Bagi pensiunan PNS, perhatian terbesar pada pertengahan tahun 2026 tertuju pada pencairan gaji ke-13 yang dijadwalkan masuk paling cepat pada Juni. Dana ini menjadi tambahan yang dinanti karena nominalnya dibayarkan utuh tanpa potongan pinjaman.
Kepastian tersebut muncul setelah pemerintah mengesahkan ketentuan pemberian tunjangan untuk aparatur negara, pensiunan, penerima pensiun, dan penerima tunjangan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2026. Aturan itu menegaskan bahwa penyaluran ke rekening penerima dilakukan paling cepat pada Juni 2026.
Pemerintah menempatkan gaji ke-13 sebagai dukungan tambahan pada periode ketika pengeluaran rumah tangga cenderung naik. Momen pencairannya juga berdekatan dengan pergantian tahun ajaran baru, sehingga kebutuhan pendidikan keluarga ikut menjadi perhatian utama banyak pensiunan.
Dari sisi kebijakan, dana tambahan ini diarahkan untuk membantu biaya pendidikan dan menopang konsumsi rumah tangga pensiunan di berbagai daerah. Pemerintah juga memandangnya sebagai bentuk penghargaan atas masa bakti para pensiunan kepada negara.
Besaran gaji ke-13 dihitung setara satu kali penghasilan pensiun bulanan. Perhitungan tersebut tetap mengacu pada standar gaji pokok dalam PP Nomor 8 Tahun 2024.
Yang membuat skema ini menarik bagi penerima adalah status pencairannya yang disebut sebagai jumlah kotor tanpa potongan pinjaman. Dengan begitu, pensiunan menerima tunjangan dalam jumlah penuh sesuai pendapatan rutin bulanan yang berlaku.
Besaran yang diterima mengikuti golongan pensiun masing-masing penerima. Rentang nominalnya adalah sebagai berikut.
| Golongan Pensiunan | Nominal Minimum (Rp) | Nominal Maksimum (Rp) |
|—|—:|—:|
| Golongan I | 1.748.100 | 2.256.700 |
| Golongan II | 1.748.100 | 3.208.800 |
| Golongan III | 1.748.100 | 4.029.600 |
| Golongan IV | 1.748.096 | 4.957.100 |
Perbedaan nominal itu mencerminkan variasi golongan dan masa pensiun masing-masing penerima. Pemerintah menargetkan kebijakan ini menjangkau jutaan penerima pada tahun anggaran 2026.
Meski Kementerian Keuangan belum menetapkan tanggal pastinya, penyaluran tetap disebut akan dilakukan tepat waktu. Bagi banyak pensiunan, jadwal pada Juni memberi ruang untuk mengatur keuangan lebih awal menjelang kebutuhan sekolah dan belanja rumah tangga yang biasanya meningkat.