Persaingan MVP Leaderboard MPL Indonesia Season 17 memasuki fase yang semakin ketat saat Regular Season menembus pekan keenam. Di tengah duel sembilan tim yang masih berebut tiket play-off, papan atas justru memperlihatkan pola yang menarik karena ONIC Esports mulai menguasai tiga posisi teratas.
Sorotan terbesar datang dari SANZ yang kembali ke puncak setelah menyalip Morenooo. Midlaner ONIC itu kini mengoleksi 86 poin MVP, jauh naik dari 60 poin pada pekan sebelumnya, sehingga menjadi pemain dengan lonjakan paling besar di pekan keenam.
Lompatan SANZ tidak muncul begitu saja. Ia tampil menonjol saat ONIC berhadapan dengan RRQ pada 3 Mei 2026 dan memanfaatkan Nana, hero non-META yang jarang dipilih, untuk menutup laga dengan gelar MVP.
Performa itu sekaligus mengantarkan SANZ menyabet Player of the Week pada pekan keenam. Namanya pun kembali masuk dalam pembahasan sebagai kandidat kuat Regular Season MVP, seperti yang pernah ia rasakan pada musim sebelumnya.
Di belakang SANZ, Kairi menjaga tekanan dari jarak dekat. Jungler ONIC tersebut sudah mengumpulkan 78 poin MVP setelah menambah 10 poin dari pekan lalu, lalu terus membayangi posisi teratas dengan tren yang tetap naik.
Perjalanan Kairi di leaderboard memang tidak langsung meledak sejak awal musim. Namun grafiknya terus bergerak positif, termasuk saat ia naik dari posisi kelima ke peringkat ketiga pada pekan kelima sebelum kembali menyalip Arfy dan Kelra untuk duduk di urutan kedua.
Kontribusi Kairi pada pekan keenam ikut menjaga stabilitas ONIC di papan atas. Meski tidak selalu menjadi pusat perhatian dalam tiap pertandingan, pengaruhnya tetap terasa besar dalam menjaga jalur perburuan puncak leaderboard.
Peringkat ketiga kini ditempati bersama oleh Kelra dan Arfy. Keduanya sama-sama mengoleksi 77 poin MVP dan masih mempertahankan posisi yang mereka bagi pada pekan kelima.
Konsistensi Kelra dan Arfy juga terlihat dari stabilnya posisi mereka sepanjang musim. Pekan ini mereka memang tidak menghadirkan momen yang paling mencolok, tetapi performa solid tetap menjaga keduanya berada di jajaran teratas.
Perubahan paling menyakitkan terjadi pada Morenooo. Setelah sempat memuncaki leaderboard usai tampil kuat pada minggu keempat, ia kini turun ke posisi empat dengan total 71 poin MVP.
Nasib Morenooo ikut terpengaruh karena Bigetron by Vitality hanya memainkan satu laga pada pekan keenam. Pertandingan itu berakhir dengan kekalahan dari RRQ Hoshi pada Sabtu, sehingga tambahan poin yang didapatnya hanya dua angka.
Meski turun dari puncak, Bigetron masih mempertahankan satu nama lain di lima besar. EMANNN tetap bertahan di posisi kelima setelah menambah dua poin MVP pada pekan ini.
Kekalahan dari RRQ juga ikut memengaruhi komposisi papan atas milik Bigetron. Namun EMANNN masih mampu menjaga tempatnya di area elite saat timnya menunggu kesempatan berikutnya untuk memperbaiki keadaan di sisa leg kedua.
Susunan lima besar pekan ini menunjukkan dominasi ONIC di tabel MVP. Tiga pemain mereka mengisi tiga posisi teratas, sementara dua tempat berikutnya ditempati pemain Bigetron by Vitality.
Komposisi tersebut membuat persaingan MVP Leaderboard semakin mengerucut pada duel pemain ONIC dan Bigetron. Meski begitu, sisa pertandingan Regular Season masih memberi ruang bagi perubahan jika pemain dari tim lain mulai mengejar selisih poin.
Source: www.idntimes.com




