Persib Pertahankan Bojan Hodak, Kini Beralih Menjadi Penasihat Teknis Klub

Perubahan besar terjadi di tubuh Persib Bandung, tetapi nama Bojan Hodak belum benar-benar keluar dari lingkaran klub. Setelah membawa tim meraih hattrick juara, pelatih asal Kroasia itu kini naik peran menjadi Shareholder Group Technical Advisor atau Penasihat Teknis Persib.

Langkah ini menandai babak baru bagi Persib karena klub tetap mempertahankan sosok yang menjadi bagian penting dari tiga musim terakhir. Bojan tidak lagi berdiri di pinggir lapangan sebagai pengambil keputusan harian, tetapi tetap ikut mengawal arah pengembangan tim di level yang lebih strategis.

Peran baru tersebut membuat Bojan menjadi penghubung antara pemilik saham dan tim. Dengan posisi itu, ia bisa membantu menentukan arah jangka panjang Persib tanpa harus terlibat langsung dalam instruksi teknis pada setiap pertandingan.

Persib mengumumkan penunjukan itu melalui pernyataan resmi di akun Instagram klub. Dalam keterangannya, klub menegaskan bahwa Bojan akan membantu menjaga dan melanjutkan warisan kesuksesan yang sudah dibangun selama tiga musim terakhir.

Perubahan posisi ini juga berkaitan dengan berakhirnya kontrak Bojan sebagai pelatih Persib pada 31 Mei 2026, sesaat setelah kompetisi Super League musim ini selesai. Di usia 55 tahun, ia kemudian beralih dari tugas operasional di area teknis pertandingan ke peran yang lebih fokus pada pengembangan klub.

Igor Tolic ambil alih kursi pelatih kepala

Seiring bergesernya peran Bojan, Persib juga menyiapkan Igor Tolic sebagai pelatih kepala baru untuk musim depan. Tolic sebelumnya bekerja sebagai asisten Bojan, sehingga transisi ini menunjukkan bahwa klub memilih kesinambungan ketimbang perubahan besar.

Persib menilai Tolic merupakan bagian dari perjalanan sukses tim selama ini. Karena itu, komposisi baru tersebut memberi sinyal bahwa struktur kepelatihan yang sudah terbentuk akan tetap dijaga agar ritme dan karakter permainan tidak hilang.

Jejak tiga musim yang mengubah posisi Bojan

Bojan datang ke Persib pada 2023 dan langsung memberi dampak besar. Dalam tiga musim kebersamaan, Persib berhasil meraih gelar Liga Indonesia secara beruntun, baik di Liga 1 maupun Super League.

Catatan itu membuat Persib menjadi tim pertama yang mencatat hattrick juara pada era profesional. Pencapaian tersebut juga menegaskan betapa kuat pengaruh Bojan dalam fase paling dominan yang pernah dialami klub.

Deretan trofi itu ikut mengantarkan Bojan meraih penghargaan pelatih terbaik Liga Indonesia sebanyak tiga kali berturut-turut. Dengan peran barunya, pengaruh tersebut tidak hilang, tetapi berpindah bentuk dari kendali langsung di lapangan menjadi arahan strategis di balik layar.

Source: bola.bisnis.com
Exit mobile version