Solarky Sun V diposisikan untuk masuk ke pasar mobil listrik murah dengan pendekatan yang tidak biasa. Mobil ini membawa panel surya di atap, kabin untuk empat penumpang, dan target harga di bawah Rp150 juta.
Kombinasi itu membuatnya menyasar kebutuhan mobilitas harian di kota. Di saat segmen kendaraan listrik mungil mulai ramai diperhatikan, Solarky Sun V hadir sebagai opsi yang mencoba menawarkan biaya masuk lebih rendah tanpa meninggalkan fungsi dasar mobil perkotaan.
Panel surya jadi pembeda utama
Poin paling menonjol dari Solarky Sun V ada pada teknologi tenaga surya yang terpasang di bagian atap. Sistem ini diklaim dapat menambah jarak tempuh sekitar 50 kilometer dengan memanfaatkan sinar matahari.
Dengan dukungan baterai utama, jarak tempuh total mobil ini disebut mencapai sekitar 200 kilometer. Rinciannya terdiri dari sekitar 150 kilometer dari baterai utama dan tambahan 50 kilometer dari tenaga surya.
Untuk pengisian daya penuh, baterainya membutuhkan waktu sekitar delapan hingga sembilan jam. Karakter ini memperjelas bahwa mobil tersebut diarahkan untuk penggunaan harian, bukan untuk kebutuhan perjalanan jarak jauh.
Dirakit di Indonesia lewat skema lokal
Solarky Sun V merupakan hasil kolaborasi PT Mobil Anak Bangsa atau MAB dan Solarky Mobility Technologies. Mobil ini akan dirakit di Demak, Jawa Tengah, dengan skema IKD atau Incompletely Knocked Down.
Produksi massal kendaraan tersebut ditargetkan mulai pada 2026. Langkah ini menunjukkan bahwa Solarky Sun V tidak hanya dipasarkan sebagai produk baru, tetapi juga disiapkan melalui jalur perakitan lokal agar lebih dekat dengan pasar Indonesia.
Ukuran ringkas, karakter kota yang kuat
Dari sisi penggerak, mobil ini memakai motor listrik berdaya 15 kW dengan torsi 85 Nm. Kecepatan maksimumnya berada di angka 80 kilometer per jam, sehingga lebih cocok untuk mobilitas dalam kota.
Dimensi mobil ini juga dibuat ringkas dengan panjang sekitar 3.150 mm. Meski berukuran kecil, kabinnya diklaim tetap lega untuk empat penumpang, sehingga fungsinya tetap relevan untuk kebutuhan keluarga kecil atau aktivitas harian.
Karakter tersebut membuatnya masuk ke kelompok kendaraan listrik mungil yang sedang banyak diperhatikan. Dalam konteks itu, Solarky Sun V disiapkan untuk bersaing dengan model seperti Wuling Motors Air EV dan VinFast VF3.
Harga di bawah Rp150 juta jadi daya tarik lain
Selain teknologi panel surya, faktor harga menjadi bagian penting dari strategi Solarky Sun V. Mobil ini ditargetkan dibanderol di bawah Rp150 juta, angka yang menempatkannya di segmen kendaraan listrik yang masih terbatas pemain baru.
Pemesanan awal atau pre-order sudah dibuka dalam acara offline exhibition pada 11 hingga 17 Mei 2026 di Lippo Supermall Karawaci. Dengan kombinasi harga yang ditekan, jarak tempuh yang memadai, dan bentuk yang kompak, Solarky Sun V diposisikan sebagai alternatif kendaraan listrik harian yang lebih terjangkau.





