Nissan tengah menyiapkan langkah yang jarang dilakukan pabrikan besar di Eropa. Perusahaan Jepang itu membuka pembahasan untuk merakit model Chery di pabrik Sunderland dengan memanfaatkan tenaga kerja Nissan sendiri.
Jika rencana itu berlanjut, Sunderland tidak hanya menjadi pusat produksi Nissan, tetapi juga lokasi perakitan untuk merek pesaing asal China. Situasi ini menunjukkan bagaimana pabrikan tradisional mulai menyesuaikan diri dengan kehadiran merek-merek Tiongkok yang semakin agresif masuk ke pasar Eropa.
Pembicaraan masih tahap awal
Nissan sudah menandatangani nota kesepahaman yang tidak mengikat dengan Chery. Kesepakatan tersebut dipakai untuk mengkaji kemungkinan manufaktur kontrak di fasilitas Sunderland, Inggris.
Nissan juga menegaskan bahwa pabrik itu tetap berada di bawah kepemilikannya. Artinya, produksi mobil Chery nantinya akan dilakukan oleh karyawan Nissan, bukan lewat operasi terpisah di dalam kompleks yang sama.
Ruang produksi Sunderland jadi sorotan
Pembahasan ini muncul ketika kapasitas pabrik Sunderland disebut belum dimanfaatkan sepenuhnya. Nissan baru saja mengumumkan rencana untuk memusatkan produksi di Line Two, yang pada akhirnya akan membebaskan Line One.
Line One inilah yang disebut berpeluang dipakai untuk merakit kendaraan Chery. Dengan begitu, kerja sama ini tidak sekadar soal penggunaan fasilitas, tetapi juga pemanfaatan ruang produksi yang selama ini belum optimal.
Chery sudah punya pijakan kuat di Inggris
Di pasar Inggris, Chery sudah hadir lewat beberapa merek, termasuk Chery, Jaecoo, dan Omoda. Ketiganya mencatat penjualan gabungan 10.052 unit pada April.
Angka itu jauh di atas penjualan Nissan pada periode yang sama, yakni 4.079 kendaraan. Perbedaan tersebut memperlihatkan betapa kuatnya tantangan yang dihadapi Nissan di pasar lokal, sekaligus menjelaskan mengapa kolaborasi seperti ini menjadi menarik untuk dipertimbangkan.
Model yang dibahas adalah mobil penumpang
Hingga kini belum ada keterangan soal model yang akan dirakit di Inggris. Namun Nissan menyebut kendaraan yang sedang dibahas adalah mobil penumpang untuk pasar Inggris.
Jika prosesnya berjalan mulus, produksi Chery di Sunderland dapat dimulai secepat tahun fiskal 2027. Meski begitu, kedua perusahaan masih berada pada tahap penjajakan dan belum mengumumkan rincian final mengenai produk maupun volume produksi.
Sinyal kerja sama dari Nissan
Massimiliano Messina dari Nissan menyampaikan bahwa perusahaan menantikan kerja sama dengan Chery International UK dalam beberapa bulan ke depan. Ia menyebut proses tersebut akan dipakai untuk menentukan posisi yang optimal bagi kedua perusahaan.
Pernyataan itu menunjukkan Nissan melihat peluang bisnis sekaligus cara untuk mengoptimalkan kapasitas pabrik yang sudah ada. Bila terealisasi, langkah ini akan menempatkan Nissan dalam peran baru sebagai perakit kontrak untuk merek pesaing dari China.
Source: www.carscoops.com