Poco X8 Pro Lebih Mahal, Tapi Banyak Hal Penting Justru Ada di Sisinya

Selisih harga antara OnePlus Nord CE 6 dan Poco X8 Pro tidak terlalu jauh, tetapi arah nilainya terasa berbeda. Di satu sisi ada OnePlus yang lebih ramah untuk pembeli yang mengejar baterai besar dan pemakaian harian yang praktis, sementara di sisi lain Poco menawarkan paket yang lebih kuat di performa dan multimedia.

Kondisi itu membuat pilihan di kelas upper mid-range ini tidak sesederhana membandingkan angka harga. OnePlus Nord CE 6 dipasarkan sekitar $330 atau ₹30,000, sedangkan Poco X8 Pro berada di kisaran $375 atau ₹35,000, sehingga pertanyaan utamanya justru bergeser ke prioritas pemakai.

Perbedaan paling terasa ada di daya tahan dan pengisian

OnePlus Nord CE 6 membawa baterai 8000mAh, jauh lebih besar dibandingkan baterai 6500mAh pada Poco X8 Pro. Untuk pengguna yang ingin perangkat bertahan seharian penuh hingga dua hari dengan pemakaian moderat, keunggulan ini menjadi sangat relevan.

Poco menutup jarak lewat pengisian cepat 100W, lebih tinggi daripada 80W milik OnePlus. Keduanya juga sama-sama mendukung reverse wired charging 27W, jadi pilihan akhirnya lebih bergantung pada apakah pengguna lebih butuh durasi pakai panjang atau waktu isi ulang yang lebih singkat.

Bagi gamer atau pengguna yang sering streaming dalam durasi lama, Nord CE 6 punya nilai tambah lain lewat bypass charging. Fitur ini membuat perangkat lebih menarik saat dipakai intensif tanpa terlalu bergantung pada pengisian konvensional.

Performa mentah lebih berpihak ke Poco

Di sisi dapur pacu, Poco X8 Pro unggul berkat Dimensity 8500 Ultra. OnePlus Nord CE 6 memakai Snapdragon 7s Gen 4 yang tetap cepat dan stabil untuk kebutuhan harian, tetapi secara umum masih berada di bawah Poco saat menghadapi beban kerja yang lebih berat.

Keunggulan Poco juga terlihat dari penyimpanan UFS 4.1 yang dibawanya. Nord CE 6 masih memakai UFS 3.1, sehingga respons aplikasi, loading, multitasking, dan pengolahan data berat berpotensi terasa lebih cepat di kubu Poco.

Konfigurasi memorinya pun lebih besar pada Poco X8 Pro. Varian tertingginya mencapai 512GB dengan RAM 12GB, sedangkan OnePlus Nord CE 6 mentok di 256GB dengan RAM 8GB.

Layar sama-sama AMOLED, tetapi karakter pemakaiannya berbeda

OnePlus Nord CE 6 hadir dengan layar AMOLED 6,78 inci, refresh rate 144Hz, dan peak brightness 3600 nits. Kombinasi ini membuat pergerakan layar terasa sangat mulus, terutama saat scrolling dan bermain gim dengan gerakan cepat.

Poco X8 Pro memakai panel AMOLED 6,59 inci dengan refresh rate 120Hz, Dolby Vision, HDR10+, dan peak brightness 3500 nits. Walau angka refresh rate-nya lebih rendah, pendekatan layarnya lebih terasa diarahkan ke pengalaman visual yang sinematik dan nyaman untuk streaming.

Jika yang dicari adalah kelicinan tampilan, OnePlus punya daya tarik lebih kuat. Jika fokusnya pengalaman multimedia, Poco terlihat lebih lengkap.

Kamera dan audio ikut memperlebar jarak

Keduanya sama-sama membawa kamera utama 50MP dengan OIS, tetapi Poco X8 Pro disebut menggunakan sensor yang lebih besar sehingga lebih membantu di kondisi low light. Poco juga mendapat kamera ultrawide 8MP, sementara Nord CE 6 memakai lensa sekunder yang lebih sederhana.

Untuk perekaman video, Poco kembali unggul karena mendukung 4K 60fps dan HDR10+. Nord CE 6 berhenti di 4K 30fps, sehingga fleksibilitas videonya terasa lebih terbatas.

Meski begitu, OnePlus masih punya modal di kamera depan. Nord CE 6 membawa kamera selfie 32MP dengan dukungan video 4K, sedangkan Poco memakai kamera depan 20MP.

Di sektor suara, Poco menawarkan stereo speaker dengan Dolby Atmos. Nord CE 6 juga menggunakan stereo speaker, tetapi tanpa Dolby Atmos, sehingga paket hiburan Poco terasa lebih menyeluruh.

Desain, konektivitas, dan software menyasar tipe pembeli yang berbeda

Poco X8 Pro tampil lebih premium berkat frame aluminium dan perlindungan Gorilla Glass 7i. OnePlus Nord CE 6 justru menonjol pada ketahanan melalui sertifikasi IP68/IP69K dan MIL-STD-810H, meski bodinya lebih tebal karena baterai yang lebih besar.

Keduanya sama-sama membawa perlindungan IP68/IP69K. Perbedaannya lebih terasa pada kesan penggunaan, dengan Poco yang lebih modern dan OnePlus yang lebih praktis.

Di konektivitas, Poco kembali lebih lengkap dengan Bluetooth 6.0 dan NFC yang tersedia di wilayah tertentu. Nord CE 6 memakai Bluetooth 5.2 dan tidak memiliki NFC.

Keduanya sama-sama menjalankan Android 16, tetapi OnePlus menawarkan pengalaman yang dinilai lebih bersih dan sederhana. Poco memakai HyperOS 3, yang membawa antarmuka lebih kaya fitur dan karakter yang berbeda.

Pada akhirnya, Nord CE 6 terlihat paling menarik untuk pengguna yang mengejar harga lebih rendah, baterai jauh lebih besar, layar 144Hz, dan kamera depan 32MP. Poco X8 Pro lebih cocok untuk pembeli yang rela menambah biaya demi performa lebih kencang, penyimpanan lebih cepat, desain premium, multimedia yang lebih lengkap, dan kamera belakang yang lebih fleksibel.

Source: www.gizmochina.com
Exit mobile version