Permintaan Xiaomi SU7 Melonjak Cepat, Produksi China Harus Mengejar 80 Ribu Pesanan Dalam 48 Hari

Xiaomi SU7 langsung mengubah peta persaingan sedan listrik di China lewat respons pasar yang sangat cepat. Dalam 48 hari setelah meluncur pada 20 Maret 2026, mobil ini sudah mengumpulkan lebih dari 80.000 pesanan yang dikunci, sementara pengiriman sepanjang April 2026 menembus lebih dari 30.000 unit.

Lonjakan itu membuat SU7 menjadi salah satu model yang paling ramai dibicarakan di segmen kendaraan listrik domestik China. Perpaduan harga agresif, fitur lengkap, dan citra sebagai produk baru dari Xiaomi tampaknya menjadi kombinasi yang sulit diabaikan konsumen.

Permintaan tinggi, produksi ikut dikejar

Angka pesanan dan pengiriman menunjukkan dua tekanan sekaligus bagi Xiaomi. Di satu sisi, minat pasar terus naik, tetapi di sisi lain produksi harus bergerak cepat untuk mengikuti permintaan yang sudah telanjur besar.

Di pasar yang sangat kompetitif, kondisi seperti ini biasanya menuntut penyesuaian pada lini produk dan distribusi. Xiaomi juga mulai menunjukkan langkah ke arah itu lewat perubahan konfigurasi pada awal Mei.

Mulai 6 Mei 2026, beberapa pilihan warna SU7 tidak lagi tersedia. Warna magenta dan hitam pada varian tertentu dihapus, sementara varian Max kehilangan paket styling edisi khusus.

Selain itu, opsi pelek ikut diperbarui. Ukuran 20 inci kini juga hanya tersedia pada kombinasi varian dan warna tertentu, yang menandakan portofolio SU7 mulai dirapikan seiring meningkatnya permintaan.

Insentif dibuka, pembiayaan ikut disiapkan

Untuk menjaga minat pembeli, Xiaomi menyiapkan program insentif pada 6–31 Mei 2026. Varian Standard dan Pro mendapat benefit sekitar 42.000 yuan, sedangkan varian Max mencapai 61.000 yuan.

Program itu tidak hanya berisi potongan nilai pembelian. Xiaomi juga menyertakan kursi zero-gravity dengan fungsi pijat, ruang penyimpanan ekstra, serta sistem bantuan berkendara Xiaomi HAD.

Ada pula skema pembiayaan bunga rendah selama lima tahun. Uang muka dimulai dari 49.900 yuan, dengan cicilan bulanan mulai 3.115 yuan.

Posisi harga tetap dijaga di kelas menengah atas

Di China, SU7 dijual dalam tiga varian utama. SU7 Standard dibuka dari 219.900 yuan, SU7 Pro berada di kisaran 245.900 yuan, dan SU7 Max mencapai 303.900 yuan.

Banderol itu menegaskan posisi SU7 di segmen menengah ke atas. Xiaomi juga belum menyiapkan mobil listrik di bawah 100.000 yuan, sehingga strategi harga perusahaan tetap diarahkan untuk menjaga citra premium.

Saat ini, seluruh strategi harga dan insentif SU7 masih berfokus pada pasar domestik China. Xiaomi belum mengumumkan penjualan resmi SU7 di Indonesia.

Spesifikasi teknis ikut menguatkan daya tariknya

Di balik perhatian besar dari pasar, SU7 juga membawa spesifikasi yang cukup serius. Seluruh varian memakai motor listrik V6S Plus, dengan Standard dan Pro menghasilkan tenaga sekitar 235 kW, sedangkan Max mengandalkan dua motor dengan output hingga 508 kW.

Pilihan baterainya terdiri dari 73 kWh, 96,3 kWh, dan 101,7 kWh. Berdasarkan standar CLTC, jarak tempuhnya diklaim berada di rentang 720 km hingga 902 km, tergantung tipe yang dipilih.

Secara dimensi, SU7 memiliki panjang sekitar 4.997 mm dengan wheelbase 3.000 mm. Ukuran ini memberi ruang kabin yang lapang untuk kebutuhan harian di kelas sedan menengah ke atas.

Kabin dan teknologi jadi nilai jual utama

Di dalam, Xiaomi membekali SU7 dengan layar utama 16,1 inci, panel instrumen 7,1 inci, dan head-up display. LiDAR juga disematkan di seluruh varian bersama sistem bantuan berkendara Xiaomi HAD.

Kombinasi itu membuat SU7 tampil sebagai mobil yang tidak hanya menjual desain dan harga. Xiaomi tampak ingin membawa reputasi perangkat elektroniknya ke ranah otomotif lewat paket teknologi yang terasa modern dan lengkap.

Dengan lebih dari 80.000 pesanan dalam 48 hari dan pengiriman bulanan yang sudah tinggi, SU7 kini berdiri sebagai salah satu model paling diperhatikan di China. Respons awal tersebut memperlihatkan bahwa Xiaomi berhasil masuk ke pasar otomotif dengan kecepatan yang jarang ditemui pada pendatang baru.

Source: moladin.com
Exit mobile version