Pendampingan Medis Terarah Jadi Kunci Vicky Shu Turun 10 Kg Pasca Melahirkan, Bukan Diet Biasa

Pendekatan penurunan berat badan Vicky Shu menarik perhatian karena ia tidak memilih jalan instan. Ia menurunkan 10 kilogram dalam delapan minggu lewat pendampingan medis yang terarah, dengan fokus pada kesehatan tubuh dan mental sekaligus.

Di tengah perjalanannya, Vicky berada dalam fase pemulihan setelah melahirkan anak kedua. Kondisi tubuh yang berubah membuatnya memusatkan perhatian pada penataan ulang kebiasaan hidup, bukan sekadar mengejar angka di timbangan.

Komentar negatif di media sosial soal bentuk tubuh juga sempat menghampirinya. Namun, Vicky memilih tidak menjadikan penilaian orang lain sebagai ukuran utama dalam proses yang ia jalani.

Baginya, perubahan tubuh tidak boleh dipahami hanya sebagai urusan penampilan. Ia menegaskan bahwa tubuh yang sehat dan mental yang stabil jauh lebih penting daripada standar kecantikan dari luar.

“Perjalanan ini ngajarin aku bahwa kita nggak harus memenuhi standar kecantikan orang lain. Yang paling penting itu tubuh sehat dan mental yang juga sehat,” ujar Vicky Shu.

Untuk mencapai hasil itu, Vicky mengikuti Halofit by Halodoc. Program manajemen berat badan ini menggabungkan pendekatan medis, nutrisi, dan teknologi kesehatan dalam satu sistem yang terpantau.

Dalam program tersebut, ia mendapat pengawasan dokter, pengaturan makan dari ahli gizi, dan terapi untuk membantu mengontrol nafsu makan agar tetap seimbang. Bagi Vicky, kombinasi itu membuat proses penurunan berat badannya terasa lebih terarah dan masuk akal untuk dijalani.

Ia juga melihat program itu sebagai investasi jangka panjang untuk kesehatan fisik dan mentalnya. “Aku memilih program Halofit karena ingin investasi jangka panjang untuk kesehatan fisik dan mentalku. Di sini aku dapat pengawasan dokter, meal plan yang sesuai kebutuhan tubuh, dan pendampingan yang bikin prosesnya lebih terarah,” jelasnya.

Fleksibilitas sistem online menjadi faktor penting lain dalam proses ini. Sebagai ibu dan pekerja, Vicky tetap bisa menjalani program tanpa banyak mengganggu rutinitas hariannya.

Di luar pendampingan medis, ia juga menjaga kebiasaan sederhana seperti rutin berjalan kaki dan memperbaiki pola konsumsi harian. Langkah-langkah itu membantu perubahan berat badannya terasa lebih mudah dipertahankan dalam jangka panjang.

Pengalaman Vicky menunjukkan bahwa pengelolaan berat badan sering kali membutuhkan pendekatan yang lebih menyeluruh. Gaya hidup, stres, dan perubahan hormon dapat membuat prosesnya jauh lebih kompleks daripada sekadar diet biasa.

Dengan pendampingan yang lebih personal, fokusnya bergeser dari mengejar angka di timbangan menjadi memahami kondisi tubuh secara utuh. Hasil akhirnya bukan hanya tubuh yang lebih ringan, tetapi juga rasa yang lebih seimbang dan percaya diri dengan dirinya sendiri.

Source: www.suara.com
Exit mobile version