Panitia Temukan Peserta Salah Lokasi Saat UTBK-SNBT USK, 12.648 Pendaftar Tetap Membludak

Pendaftaran dan seleksi masuk perguruan tinggi negeri di Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, kembali menjadi perhatian karena 12.648 peserta mengikuti UTBK-SNBT di kampus tersebut. Arus peserta yang besar membuat panitia harus memastikan seluruh titik ujian berjalan tertib sejak hari pertama pelaksanaan.

Di tengah padatnya pelaksanaan, perhatian utama bukan hanya pada jumlah peserta, tetapi juga pada ketepatan lokasi ujian. Panitia masih menemukan ada peserta yang datang ke tempat yang keliru, sehingga peringatan agar kartu peserta dicek kembali menjadi sorotan penting.

Pengawasan langsung di berbagai titik kampus

Rektor USK Mirza Tabrani turun langsung memantau pelaksanaan UTBK-SNBT di sejumlah lokasi. Peninjauan dilakukan di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Teknik, Fakultas Kedokteran, serta Fakultas Keperawatan.

Kehadiran pimpinan kampus itu menunjukkan besarnya perhatian USK terhadap ujian yang menjadi salah satu pintu masuk utama bagi calon mahasiswa baru. Pengawasan juga dilakukan agar seluruh proses tetap sesuai ketentuan dan tidak menimbulkan kendala di lapangan.

Dalam pemantauan tersebut, Mirza meminta peserta menjaga fokus selama mengerjakan soal. Ia menekankan pentingnya memanfaatkan waktu sebaik mungkin sambil tetap menjaga ketelitian dan kesiapan mental.

“Kerjakan setiap soal dengan cermat dan jangan lupa berdoa,” ujar Mirza saat meninjau jalannya ujian di lingkungan kampus USK.

Keliru lokasi ujian masih ditemukan

Meski pelaksanaan sudah diatur pada 13 lokasi di kawasan kampus Darussalam, panitia masih mendapati peserta yang salah tempat ujian. Kondisi itu menjadi alasan bagi pihak kampus untuk kembali mengingatkan peserta agar lebih teliti sebelum berangkat.

Mirza menilai kekeliruan seperti itu sebenarnya bisa dicegah sejak awal jika peserta memeriksa data dengan cermat. Kartu peserta disebut menjadi acuan utama agar lokasi ujian tidak tertukar.

“Panitia masih menemukan peserta yang salah lokasi. Hal ini tidak akan terjadi jika peserta mempersiapkan diri dengan baik,” kata Mirza.

Peringatan ini penting karena sebaran lokasi ujian cukup luas dan melibatkan banyak titik di lingkungan kampus. Peserta diminta tidak hanya datang tepat waktu, tetapi juga memastikan tempat pelaksanaan sesuai dengan data yang sudah ditetapkan panitia.

Imbauan datang lebih awal dan lengkap dokumen

Selain memastikan lokasi, peserta juga diminta hadir lebih awal sebelum sesi dimulai. Kehadiran lebih cepat dinilai membantu peserta menyesuaikan diri, memeriksa perlengkapan, dan menghindari kepanikan menjelang ujian.

Panitia turut menegaskan bahwa seluruh persyaratan yang sudah ditentukan harus dibawa ke lokasi ujian. Kelengkapan dokumen menjadi bagian penting agar proses pemeriksaan berjalan lancar dan peserta tidak mengalami hambatan administratif.

Koordinasi pelaksanaan UTBK-SNBT di USK melibatkan Wakil Rektor Bidang Akademik, Kepala UPT TIK, serta pejabat terkait lainnya. Pengawasan bersama ini dilakukan untuk menjaga ketertiban dan memastikan ujian berjalan sesuai prosedur.

Daya tampung dan peran jalur SNBT

Dalam penerimaan mahasiswa baru, USK menetapkan 30 persen kuota untuk jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi atau SNBP. Sebanyak 35 persen dialokasikan melalui jalur SNBT, sedangkan 35 persen lainnya disalurkan lewat jalur mandiri atau SMMPTN Barat.

Komposisi tersebut membuat UTBK-SNBT menjadi jalur penting bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan studi di USK. Tak heran jika jumlah peserta yang mencapai 12.648 orang menunjukkan tingginya minat terhadap universitas negeri di Banda Aceh itu.

Pelaksanaan UTBK-SNBT di USK dijadwalkan berlangsung hingga 30 April 2026. Selama masa ujian, panitia memastikan pengawasan tetap ketat agar seluruh rangkaian berjalan lancar, aman, dan sesuai aturan yang berlaku.

Source: mediaindonesia.com

Baca Juga

Back to top button