Pertalite Masih Rp10.000, Diesel Non-Subsidi Tetap Melambung di Banyak SPBU

Perbedaan harga bahan bakar kembali jadi perhatian pada 30 April 2026, terutama saat pengendara membandingkan SPBU satu dengan yang lain. Di banyak jaringan, bensin non-subsidi masih terlihat stabil, tetapi diesel non-subsidi justru tetap berada di level yang jauh lebih tinggi.

Di tengah kondisi itu, Pertalite masih bertahan di Rp10.000 per liter dan belum mengalami penyesuaian baru sejak perubahan terakhir pada 18 April 2026. Situasi ini membuat daftar harga BBM di sejumlah SPBU besar masih mengacu pada pembaruan sebelumnya, dengan selisih yang paling mencolok tetap muncul pada produk diesel.

Pertalite dan Biosolar masih jadi acuan utama

Untuk wilayah Jawa, dua BBM subsidi yang paling banyak dipantau masih berada di posisi yang sama. Pertalite tercatat Rp10.000 per liter, sedangkan Biosolar berada di Rp6.800 per liter.

Harga yang tidak bergerak ini membuat keduanya tetap menjadi patokan bagi banyak pengendara yang mencari bahan bakar dengan beban biaya lebih ringan. Di saat yang sama, daftar harga ini juga menegaskan bahwa penyesuaian belum terjadi pada produk subsidi di jaringan Pertamina.

Bensin non-subsidi cenderung stabil

Di kelompok bensin non-subsidi, harga juga terbilang tenang dibandingkan diesel. Di wilayah Jawa, Pertamax berada di Rp12.300 per liter, Pertamax Green 95 di Rp12.900 per liter, dan Pertamax Turbo di Rp19.400 per liter.

Pola yang sama terlihat di beberapa wilayah lain, meski angkanya berbeda mengikuti wilayah penjualan. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa tekanan harga masih lebih berat dirasakan pada segmen diesel non-subsidi daripada pada bensin reguler.

Diesel non-subsidi tetap paling mahal

Sorotan terbesar justru datang dari Dexlite dan Pertamina Dex. Di wilayah Jawa, Dexlite dipatok Rp23.600 per liter dan Pertamina Dex Rp23.900 per liter, sehingga keduanya masih berada jauh di atas harga bensin.

Di luar Jawa, angkanya bahkan bisa lebih tinggi lagi karena pengaruh pajak daerah dan biaya distribusi. Pada sejumlah daerah, harga diesel non-subsidi naik lebih tinggi dibanding bensin, terutama di wilayah dengan tantangan logistik yang lebih besar.

Perbedaan harga antarwilayah masih nyata

Di Aceh, Pertamax Turbo tercatat Rp19.850 per liter, Pertamax Rp12.600, Pertalite Rp10.000, Pertamina Dex Rp24.450, Dexlite Rp24.150, dan Biosolar Rp6.800. Sementara itu, di Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau, Pertamax Turbo berada di Rp20.250 per liter, Pertamax Rp12.900, Pertalite Rp10.000, Pertamina Dex Rp24.950, Dexlite Rp24.650, dan Biosolar Rp6.800.

Untuk wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur, harga yang berlaku mencatat Pertamax Turbo Rp19.400, Pertamax Green 95 Rp12.900, Pertamax Rp12.300, Pertalite Rp10.000, Pertamina Dex Rp23.900, Dexlite Rp23.600, dan Biosolar Rp6.800. Di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara, Pertamax Turbo mencapai Rp20.250 per liter, Pertamax Rp12.900, Pertalite Rp10.000, Pertamina Dex Rp24.950, Dexlite Rp24.650, dan Biosolar Rp6.800.

BP-AKR dan Vivo ikut memperlihatkan pola serupa

BP-AKR juga masih memakai daftar harga yang sudah disesuaikan pada April 2026. BP 92 berada di Rp12.390 per liter, BP Ultimate Rp12.930 per liter, dan BP Ultimate Diesel menjadi yang tertinggi di jaringan BP, yakni Rp25.560 per liter.

Pada jaringan Vivo, Revvo 92 tercatat Rp12.390 per liter dan Revvo 95 Rp12.930 per liter. Untuk diesel, Diesel Primus Plus dipatok Rp14.610 per liter, sehingga posisinya jauh lebih rendah dibanding BP Ultimate Diesel dan menjadi pembeda paling besar di antara produk yang ditawarkan.

Selisih harga jadi faktor utama saat memilih SPBU

Data harga hari ini memperlihatkan dua arah pergerakan yang berbeda. Bensin non-subsidi cenderung terkendali, sementara diesel tetap mahal di hampir semua jaringan, baik Pertamina, BP-AKR, maupun Vivo.

Dengan Pertalite dan Biosolar yang masih bertahan di harga subsidi, pengendara tetap perlu mencermati perbedaan harga per wilayah dan per merek SPBU sebelum mengisi bahan bakar. Di tengah selisih yang lebar pada produk seperti Pertamax Turbo, Dexlite, Pertamina Dex, dan BP Ultimate Diesel, harga BBM 30 April 2026 menjadi acuan penting untuk menyesuaikan pilihan dengan kebutuhan mesin dan anggaran harian.

Exit mobile version