Pesta Lima Gol Club Brugge, Tresoldi Tiga Kali Menyambut Perpisahan Mignolet Dengan Manis

Kemenangan besar Club Brugge atas KAA Gent bukan sekadar soal tiga poin terakhir di babak Champions’ Play-Offs Jupiler Pro League. Skor 5-0 itu juga menandai akhir yang sangat emosional karena menjadi penampilan terakhir Simon Mignolet sebagai pemain.

Di kandang sendiri pada Minggu, 24 Mei 2026, Club Brugge menutup musim dengan performa yang sangat dominan. Gent tidak mendapat ruang untuk berkembang dan pulang tanpa mampu mencetak gol sama sekali.

Sebelum laga bertajuk Slag om Vlaanderen itu dimainkan, Ivan Leko sudah menegaskan bahwa timnya ingin menuntaskan musim dengan hasil terbaik. Ia melihat kerja keras para pemain dalam beberapa bulan terakhir sebagai alasan untuk tetap tampil serius sampai pertandingan terakhir.

Leko juga tidak mengubah pendekatan meski gelar juara sudah aman. Ia tetap menekankan bahwa keinginannya adalah menang, dan target itu tidak berubah hanya karena persiapan tim berjalan sedikit berbeda dari biasanya.

Di lapangan, ambisi itu terlihat sejak awal. Forbs membuka jalan, lalu Tresoldi mengambil alih sorotan dengan mencetak hattrick, sebelum Tzolis menutup pesta gol menjadi 5-0.

Hasil tersebut memperlihatkan jarak kualitas yang cukup jelas sepanjang pertandingan. Club Brugge terus menekan, sementara Gent kesulitan memberi perlawanan berarti hingga peluit akhir.

Momen perpisahan Mignolet

Ada lapisan emosional yang membuat kemenangan ini terasa lebih besar bagi tuan rumah. Laga melawan Gent menjadi penampilan terakhir Simon Mignolet, yang kemudian berpamitan sebagai pesepak bola.

Ivan Leko juga menyinggung arti khusus dari momen itu dan meminta tim menutupnya dengan hasil yang pantas. Bagi para pendukung, kemenangan telak tersebut menjadi cara ideal untuk melepas salah satu sosok penting dalam skuad.

Dengan performa yang rapi dan hasil yang sangat meyakinkan, Club Brugge memberi penghormatan terakhir yang sesuai untuk Mignolet. Penampilan itu tidak hanya mengunci kemenangan besar, tetapi juga mengakhiri satu babak penting dengan nuansa yang tepat.

Nasib Gent belum sepenuhnya habis

Meski kalah telak, Gent masih belum kehilangan seluruh peluang untuk tampil di Eropa. Kekalahan itu membuat mereka finis di peringkat kelima klasemen akhir, tetapi pintu ke kompetisi Eropa tetap terbuka lewat babak barrage.

Di fase itu, Buffalo’s akan menghadapi Genk untuk memperebutkan tiket Eropa. Kelolosan Gent ke babak tersebut juga terbantu oleh kekalahan Mechelen dari STVV.

Bagi Gent, hasil 5-0 di markas Club Brugge jelas menjadi pukulan berat. Namun, masih ada satu kesempatan lagi untuk menjaga asa tampil di panggung Eropa sebelum musim benar-benar berakhir.

Bagi Club Brugge, laga ini memperlihatkan kombinasi antara kontrol permainan, ambisi, dan momen emosional di panggung perpisahan. Mereka tetap bermain serius sampai akhir dan memastikan penutup musim berlangsung dengan cara yang paling meyakinkan.

Exit mobile version