Jakub Mensik tidak hanya pulang dari laga berat dengan kemenangan, tetapi juga dengan kondisi tubuh yang sempat benar-benar drop. Petenis muda Republik Cheska itu ambruk di lapangan sesaat setelah memastikan tiket ke babak berikutnya di French Open, usai duel panjang melawan Mariano Navone.
Pertandingan di Lapangan Enam Roland Garros itu menjadi gambaran kerasnya kondisi bermain di Paris ketika panas ekstrem ikut mengambil peran. Mensik bertarung selama 4 jam 41 menit dalam suhu di atas 30 derajat celsius, lalu baru menutup laga setelah membutuhkan delapan match point dan sebuah forehand penentu.
Bagi Mensik, masalah terbesar bukan hanya lamanya pertandingan, tetapi juga situasi fisik yang terus terkuras di bawah matahari langsung. Ia menilai bermain lebih dari empat setengah jam di area terbuka membuat tenaga habis jauh lebih cepat.
Petenis berusia 20 tahun itu juga menyoroti jeda antars set yang dianggapnya terlalu sempit. Menurut dia, pemain hanya memiliki satu menit saat pergantian set, dan waktu itu terasa makin singkat karena sudah terpakai untuk duduk serta mengatur napas.
Reaksi setelah poin terakhir
Begitu bola terakhir memastikan kemenangannya, Mensik langsung roboh di atas tanah liat. Mariano Navone sempat menghampiri untuk memberi selamat, tetapi Mensik mencoba berdiri lalu kembali terbaring.
Wasit tidak langsung mendekat, sebelum akhirnya tim medis masuk untuk memberikan pertolongan. Momen itu menunjukkan betapa besar tenaga yang terkuras sepanjang laga maraton tersebut.
Setelah pertandingan, Mensik juga menyampaikan ketidakpuasan terhadap sikap wasit. Ia tidak membeberkan rinciannya, tetapi menegaskan bahwa dirinya tidak menghormati perilaku itu.
Mulai pulih di ruang ganti
Kondisi Mensik berangsur membaik setelah mendapat perawatan dan beristirahat di ruang ganti. Ia menyebut suasana teduh membantu tubuhnya pulih dalam waktu sekitar 30 menit.
Mensik mengatakan dirinya mulai merasa jauh lebih baik setelah masa pemulihan singkat itu. Ia juga menilai emosi pada poin terakhir ikut menguras sisa tenaganya saat pertandingan selesai.
Meski sempat ambruk, unggulan ke-26 itu tetap melaju ke babak berikutnya. Ia sudah menunggu tantangan baru melawan unggulan kedelapan Alex de Minaur pada Jumat (29/5/2026).
De Minaur sendiri mencapai babak itu tanpa harus bermain karena Alexander Blockx mundur akibat cedera. Mensik menegaskan akan memanfaatkan hari pemulihan sebaik mungkin sebelum kembali tampil, setelah pengalaman di Paris memberinya pelajaran keras tentang betapa beratnya French Open saat cuaca memaksa pemain bertarung hingga batas tenaga.
Source: www.beritasatu.com