Bagi sebagian pengguna Samsung, perubahan ini datang lebih cepat dari tenggat resmi yang sudah diumumkan. Opsi untuk mengaktifkan sinkronisasi Samsung Gallery ke Microsoft OneDrive dilaporkan mulai menghilang di versi aplikasi yang lebih baru, sehingga pengguna baru tidak lagi bisa memulainya dari awal.
Yang paling terasa terdampak adalah mereka yang belum pernah menyalakan fitur tersebut. Sementara itu, pengguna yang sudah lebih dulu mengaktifkannya masih bisa mempertahankan sinkronisasi yang berjalan sampai batas penghentian resmi tiba.
Samsung Gallery selama ini dikenal memudahkan pencadangan foto dan video langsung ke OneDrive. Integrasi itu sudah tersedia sejak 2019 dan menjadi salah satu cara paling praktis bagi pemilik perangkat Galaxy untuk menyimpan arsip media tanpa perlu memasang aplikasi OneDrive secara terpisah.
Namun, dukungan untuk jalur sinkronisasi itu memang sudah dijadwalkan berakhir pada 30 September 2026. Yang kini menjadi sorotan adalah fakta bahwa proses penghentian tersebut tampaknya tidak menunggu tenggat resmi, karena sebagian pengguna sudah kehilangan tombol atau opsi aktivasi di Samsung Gallery versi terbaru.
Kondisi ini membuat pengalaman pengguna menjadi berbeda tergantung pada status fitur di perangkat masing-masing. Pengguna lama masih berada di jalur yang sama, sedangkan pengguna baru harus mencari alternatif lain jika ingin mencadangkan foto dan video ke layanan Microsoft.
Pengguna lama masih bisa lanjut, tetapi waktu terus berjalan
Bagi mereka yang sudah lebih dulu memakai integrasi Samsung Gallery dan OneDrive, layanan itu masih dapat digunakan sampai tanggal penghentian resmi datang. Artinya, foto dan video yang sudah masuk ke jalur sinkronisasi tidak langsung terputus hanya karena opsi untuk memulainya mulai disembunyikan di perangkat lain.
Perbedaan ini menunjukkan bahwa penutupannya berlangsung bertahap. Bukan seluruh pengguna kehilangan akses secara bersamaan, melainkan hanya kelompok tertentu yang sudah tidak lagi melihat opsi aktivasi di aplikasi yang lebih baru.
Setelah opsi bawaan hilang, jalurnya berubah
Meski integrasi langsung dari Samsung Gallery perlahan ditutup, OneDrive sendiri tetap bisa digunakan di perangkat Samsung. Bedanya, pengguna perlu memasang aplikasi OneDrive terlebih dahulu sebelum mengatur pencadangan.
Setelah aplikasi terpasang, pengaturan cadangan dapat dibuka lewat menu Camera backup. Dari sana, pengguna harus memilih akun Microsoft dan menyesuaikan pengaturan camera roll sesuai kebutuhan.
Perubahan ini penting karena yang berakhir bukan layanan OneDrive-nya, melainkan kemudahan integrasi langsung dari galeri bawaan Samsung. Selama ini, proses cadangan terasa menyatu dengan aplikasi yang dipakai sehari-hari, sehingga pengguna tidak perlu banyak langkah tambahan.
Nasib file yang sudah tersimpan tetap aman
Untuk pengguna yang sudah lama mengandalkan sinkronisasi tersebut, ada satu kabar penting yang tidak berubah. Foto dan video yang sudah dicadangkan ke OneDrive tidak akan dihapus saat dukungan resmi berakhir pada 30 September 2026.
Konten yang sudah tersimpan tetap bisa dibuka melalui aplikasi OneDrive. Hanya saja, file itu tidak lagi muncul di Samsung Gallery kecuali file asli juga masih tersimpan secara lokal di perangkat.
Dengan begitu, cara pengguna melihat dan mengelola arsip media akan ikut berubah. Selama integrasi masih aktif, koleksi terasa lebih menyatu di galeri, tetapi setelah dukungan berakhir, akses akan lebih banyak bergeser ke aplikasi OneDrive.
Dampaknya paling besar terasa pada pengguna baru
Kabar ini menjadi penting terutama bagi pemilik perangkat Samsung yang selama ini mengandalkan galeri bawaan sebagai pusat pengelolaan foto. Jika opsi sinkronisasi sudah hilang dari perangkat, maka pencadangan ke OneDrive tidak lagi bisa dimulai lewat jalur bawaan Samsung Gallery.
Bagi pengguna yang sudah aktif sejak lama, masa transisi masih memberi ruang untuk mengecek ulang file penting yang belum tersalin. Periode sebelum tenggat resmi juga bisa dipakai untuk menyiapkan alur cadangan baru agar perpindahan tidak terasa mendadak.
Perlahan, salah satu integrasi cloud yang cukup dikenal di ekosistem Samsung memang memasuki masa akhir. Selama beberapa tahun, fitur ini memberi jalan langsung dari Samsung Gallery ke layanan cloud Microsoft, dan kini akses aktivasi itu sudah mulai tertutup lebih cepat bagi pengguna yang belum pernah memakainya.
Source: www.sammobile.com




