasil pemeriksaan medis

Perhatian kini sepenuhnya tertuju pada hasil tes medis Yamal. Pedri ikut memberi dukungan kepada rekan setimnya itu dan berharap cedera tersebut tidak berlangsung lama.

“Semoga (cederanya) hanya beberapa minggu. Besok dia akan menjalani tes dan kita akan melihat kondisinya,” ujar Pedri. Ia juga menambahkan, “Saya mendoakan yang terbaik untuknya, dia harus tetap tenang, dia masih muda dan pasti akan pulih dengan baik.”

Kondisi Yamal juga dipantau oleh tim nasional Spanyol menjelang Piala Dunia pada Juni 2026. Perhatian besar itu wajar karena kontribusinya sepanjang musim ini sangat menonjol, dengan catatan 16 gol dan 11 assist di La Liga.

Statusnya sebagai Pemain Muda Terbaik Euro 2024 ikut membuat kabar cedera ini menjadi sorotan luas. Barcelona kini menunggu kepastian medis sambil berharap pemain andalannya itu tidak menimbulkan masalah jangka panjang di momen penting perebutan gelar.

Source: www.beritasatu.com

Baca Juga

Back to top button