Pengiriman Sampah Ke Sarimukti Masih Menembus Target, KBB Kini Longgar Lagi

Upaya menjaga umur layanan TPA Sarimukti kini kembali diuji oleh arus sampah yang belum turun sesuai target. Fasilitas di Kabupaten Bandung Barat itu menerima sekitar 1.700 ton sampah per hari, lebih tinggi dari batas yang semula dipasang untuk menahan beban.

Angka tersebut menunjukkan bahwa pembatasan kiriman belum berjalan seefektif yang diharapkan. Di saat volume masuk terus menanjak, pengelolaan sampah di Bandung Raya kembali menghadapi tekanan besar.

Pembatasan yang kembali tertantang

Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat sebelumnya menargetkan kiriman sampah ke Sarimukti berada di kisaran 1.400 hingga 1.500 ton per hari. Target itu dibuat untuk memperpanjang usia layanan TPA setelah area pembuangan diperluas.

Namun kondisi di lapangan bergerak lebih berat dari perkiraan. Kepala UPTD Pengelolaan Sampah TPA/TPST Regional DLH Jawa Barat, Arief Perdana, menyebut volume yang masuk kini sudah mencapai sekitar 1.700 ton per hari.

Sumber lonjakan datang dari banyak arah

Kenaikan volume itu tidak hanya berasal dari sampah harian masyarakat. DLH Jawa Barat juga melihat tambahan kiriman dari berbagai kegiatan operasi bersih di sejumlah wilayah ikut menambah beban Sarimukti.

Arief mencontohkan operasi bersih di Pasar Caringin, Gerbang Tol, dan Baleendah yang ikut menyumbang sampah ke fasilitas tersebut. Ia juga menegaskan bahwa aktivitas masyarakat lain yang membutuhkan penanganan sampah membuat angka kiriman tetap dekat ke 1.700 ton per hari.

Kebijakan kuota berbeda antarwilayah

Di tengah tekanan itu, Kabupaten Bandung Barat mendapat ruang pengiriman yang lebih longgar karena statusnya sebagai tuan rumah. Arief menyebut daerah tersebut dapat mengirim sekitar 400 ton per hari ke Sarimukti.

Jumlah itu jauh lebih besar dibanding pembatasan sebelumnya yang hanya sekitar 119 ton per hari. Sementara itu, daerah lain masih dikenai pengaturan kuota secara berkala agar beban TPA tetap terkendali.

Kota Bandung memperoleh jatah sekitar 983 ton per hari. Kabupaten Bandung mendapat sekitar 230 ton per hari, sedangkan Kota Cimahi sekitar 119 ton per hari.

Dorongan pengurangan dari sumber

Dengan volume yang terus menekan target pembatasan, DLH Jawa Barat kini mendorong penguatan pengurangan sampah dari sumber. Langkah ini dipandang penting agar beban yang akhirnya sampai ke Sarimukti bisa ditekan lebih awal.

DLH Jawa Barat juga mengajak pemerintah kabupaten dan kota di Bandung Raya untuk memperkuat kolaborasi dalam pengelolaan sampah. Tanpa pengurangan yang lebih disiplin di tingkat wilayah, kiriman ke TPA Sarimukti akan tetap sulit turun ke batas yang diharapkan.

Source: jabar.antaranews.com
Exit mobile version