Podium ketiga yang diraih Diva Ismayana di putaran keenam FMSCT Thailand Motocross 2026 menjadi bukti bahwa ia belum kehilangan daya saing meski baru kembali dari masa pemulihan cedera. Pebalap Ducati MX Team Indonesia itu tampil di Prachin Buri, Thailand, dan langsung mengamankan hasil penting setelah sempat lama absen dari lintasan.
Hasil tersebut terasa menonjol karena Diva datang ke seri ini setelah melewati masa yang tidak singkat akibat dislokasi bahu pada putaran pertama. Setelah cedera itu, ia melewatkan empat seri berikutnya sebelum akhirnya kembali turun balap dari grid start ketujuh dan mampu menutup lomba di posisi tiga besar.
Comeback yang langsung berbuah hasil
Kembalinya Diva ke arena motocross tidak hanya soal kembali start, tetapi juga soal membangun ulang ritme kompetitif di tengah tekanan balapan. Situasi ini tidak ringan, karena motocross menuntut kekuatan fisik, fokus tinggi, dan keberanian mengambil keputusan cepat di setiap lap.
Meski begitu, Diva mampu menjawab tantangan itu dengan hasil yang langsung terlihat. Ia mengaku bersyukur bisa kembali balapan di Thailand dan langsung naik podium, terlebih karena proses pemulihan yang dijalaninya tidak mudah.
“Saya sangat bersyukur bisa kembali balapan di Thailand dan langsung naik podium. Perjalanan saat pemulihan tidak mudah, jadi hasil ini terasa sangat spesial,” ujarnya.
Diva juga menilai dukungan tim punya peran besar dalam membantu dirinya kembali tampil kompetitif. Menurut dia, pendampingan selama masa pemulihan ikut menjaga kepercayaan diri saat kembali masuk persaingan di lintasan.
Start ketujuh, tetap mampu menekan lawan
Balapan Diva dimulai dari posisi ketujuh, sebuah posisi yang tidak ideal untuk menargetkan hasil terbaik. Namun, ia perlahan memperbaiki posisi dan menjaga peluang hingga akhirnya menembus podium ketiga.
Di ajang motocross, posisi start sering memberi pengaruh besar terhadap jalannya lomba. Situasi ini membuat pembalap di baris belakang harus bekerja lebih keras sejak awal, dan Diva menunjukkan bahwa start yang kurang menguntungkan masih bisa diatasi jika ritme balap tetap terjaga.
Keberhasilan menyalip para pesaing juga menunjukkan bahwa kemampuan balap Diva belum menurun meski sempat lama tidak tampil. Ia tetap mampu bersaing dengan pembalap lain yang datang dalam kondisi penuh, sesuatu yang memperkuat nilai dari hasil yang diraihnya di Thailand.
Daya juang Zidane melengkapi hasil tim
Selain Diva, M Zidane juga menunjukkan ketangguhan saat menghadapi masalah di lintasan. Motornya sempat rusak setelah bersenggolan dengan pebalap lokal Thailand, dan insiden itu membuat posisinya turun hingga ke urutan paling belakang.
Walau situasinya berat, Zidane tidak berhenti membalap. Ia tetap menyelesaikan lomba selama 25 menit ditambah dua putaran sebelum akhirnya finis di jajaran 10 besar, hasil yang menunjukkan semangat bertahan di tengah kondisi yang tidak ideal.
Johny Pranata selaku Team Manager Ducati MX Team Indonesia menilai performa dua pebalapnya patut diapresiasi. “Kami bangga dengan performa kedua rider hari ini. Diva menunjukkan comeback luar biasa dengan meraih podium ketiga, sementara Zidane memperlihatkan mental fighter usai insiden,” katanya.
Kendala sejak kualifikasi ikut memengaruhi hasil
Pencapaian di Prachin Buri tidak datang dari situasi yang sepenuhnya mulus. Tim menyebut ada kendala teknis pada sesi kualifikasi yang membuat posisi start kedua pembalap menjadi kurang ideal.
Jimmy Budhijanto selaku Team Principal/Owner Ducati MX Team Indonesia menilai hasil akhir tetap layak disyukuri karena tim mampu menjaga daya saing di tengah hambatan sejak awal. “Saya cukup puas dengan kerja tim, meskipun sempat ada beberapa kendala teknis saat sesi kualifikasi yang membuat posisi start kedua pembalap menjadi kurang ideal. Namun, dari putaran ini kami akan terus belajar dan melakukan evaluasi agar ke depannya kami bisa tampil lebih baik lagi,” ujarnya.
Dengan kondisi start yang tidak menguntungkan dan tekanan balapan yang ketat, podium Diva serta hasil 10 besar Zidane memberi nilai tambah bagi tim. Hasil ini juga memperlihatkan bahwa Ducati MX Team Indonesia masih mampu membawa pulang capaian penting sambil menyiapkan perbaikan untuk seri berikutnya.