Menjaga salat lima waktu tetap on time sering kali bergantung pada satu hal sederhana: mengetahui jadwalnya sejak awal hari. Untuk warga Surabaya pada Rabu, 13 Mei 2026, waktu salat sudah tercatat lengkap dari imsak sampai isya, sehingga aktivitas harian bisa disusun tanpa mengganggu ibadah fardu.
Kelengkapan waktu ini juga membantu mereka yang ingin lebih disiplin sebelum azan berkumandang. Dengan patokan yang jelas, persiapan salat bisa dilakukan lebih tertib di tengah rutinitas yang padat.
Di Kota Surabaya, imsak tercatat pukul 04.03 WIB. Setelah itu, subuh jatuh pada pukul 04.13 WIB, lalu terbit pukul 05.28 WIB dan duha pukul 05.57 WIB.
Memasuki siang, zuhur berada pada pukul 11.29 WIB. Waktu asar kemudian tiba pada pukul 14.50 WIB, disusul magrib pukul 17.23 WIB dan isya pukul 18.34 WIB.
Urutan waktu tersebut menjadi pegangan praktis agar ibadah tidak meleset dari batas yang sudah ditetapkan. Informasi ini juga bermanfaat bagi warga Surabaya dan sekitarnya yang membutuhkan acuan salat saat beraktivitas sepanjang hari.
Selain soal ketepatan waktu, salat juga memiliki dasar penting dalam ajaran Islam. Perintah mendirikan sholat, menunaikan zakat, dan rukuk bersama orang-orang yang rukuk tercantum dalam surah Al-Baqarah ayat 43.
Di tengah kebiasaan mengecek jadwal, niat salat tetap perlu diingat sebelum azan. Niat dibaca dalam hati sebagai tanda kesungguhan untuk menjalankan ibadah dengan ikhlas kepada Allah SWT.
Untuk salat subuh, niat yang dibaca adalah: “أصلي فرض الصبح ركعتين مستقبل القبلة أداء/مأموما/إماما لله تعالى”. Artinya, “Aku berniat sholat fardu subuh dua rakaat menghadap kiblat sebagai makmum/imam karena Allah Ta’ala.”
Untuk salat zuhur, bacaannya adalah: “اُصَلِّيْ فَرْضَ الظُّهْرِ أَرْبَعَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لله تَعَالَى”. Artinya, “Aku berniat sholat fardu zuhur empat rakaat menghadap kiblat sebagai makmum/imam karena Allah Ta’ala.”
Untuk salat asar, niatnya adalah: “أصلي فرض العصر أربع ركعات مستقبل القبلة أداء/مأموما/إماما لله تعالى”. Artinya, “Aku berniat sholat fardu asar empat rakaat menghadap kiblat sebagai makmum/imam karena Allah Ta’ala.”
Untuk salat magrib, bacaannya adalah: “أصلي فرض المغرب ثلاث ركعات مستقبل القبلة أداء/مأموما/إماما لله تعالى”. Artinya, “Aku berniat sholat fardu magrib tiga rakaat menghadap kiblat sebagai makmum/imam karena Allah Ta’ala.”
Untuk salat isya, niat yang dibaca adalah: “أصلي فرض العشاء أربع ركعات مستقبل القبلة أداء/مأموما/إماما لله تعالى”. Artinya, “Aku berniat sholat fardu isya empat rakaat menghadap kiblat sebagai makmum/imam karena Allah Ta’ala.”
Dengan jadwal yang sudah jelas dan niat yang mudah diingat, warga Surabaya dapat menata ibadah harian dengan lebih rapi. Patokan waktu ini memberi kemudahan agar salat lima waktu tetap terjaga tepat pada waktunya.
Source: www.detik.com