PIK 2 Bersiap Jadi Arena 13 Duel Panas, Byon Madness Vol. 4 Bidik Banyak Akhir KO

Delapan laga pembuka Byon Madness Vol. 4 akan menjadi pintu masuk bagi penonton yang ingin menikmati ketegangan sejak awal. Pertarungan-pertarungan ini dijadwalkan bisa disaksikan gratis melalui Live AVOD di kanal YouTube Celloszxz dan aplikasi Vidio, sementara lima duel sisanya masuk ke jalur Pay-Per-View di Vidio.

Pembagian tayangan itu membuat ajang di Spike Air Dome, PIK 2, terasa disusun untuk menjaga atensi dari awal sampai akhir. Promotor juga menempatkan gelaran ini sebagai salah satu seri paling agresif di Byon Combat, dengan catatan 80 persen duel di Byon Madness berakhir lewat knockout.

Sorotan paling besar tetap mengarah ke laga Yeamie Lee atau Sun Go Kong melawan Awangku Abdul Rahman alias Aman Koboi. Duel ini sudah lebih dulu panas karena keduanya terlibat rivalitas di luar ring, yang bermula dari tantangan terbuka pada gelaran Byon Combat sebelumnya.

Ketegangan itu tidak berhenti di arena. Setelah tantangan terbuka, perang urat syaraf mereka berlanjut di media sosial sampai laga ini ramai dijuluki warganet sebagai “Partai Bacot vs Bacot”.

Bagi Sun Go Kong, laga ini menjadi ajang menjaga reputasi sekaligus membungkam lawan di panggung resmi. Di sisi lain, Aman Koboi datang dengan ambisi besar untuk meruntuhkan dominasi “Raja Kera” dan mengubah tensi panjang di luar ring menjadi hasil di dalam pertarungan.

Selain duel utama itu, kartu utama juga berisi beberapa pertarungan yang dinilai punya bobot besar. Kansa Andhika atau Turkishboy akan menghadapi Chima Okefielem dalam laga yang disebut dapat memengaruhi arah persaingan liga tinju influencer di ekosistem Byon Combat.

Nelson Julianto juga masuk daftar perhatian saat bertemu Kallens Barthez. Keduanya sama-sama memiliki modal kemenangan atas Dewa Aji, tetapi Kallens disebut punya keuntungan psikologis karena pernah menjatuhkan lawan yang sama.

Haris Sofyan membawa misi bangkit ketika berhadapan dengan Bashir Mazreavi. Haris datang setelah kalah dari Ammarul, sedangkan Bashir menawarkan gaya ortodoks yang berbahaya dan membidik posisi di ranking divisi 67kg.

Laga lain yang tak kalah menarik adalah Umar Al-Matin melawan Ahmad Omar. Petarung asal Malaysia itu punya lebih dari 15 kemenangan dan dikenal agresif lewat kombinasi spam elbow yang kerap menguji daya tahan lawan.

Di bagian lain kartu pertandingan, sejumlah duel juga sudah diumumkan untuk melengkapi total 13 pertarungan. Komposisi ini menunjukkan Byon Madness Vol. 4 disiapkan untuk menjaga tempo tetap tinggi dari ronde pembuka hingga partai utama.

Daftar itu mencakup Ferian Hidayat atau Weerian melawan Aprilando Rumahpasal, lalu Mitra Waruwu menghadapi Ramadhani Londo. Setelah itu, Muhamat Bryan akan bertemu Claudions Reco, sementara Ghulba Fauzan dijadwalkan berduel dengan Gede Edi Purwata.

Tiga pertandingan lainnya mempertemukan Randi Febian dengan Serdar Sayik, Devan Febra melawan Yusuf Polat, serta Ardiansyah kontra Amirul Aiman. Duel penutup mempertemukan Erwin Simangunsong dengan Hendrikus Lelo.

Ajang ini akan berlangsung di Spike Air Dome pada Sabtu, 6 Juni 2026. Lokasi tersebut disebut sebagai air dome pertama sekaligus terbesar di Indonesia, dengan kapasitas hingga 3.000 penonton langsung.

Kapasitas besar itu ikut memperkuat kesan bahwa suasana di arena akan penuh tekanan. Dengan banyak laga yang berpotensi selesai cepat, Byon Madness Vol. 4 diposisikan sebagai tontonan yang mengandalkan intensitas sejak awal hingga laga terakhir.

Source: www.viva.co.id
Exit mobile version