Pemerintah Buka 160 Berkas UFO, Kesaksian Apollo Dan Penjelasan Rasional Ikut Muncul

Pembukaan ratusan dokumen UFO kembali memantik rasa ingin tahu publik, terutama karena berkas yang kini bisa diakses itu memuat laporan insiden yang selama ini tertutup. Pentagon menyebut kumpulan tersebut berisi lebih dari 400 insiden misterius, sehingga publik dapat melihat langsung file UAP yang sudah dideklasifikasi.

Yang membuat perhatian semakin besar adalah munculnya catatan saksi mata dari misi Apollo 11 dan Apollo 17. Nama Buzz Aldrin dan Harrison Schmitt ikut kembali dibahas karena kesaksian mereka tercantum dalam berkas yang baru dibuka ke publik.

Buzzer perhatian publik makin kuat setelah Donald Trump mengumumkan pembukaan 160 dokumen rahasia terkait UFO dan UAP melalui akun resmi Gedung Putih serta Truth Social. Ia menegaskan bahwa masyarakat berhak mengetahui isi dokumen yang sebelumnya dikategorikan rahasia itu dan diminta menilai sendiri apa yang sebenarnya terjadi.

Dalam pernyataannya, Trump juga menyinggung bahwa pemerintah ingin membuka berkas yang berkaitan dengan kehidupan alien, ekstraterestrial, UAP, dan UFO. Ia sekaligus mengkritik pemerintahan sebelumnya karena dinilai tidak transparan dalam isu tersebut.

Di antara isi yang paling menarik, Buzz Aldrin disebut pernah melaporkan adanya “kilatan-kilatan kecil di dalam kabin” saat beristirahat dalam misi Apollo 11. Ia juga menggambarkan adanya sumber cahaya terang yang sempat diduga sebagai kemungkinan laser.

Dari misi Apollo 17, Harrison Schmitt melihat fenomena partikel cahaya terang yang berputar. Ia menggambarkan pemandangan itu seperti perayaan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat, deskripsi yang membuat temuan tersebut kembali ramai dibicarakan.

Meski banyak memancing dugaan soal alien, tidak semua dokumen mengarah ke penjelasan luar angkasa. Salah satu arsip justru memuat penjelasan yang lebih masuk akal, termasuk laporan penampakan tahun 1948 di Belanda yang kemudian diidentifikasi sebagai jet militer dengan bantuan roket.

Di sisi lain, berkas itu juga berisi kasus modern yang belum terpecahkan. Di antaranya ada rekaman militer di Timur Tengah pada 2022 dan kesaksian operator drone pada September 2023 tentang objek metalik berbentuk linier tanpa sayap yang melaju di lokasi uji coba AS.

Pentagon menyebut langkah ini memberi kesempatan kepada masyarakat Amerika untuk mengakses file UAP federal secara instan lewat portal khusus. Dari sana, publik bisa menelusuri kumpulan berkas yang sebelumnya tersegel dan menilai sendiri detail dari ratusan insiden yang dilaporkan.

Rilis dokumen itu memperlihatkan bahwa isu UFO tidak selalu berisi klaim tentang makhluk luar angkasa. Namun, sejumlah temuan yang belum terjelaskan tetap menjaga perhatian publik terhadap isi arsip yang baru dibuka tersebut.

Source: www.suara.com
Exit mobile version