Dorongan baru untuk industri chip India kini datang dari Netrasemi melalui A2000, prosesor edge AI yang sudah melewati tahap awal pengujian silicon bring-up. Tahap ini penting karena menjadi penentu apakah chip sampel benar-benar bekerja sesuai rancangan sebelum masuk ke produksi komersial.
Yang membuat pencapaian ini menonjol adalah posisi A2000 sebagai SoC AI kelas tinggi buatan perusahaan lokal yang memang diarahkan untuk pemrosesan langsung di perangkat. Dengan pendekatan itu, chip ini ditujukan untuk kebutuhan yang menuntut respons cepat tanpa harus bergantung penuh pada cloud.
Netrasemi menyebut A2000 sebagai edge AI SoC yang dibangun di node 12 nanometer TSMC. Chip ini juga dilengkapi NPU, VPU, dan ISP yang dikembangkan secara internal oleh perusahaan tersebut.
Rancangan seperti ini ditujukan untuk beban kerja inferensi di perangkat. Karena proses AI berjalan secara lokal, chip ini cocok untuk kamera pintar, pengawasan, robotika, dan video gateway yang membutuhkan keputusan cepat.
Fokus pada pemrosesan real-time
Kebutuhan edge AI tidak hanya soal efisiensi, tetapi juga soal kecepatan respons. Pada skenario seperti pengawasan dan robotika, analisis visual perlu berjalan seketika agar perangkat dapat bereaksi tanpa jeda yang bergantung pada jaringan.
Netrasemi menekankan bahwa pendekatan A2000 tidak berhenti pada penggabungan AI dan machine learning secara umum. Perusahaan itu memakai IP akselerasi perangkat keras milik sendiri dan optimasi spesifik domain untuk edge AI real-time berperforma tinggi.
Langkah ini juga menjadi penting karena target pasar chip tersebut sudah jelas sejak awal. Netrasemi mengarahkan A2000 untuk smart camera, sistem pengawasan, robotika, dan video gateway.
Jalur menuju produksi komersial
Selain berhasil melewati bring-up, Netrasemi menargetkan produksi komersial A2000 dimulai sebelum akhir tahun ini. Bagi pengembangan semikonduktor, tahap bring-up memang menjadi salah satu fase paling krusial karena seluruh fungsi utama diuji sebelum produksi massal berjalan.
Perusahaan asal Kerala itu juga tidak bergerak sendirian. Chief executive officer sekaligus co-founder Netrasemi, Jyothis Indirabhai, mengatakan perusahaan sedang bekerja sama dengan sejumlah OEM terkemuka untuk evaluasi sampel awal, pengembangan bersama, dan inisiatif riset serta pengembangan lanjutan.
Kolaborasi semacam itu menjadi penting untuk membawa chip dari tahap validasi ke penggunaan nyata. Jika evaluasi OEM berjalan sesuai rencana, A2000 akan punya peluang lebih besar masuk ke perangkat edge AI di pasar sasaran.
Makna bagi ekosistem semikonduktor India
Kehadiran desain 12 nanometer dari Netrasemi juga menarik perhatian karena ukuran prosesnya tergolong maju. Perusahaan itu menyebut node tersebut lebih kecil dibanding node yang semula direncanakan untuk diproduksi di fasilitas semikonduktor Tata Electronics di Dholera, Gujarat.
Fasilitas Tata tersebut, yang mendapat dukungan dari perusahaan Belanda ASML, pada tahap awal disebut akan mampu memproduksi chipset hingga node 28 nanometer. Dalam konteks itu, langkah Netrasemi memperlihatkan bahwa ambisi teknologi lokal India mulai bergerak ke segmen yang lebih maju.
Namun, desain dan manufaktur tetap merupakan dua lapisan berbeda dalam industri ini. A2000 memang didesain di India oleh Netrasemi, tetapi chip tersebut dibangun di node 12 nanometer TSMC.
Bagi agenda Make in India, perkembangan seperti ini tetap bernilai strategis. Kehadiran perusahaan lokal yang mampu mengembangkan SoC AI sendiri dapat memperkuat fondasi industri, terutama pada sisi desain, integrasi IP, dan pengembangan solusi untuk pasar domestik maupun global.
Netrasemi juga termasuk satu dari empat startup pertama yang terpilih menerima dukungan Rs 15 crore di bawah skema DLI pada 2023 dari Ministry of Electronics and Information Technology. Dukungan itu menempatkan perusahaan ini lebih awal dalam jalur pengembangan chip domestik yang kini mulai menunjukkan hasil konkret.
Di sisi pendanaan, Netrasemi telah menghimpun total Rs 125 crore. Investor perusahaan mencakup Zoho dan Unicorn India Ventures, yang ikut menambah perhatian terhadap proyek chip lokal ini.
Dengan status silicon bring-up yang sudah dilewati dan target produksi komersial yang dikejar sebelum akhir tahun ini, A2000 kini berada di fase yang sangat menentukan. Arah berikutnya akan dipengaruhi oleh evaluasi OEM, pengembangan bersama, dan seberapa cepat chip ini diterima di perangkat edge AI yang menjadi sasarannya.
Source: www.indiatoday.in