Persib Resmi Pertahankan Takhta, Borneo FC Unggul di Daftar Penghargaan Musim Ini

Persaingan musim ini tidak hanya berhenti pada perebutan gelar juara, tetapi juga merata ke daftar penghargaan individu. Di tengah Persib Bandung yang akhirnya mengunci trofi, Borneo FC Samarinda justru tampil paling dominan saat nama-nama terbaik diumumkan oleh PT I.League selaku operator kompetisi.

Borneo FC memang tidak menutup musim sebagai juara, tetapi klub ini menempatkan banyak wakil di jajaran pemenang. Mariano Peralta menjadi sorotan utama setelah dinobatkan sebagai Pemain Terbaik, sementara Nadeo Arga Winata meraih gelar Penjaga Gawang Terbaik berkat kontribusinya sepanjang kompetisi.

Performa Peralta jadi salah satu alasan kuat mengapa penghargaan itu jatuh kepadanya. Ia menutup musim dengan catatan 20 gol dan 14 assist dari 34 penampilan, angka yang menunjukkan betapa besar pengaruhnya untuk Borneo FC.

Nadeo juga memberi alasan yang tak kalah kuat di bawah mistar. Kiper tersebut membukukan 12 clean sheets dan 130 penyelamatan, dua catatan yang menegaskan konsistensinya menjaga gawang Borneo FC sepanjang musim.

Di sisi lain, Persib Bandung menutup musim dengan capaian tim yang paling bergengsi. Hasil imbang 0-0 melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api sudah cukup untuk memastikan Pangeran Biru finis di puncak klasemen dengan 79 poin dan meraih hattrick juara.

Drama penentuan gelar sempat bertahan hingga pekan terakhir karena Borneo FC juga mengakhiri musim dengan jumlah poin yang sama. Namun, Persib tetap berhak membawa trofi pulang ke Bandung karena unggul rekor head-to-head atas Pesut Etam.

Keberhasilan itu mempertegas stabilitas Persib sepanjang musim bersama Bojan Hodak. Dari seluruh rangkaian kompetisi, Persib hanya menelan tiga kekalahan, sebuah catatan yang menunjukkan rapatnya persaingan di papan atas.

Nama Bojan Hodak sendiri tidak hanya penting untuk Persib dalam perebutan gelar tim. Ia juga menerima penghargaan Pelatih Terbaik, yang memperkuat gambaran bahwa konsistensi Persib dibangun lewat arahan yang rapi dari sisi teknis.

Selain dua klub besar itu, beberapa pemain lain ikut menyita perhatian lewat penghargaan masing-masing. Dony Tri Pamungkas dari Persija Jakarta terpilih sebagai Pemain Muda Terbaik, sedangkan gelar pencetak gol terbanyak menjadi milik David da Silva dari Malut United FC dengan torehan 23 gol.

Penghargaan gol terbaik musim ini diberikan kepada Muhammad Iqbal dari PSIM Yogyakarta. Sementara itu, Borneo FC Samarinda juga menutup musim dengan Tim Fair Play, yang menunjukkan catatan disiplin mereka tetap positif meski persaingan berlangsung ketat.

Jika dilihat dari komposisi pemenang, musim ini terasa seimbang di dua sisi. Persib menguasai posisi tertinggi klasemen, sedangkan Borneo FC mendominasi daftar penghargaan individu dan memberi warna besar pada akhir kompetisi.

Source: mediaindonesia.com
Exit mobile version