Netflix Ubah Cara Menemukan Tontonan di Ponsel, Feed Vertikal Siap Meluas ke Lebih Banyak Pengguna?

Netflix sedang menyiapkan cara baru agar pengguna lebih cepat menemukan film dan serial di aplikasinya. Alih-alih hanya mengandalkan daftar kategori, platform ini akan menampilkan feed video vertikal berisi klip pendek yang bisa digulir ke bawah, mirip pola konsumsi video pendek di media sosial.

Langkah ini dikonfirmasi perusahaan dalam paparan kinerja kuartal pertama, menurut laporan TechCrunch. Setelah diuji sejak tahun lalu, fitur tersebut kini disebut siap diperluas ke lebih banyak pengguna.

Cuplikan singkat untuk membantu memilih tontonan

Feed vertikal itu ditempatkan sebagai pintu masuk yang lebih praktis ke katalog Netflix. Pengguna dapat melihat cuplikan beberapa detik dari film atau acara TV tertentu sebelum memutuskan untuk membuka tayangan penuh.

Dengan cara itu, proses mencari tontonan tidak lagi terasa panjang. Pengguna tidak harus berpindah antar-menu atau membuka satu per satu kategori yang tersedia hanya untuk menemukan judul yang sesuai.

Netflix juga menambahkan opsi lain di layar yang sama. Dari feed tersebut, pengguna bisa langsung mengetuk klip untuk mulai menonton judul lengkap, menyimpannya ke watchlist, atau membagikannya ke orang lain.

Menyesuaikan kebiasaan menonton di ponsel

Arah pengembangan ini sejalan dengan kebiasaan pengguna yang makin sering menonton lewat perangkat seluler. Netflix menilai banyak orang kini membuka layanan streaming di sela aktivitas singkat, sehingga format vertikal dianggap lebih cocok dengan layar ponsel.

Dalam kondisi seperti itu, pengguna bisa menilai daya tarik sebuah judul hanya dengan beberapa geseran layar. Tidak perlu membaca sinopsis panjang terlebih dahulu untuk mengetahui apakah tayangan tersebut menarik atau tidak.

Perusahaan juga menyinggung makin populernya format konten lain yang nyaman dinikmati di layar kecil. Salah satu contoh yang disebut adalah podcast video, yang ikut membentuk pola konsumsi konten digital saat ini.

Rekomendasi ikut diperkuat dengan AI

Selain feed vertikal, Netflix juga tengah mengembangkan sistem rekomendasi yang lebih baik dengan dukungan model AI yang lebih baru. Tujuannya adalah membantu pengguna menemukan tayangan yang lebih relevan dengan minat mereka dalam waktu lebih singkat.

Pembaruan ini tidak hanya membaca apa yang ditonton pengguna. Sistem juga diarahkan untuk memahami bagaimana pengguna berinteraksi dengan tampilan konten tertentu, sehingga rekomendasi bisa menyesuaikan preferensi dan format konsumsi yang makin beragam.

Kombinasi feed vertikal dan rekomendasi berbasis AI menunjukkan bahwa Netflix ingin membuat proses penemuan konten terasa semakin cepat dan visual. Pengguna bisa lebih mudah berpindah dari rasa penasaran menuju keputusan menonton tanpa banyak hambatan.

Bukan fitur yang muncul tiba-tiba

Feed vertikal bukan sesuatu yang sepenuhnya baru di internal Netflix. Perusahaan sudah mengujinya sejak tahun lalu, dan perluasan ke lebih banyak pengguna menjadi kelanjutan dari masa uji coba tersebut.

Yang menarik, Netflix terlihat mengadopsi pola interaksi yang selama ini identik dengan aplikasi video pendek. Namun fungsi utamanya tetap berbeda karena feed ini tidak dirancang untuk menggantikan tontonan penuh, melainkan mengarahkan pengguna ke film dan serial yang ada di katalog.

Dengan pendekatan seperti ini, Netflix sedang mendorong cara baru dalam menemukan konten. Visual singkat menjadi titik awal, lalu keputusan menonton bisa dibuat lebih cepat tanpa harus menyusuri banyak menu terlebih dahulu.

Pengumuman mengenai fitur baru ini muncul tidak lama setelah Netflix menaikkan harga langganan di Amerika Serikat untuk seluruh paketnya. Paket dengan iklan dibanderol $8.99 per bulan, paket Standard $19.99 per bulan, dan paket Premium $26.99 per bulan.

Paket Premium mendukung empat stream serta kualitas Ultra HD dan HDR. Dalam konteks itu, fitur feed vertikal dan rekomendasi berbasis AI tampak menjadi bagian dari upaya Netflix memperkuat pengalaman aplikasi agar pengguna tetap aktif menjelajah dan menonton.

Source: sammyguru.com
Exit mobile version