Perawatan Mobil yang Bisa Dikerjakan Sendiri, Dari Ban Hingga Rem Bisa Lebih Hemat

Banyak pemilik mobil masih mengira perawatan harus selalu dilakukan di bengkel, padahal sejumlah pekerjaan dasar sebenarnya bisa ditangani sendiri. Selama dilakukan dengan hati-hati, langkah sederhana ini membantu menekan pengeluaran dan membuat kondisi mobil lebih mudah dipantau secara rutin.

Keuntungan terbesarnya bukan hanya soal biaya. Pemeriksaan mandiri juga memberi kesempatan untuk menemukan gejala kecil lebih cepat, sebelum berubah menjadi kerusakan yang lebih mahal dan menyita waktu.

Mulai dari komponen yang paling mudah dijangkau

Beberapa pengecekan dasar tidak memerlukan alat rumit dan bisa dilakukan di rumah. Cairan kendaraan, misalnya, menjadi salah satu titik awal yang paling praktis karena bisa memberi petunjuk awal soal kondisi mobil.

Oli mesin dan cairan transmisi otomatis bisa diperiksa lewat dipstick di bawah kap mesin. Pemeriksaan sebaiknya dilakukan saat mesin dingin dan mobil berada di permukaan datar agar hasil bacaan lebih jelas dan aman.

Setelah dipstick dibersihkan lalu dimasukkan kembali, level dan warna cairan bisa dilihat dengan lebih mudah. Jika level berada di bawah takik terbawah atau warnanya tampak tidak normal, kondisi itu menandakan penggantian sudah mendesak dan mobil sebaiknya ikut diperiksa mekanik.

Ban sering luput, padahal dampaknya besar

Tekanan ban juga termasuk perawatan yang layak dicek sendiri. Pengukur tekanan sederhana atau alat pada dispenser angin di SPBU sudah cukup untuk memastikan tekanan ban tetap sesuai anjuran.

Rekomendasi tekanan biasanya tercantum pada label di sisi pintu pengemudi. Ban yang tekanannya tepat membantu efisiensi bahan bakar, memperpanjang umur ban, dan membuat mobil lebih nyaman dikendarai.

Jika tekanan kurang, ban bisa segera diisi di SPBU. Untuk kebutuhan darurat di perjalanan, inflator portabel yang tersambung ke soket korek rokok juga bisa menjadi cadangan tambahan saat tekanan turun.

Selain tekanan, kedalaman tapak ban juga perlu diperhatikan. Uji koin penny masih bisa dipakai, dan ban dinilai perlu diganti jika bagian atas kepala Lincoln masih terlihat saat koin dimasukkan ke alur tapak.

Sebagian ban modern juga memiliki indikator aus berupa strip kecil di dalam alur. Saat permukaan ban sejajar dengan strip itu, ban dianggap sudah aus dan waktunya diganti.

Pekerjaan ringan yang cepat diselesaikan

Wiper blade termasuk komponen yang paling sederhana untuk diganti sendiri. Karet wiper cenderung lebih cepat aus karena panas dan sinar matahari merusak materialnya.

Tanda paling mudah dilihat adalah saat kaca depan mulai meninggalkan garis ketika wiper bekerja. Dalam kondisi seperti itu, penggantian sebaiknya tidak ditunda terlalu lama.

Sebagian besar wiper blade tidak membutuhkan alat khusus karena sudah memakai tuas pelepas yang bisa ditekan dengan jari. Tantangan utamanya justru memilih ukuran yang tepat, sehingga membawa wiper lama ke toko suku cadang sering menjadi cara paling aman agar ukurannya sesuai.

Filter udara kabin juga masuk kategori pekerjaan rumahan yang ringan. Steve Haney menyebut komponen ini sangat mudah diganti dan biasanya hanya memerlukan lima sampai 10 menit, meski lokasi serta cara aksesnya tetap perlu dicek lewat buku manual kendaraan.

Saat penghematan mulai terasa lebih besar

Mengganti oli sendiri memang terdengar lebih rumit, tetapi tugas ini pada dasarnya hanya membutuhkan beberapa alat dan sekitar satu jam. Dengan oli berkualitas dan filter yang tepat, biaya jasa bengkel bisa dihemat sambil menjaga mesin tetap sehat.

Pekerjaan ini mengharuskan akses ke bawah kendaraan untuk membuka baut pembuangan oli. Pada model lama, filter oli juga harus dilepas, sedangkan pada model baru, filter bisa berada di ruang mesin.

Jika ground clearance tidak cukup, roda depan perlu diangkat dengan dongkrak dari produsen tepercaya atau drive-on ramps yang sesuai bobot kendaraan. Saat mobil sudah di atas ramp, chock block pada roda belakang juga disarankan untuk menambah keamanan.

Filter lama harus selalu diganti setiap kali oli diganti. Oli bekas pun wajib dikumpulkan dan dibuang di tempat pembuangan yang semestinya.

Lampu indikator dan rem juga bisa ditangani sendiri, meski lebih menantang

Lampu Check Engine tidak selalu berarti mobil harus segera masuk bengkel. Masalahnya bisa saja ringan, tetapi lampu itu tetap tidak boleh diabaikan karena gangguan kecil dapat berkembang menjadi kerusakan yang lebih mahal.

Cara praktis untuk mengeceknya adalah memakai OBD-II reader murah, sekitar $25. Alat itu dicolokkan ke port di belakang dasbor bawah setir saat mesin menyala, lalu kode yang muncul dapat membantu menunjukkan sumber masalah seperti misfire busi atau kegagalan sensor.

Di sisi lain, penggantian brake pad termasuk pekerjaan yang lebih sulit dibandingkan beberapa perawatan lain. Namun, penghematannya bisa besar, dan prosesnya tetap mungkin dilakukan sendiri bagi pemilik mobil yang siap bekerja lebih teliti.

Ryan Salata menyebut ada pelanggan yang menekan biaya pad rem untuk tiga mobil hingga di bawah $300 dengan bantuan tutorial YouTube, sementara biaya servis normal berada di kisaran $350 hingga $500 per kendaraan. Pengerjaannya biasanya memakan waktu dua sampai empat jam, tergantung kendaraan dan tingkat keterampilan.

Mobil harus diangkat per roda, roda dilepas, lalu kaliper dibuka agar pad lama bisa dikeluarkan dan pad baru dipasang dengan anti-squeal paste. Untuk beberapa model, lokasi baut penahan kaliper perlu dicek lewat YouTube atau buku manual kendaraan.

Setelah pad baru terpasang, piston kaliper harus ditarik kembali sebelum semua bagian dirakit ulang. Karena menyangkut sistem rem, pekerjaan ini memang menuntut kehati-hatian lebih besar dibanding perawatan mandiri lainnya.

Baca Juga

Back to top button