Redmi K90 Max hadir dengan pendekatan yang tidak biasa di pasar ponsel kelas atas. Alih-alih hanya mengejar bodi tipis atau penekanan besar pada kamera, perangkat ini justru menonjolkan tenaga besar, sistem pendinginan aktif, dan baterai jumbo sebagai nilai jual utamanya.
Arah itu terlihat jelas dari pemilihan chipset MediaTek Dimensity 9500, kipas pendingin bawaan, serta baterai Si-C berkapasitas 8.500mAh. Dengan kombinasi tersebut, Redmi K90 Max diposisikan untuk pengguna yang membutuhkan ponsel dengan performa tinggi dan daya tahan panjang untuk pemakaian intensif.
Fokus utama ada di performa dan stabilitas
Di sektor dapur pacu, Redmi K90 Max mengandalkan MediaTek Dimensity 9500 yang dipadukan dengan RAM LPDDR5X hingga 16GB. Penyimpanan internalnya juga dibuat sangat lapang, dengan opsi sampai 1TB menggunakan teknologi UFS 4.1.
Redmi turut menambahkan chip grafis khusus Xiaomi D2 untuk membantu pemrosesan visual. Perusahaan juga mengklaim perangkat ini mencatat skor AnTuTu v11 sebesar 4.161.374, yang memperkuat posisinya sebagai ponsel berorientasi performa tinggi.
Pendinginan aktif jadi pembeda
Salah satu ciri yang paling mudah dikenali dari Redmi K90 Max adalah kipas pendingin bawaan. Fitur ini jarang ditemui pada ponsel arus utama dan menunjukkan bahwa perangkat ini memang disiapkan untuk menghadapi beban kerja berat.
Kipas tersebut bekerja bersama vapor chamber seluas 6.000mm2 untuk menjaga suhu tetap terkendali. Redmi menyebut sistem pendingin gabungan ini mampu menurunkan suhu internal hingga 10 derajat, sehingga stabilitas kerja perangkat tetap terjaga saat dipakai dalam kondisi berat.
Ketahanan bodi tetap dijaga
Meski membawa pendinginan aktif, Redmi K90 Max tidak mengabaikan perlindungan fisik. Ponsel ini mengantongi sertifikasi IP66, IP68, dan IP69, yang memberi perlindungan lebih luas terhadap debu dan air.
Kombinasi pendinginan aktif dan perlindungan tinggi ini membuat K90 Max menempati posisi yang menarik. Perangkat ini tidak hanya disiapkan untuk performa ekstrem, tetapi juga untuk penggunaan harian yang menuntut ketahanan lebih baik.
Layar besar dengan refresh rate 165Hz
Pada bagian depan, Redmi K90 Max memakai panel AMOLED 6,83 inci dengan resolusi 2.722 x 1.280 piksel. Layarnya mendukung warna 12-bit dan refresh rate 165Hz, sehingga tampilan terasa lebih mulus saat digunakan.
Panel ini dibuat oleh TCL dan memakai teknologi luminous M10. Redmi juga menyebut kecerahan puncak lokalnya bisa mencapai 3.500 nits, sehingga visibilitas layar tetap tinggi dalam kondisi cahaya terang.
Layar tersebut turut dibekali sensor sidik jari ultrasonik. Di area atas layar, terdapat kamera depan 20MP dalam desain punch hole agar tampilan bagian depan tetap rapi.
Baterai besar menjadi senjata utama
Daya tarik lain yang sangat menonjol datang dari kapasitas baterainya. Redmi K90 Max dibekali baterai Si-C 8.500mAh, angka yang tergolong sangat besar untuk smartphone kelas arus utama.
Untuk pengisian, perangkat ini mendukung 100W wired charging. Tersedia juga reverse wired charging 22,5W dan bypass charging, yang berguna saat ponsel dipakai sambil tersambung ke listrik, termasuk saat bermain gim.
Kamera, audio, dan sistem operasi
Di belakang, Redmi K90 Max membawa kamera utama 50MP dengan sensor Light Hunter 800 berukuran 1/1,55 inci dan dukungan OIS. Kamera ini ditemani kamera ultrawide 8MP berbasis sensor OV08F.
Untuk audio, perangkat ini sudah menggunakan speaker stereo dengan penyetelan Bose. Sektor perangkat lunaknya berjalan di Android 16 dengan Xiaomi HyperOS 3.0.
Pilihan warna dan harga resmi
Redmi K90 Max hadir dalam warna hitam, biru, dan perak. Untuk pasar China, dua varian yang diumumkan adalah 12GB/256GB dengan harga CNY 3,199 dan 16GB/1TB seharga CNY 4,699.
Penjualan terbuka di China disebut sudah dimulai, sementara rencana peluncuran global belum diumumkan. Dengan performa tinggi, baterai besar, dan sistem pendinginan aktif, Redmi K90 Max jelas diarahkan untuk pengguna yang membutuhkan perangkat kuat untuk aktivitas berat.
Source: www.gsmarena.com