Minuman olive oil lemon shot kerap muncul sebagai kebiasaan pagi yang terdengar sederhana, tetapi daya tariknya ternyata bukan pada klaim berlebihan. Kombinasi extra virgin olive oil dan lemon lebih sering dibicarakan karena rangkaian manfaat yang masuk akal, mulai dari lemak sehat, antioksidan, sampai sensasi segar dari lemon.
Di dunia wellness, racikan ini juga dikaitkan dengan pola makan Mediterania dan bahkan menjadi rutinitas pagi sejumlah figur publik, termasuk Hailey Bieber. Namun, manfaatnya perlu dipahami sebagai dukungan kecil dalam pola hidup sehat, bukan sebagai solusi cepat yang bisa menggantikan kebiasaan makan secara keseluruhan.
Salah satu alasan minuman ini menarik perhatian adalah kandungan antioksidannya. Extra virgin olive oil dan lemon sama-sama memiliki antioksidan dan polifenol yang dapat membantu menetralkan radikal bebas serta menenangkan inflamasi.
Dr. Cedrek McFadden, ahli bedah usus besar dan rektum, menjelaskan kepada TODAY.com bahwa minyak zaitun adalah lemak sehat yang dikaitkan dengan peradangan lebih rendah dan kesehatan jantung yang lebih baik. Sementara itu, lemon menambahkan vitamin C dan rasa yang membuat racikan ini terasa lebih ringan diminum.
Manfaat lain yang sering dibahas adalah dukungannya terhadap kontrol berat badan. Healthline menjelaskan bahwa jenis lemak dalam olive oil mungkin punya kemampuan membakar lemak yang lebih besar dibanding lemak jenuh, sedangkan kandungan asam oleat yang tinggi dapat membantu meningkatkan rasa kenyang.
Rasa kenyang ini penting karena bisa membantu menekan asupan kalori harian. Meski begitu, efek tersebut tetap bergantung pada pola makan secara keseluruhan dan bukan semata-mata dari satu gelas shot di pagi hari.
Dikaitkan dengan pencernaan, tapi bukan pembersih tubuh
Olive oil lemon shot juga kerap disebut membantu pencernaan. The Olive Tap menyebut senyawa alami di dalamnya dapat membantu meningkatkan aliran empedu dan meringankan sembelit.
Walau begitu, Dr. McFadden menegaskan bahwa minuman ini bukan detoksifikasi dan bukan pembersihan usus. Penjelasan ini penting karena istilah detoks sering dipakai terlalu jauh dalam tren wellness, padahal manfaat yang dibahas tidak seharusnya dibaca sebagai efek instan membersihkan tubuh.
Kaitannya dengan kesehatan jantung
Di antara berbagai klaim yang beredar, dukungan terhadap kesehatan jantung termasuk yang paling konsisten dibahas. Dr. McFadden menyebut olive oil membantu menjaga kesehatan jantung, sementara The Olive Tap menambahkan bahwa asam oleat dalam minyak zaitun dapat membantu mengurangi kolesterol jahat dan mendukung fungsi kardiovaskular yang sehat.
Karena berbasis extra virgin olive oil, minuman ini juga sejalan dengan pola makan Mediterania yang menempatkan minyak zaitun sebagai lemak utama. Pola makan tersebut dikenal luas dikaitkan dengan peradangan yang lebih rendah dan kesehatan jantung yang lebih baik.
Kombinasi olive oil dan lemon pada akhirnya menawarkan beberapa hal sekaligus dalam satu racikan kecil. Ada vitamin C dari lemon, lemak sehat dari olive oil, serta kandungan antioksidan yang membuatnya populer sebagai ritual pagi, meski tetap perlu diposisikan sebagai bagian kecil dari gaya hidup sehat, bukan jawaban instan untuk berbagai kebutuhan tubuh.
Source: www.beautynesia.id