Pasuruan Tunggu Kepastian Provinsi, Bus Trans Jatim Baru Ditargetkan Mengaspal 2027

Warga Pasuruan tampaknya belum bisa langsung menikmati layanan Bus Trans Jatim, meski arah perluasan rute ke daerah ini sudah mulai terlihat. Pemerintah Kabupaten Pasuruan masih menunggu arahan resmi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebelum menyiapkan langkah teknis yang lebih jauh.

Kepastian itu menjadi penting karena layanan transportasi massal tersebut diproyeksikan mulai melayani Pasuruan pada 2027. Bagi Pemkab Pasuruan, kabar ini menjadi angin segar setelah dua tahun mengajukan layanan tersebut.

Belum ada instruksi teknis

Di tingkat daerah, Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuruan belum bergerak lebih jauh karena belum menerima petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis dari provinsi. Koordinasi yang memuat mekanisme detail juga belum diterima oleh pihak kabupaten.

Kepala Bidang Angkutan dan Sarana Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuruan, Susetyo Dimas, menegaskan bahwa pihaknya masih menunggu arahan resmi dari Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur. Menurut dia, kepastian dari provinsi akan menjadi dasar sebelum pemkab menyusun persiapan berikutnya.

Langkah awal baru bisa disusun setelah arahan turun

Setelah instruksi dari provinsi diterima, Pemkab Pasuruan baru bisa mulai mengkaji kebutuhan pendukung. Kajian itu mencakup penentuan titik rute dan lokasi pembangunan halte.

Tahap tersebut dinilai penting agar target operasional Bus Trans Jatim di Pasuruan pada 2027 bisa tercapai. Karena itu, Pemkab Pasuruan menilai kejelasan kebijakan dari provinsi menjadi kunci agar persiapan di daerah tidak berjalan setengah jalan.

Lampu hijau dari gubernur jadi sinyal positif

Rencana masuknya Bus Trans Jatim ke Pasuruan mendapat perhatian karena sudah memperoleh lampu hijau dari Gubernur Jawa Timur. Hal itu memperkuat harapan bahwa perluasan layanan ke wilayah Pasuruan memang sedang bergerak ke tahap yang lebih nyata.

Meski begitu, hingga kini publik masih menunggu tindak lanjut dari Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur soal mekanisme pelaksanaan layanan tersebut. Selama petunjuk resmi belum turun, pemerintah kabupaten belum memiliki dasar untuk menyusun langkah teknis secara rinci.

Dampak yang diharapkan untuk warga

Kehadiran Bus Trans Jatim di Pasuruan dipandang punya dampak langsung bagi mobilitas warga. Layanan ini digadang-gadang akan menjadi tulang punggung perjalanan masyarakat di wilayah tersebut.

Manfaatnya disebut paling terasa bagi pekerja pabrik yang menjadi penggerak ekonomi utama di Pasuruan. Selain itu, bus antarkawasan ini diharapkan dapat menekan biaya transportasi harian sekaligus membuat perjalanan ke tempat kerja lebih aman dan nyaman.

Source: memorandum.disway.id
Exit mobile version