Nada Dering Berbeda Untuk Tiap SIM Mulai Disiapkan Android, Cara Baru Memisahkan Kerja Dan Pribadi

Bagi pengguna ponsel dual SIM, satu hal kecil sering terasa paling merepotkan: panggilan masuk terdengar sama saja, entah itu untuk urusan kerja atau kepentingan pribadi. Android kini terlihat sedang menyiapkan solusi bawaan agar nada dering bisa dibedakan berdasarkan kartu SIM yang dipakai.

Temuan ini muncul dari Android Canary 2604 dan disorot oleh Android Authority. Meski belum aktif untuk dipakai, jejaknya sudah terlihat jelas di dalam kode sistem, sehingga arah pengembangannya mulai terbaca.

Jejak fitur sudah muncul di kode Android

Petunjuk paling kuat datang dari string bernama “sim_ringtone_pref_purpose”. Keterangan yang menyertainya menjelaskan bahwa pengguna akan bisa memilih nada dering khusus untuk kartu SIM tertentu.

Dalam praktiknya, dukungan seperti ini berarti panggilan masuk dari SIM berbeda dapat dikenali hanya dari suaranya. Cara ini jelas membantu ketika ponsel berada di saku, ditaruh di meja, atau tidak sedang dipegang.

Walau begitu, temuan di kode tidak otomatis berarti fitur sudah siap dipakai luas. Pada build yang ditemukan, fitur tersebut masih belum aktif, sehingga statusnya masih berada di tahap pengembangan awal.

Masalah yang sudah lama dirasakan pengguna dual SIM

Kebutuhan membedakan panggilan kerja dan pribadi sebenarnya bukan hal baru. Banyak pengguna dual SIM mengandalkan dua nomor untuk tujuan berbeda, lalu kesulitan membedakan panggilan masuk tanpa membuka layar lebih dulu.

Situasi ini terlihat sederhana, tetapi sering mengganggu dalam pemakaian harian. Saat ponsel berbunyi, pengguna biasanya ingin cepat mengetahui apakah panggilan itu penting untuk pekerjaan atau justru urusan pribadi.

Dengan nada dering yang berbeda untuk masing-masing SIM, identifikasi bisa terjadi seketika. Fitur seperti ini tidak menambah fungsi yang rumit, tetapi justru menyelesaikan kebutuhan yang sangat nyata.

Bukan hal asing di ekosistem Android

Menariknya, kemampuan serupa sebenarnya sudah lebih dulu hadir di sejumlah merek ponsel. OnePlus, Oppo, dan Motorola disebut telah menyediakan pengaturan nada dering berbeda untuk tiap SIM lewat antarmuka buatan mereka.

Karena itu, langkah Google lebih terlihat sebagai upaya menyeragamkan pengalaman di lebih banyak perangkat Android. Jika fitur ini hadir langsung di level sistem, pengguna tidak lagi bergantung pada antarmuka milik vendor tertentu.

Hal tersebut juga berpotensi membuat pengalaman di perangkat seperti Pixel menjadi lebih konsisten. Selama ini, fitur seperti itu memang tidak selalu tersedia secara merata di semua ponsel Android.

Masih belum ada kepastian jadwal

Sampai sekarang, Google belum memberi pengumuman resmi mengenai waktu rilisnya. Informasi yang ada masih bertumpu pada temuan di build uji, sehingga posisinya belum bisa dianggap final.

Ada spekulasi bahwa fitur ini bisa saja menjadi bagian dari Android 17. Namun, dugaan itu belum memiliki konfirmasi langsung dari Google, jadi statusnya masih sebatas kemungkinan.

Google I/O disebut akan berlangsung pada Mei 2026 dan bisa menjadi momen untuk memberi penjelasan lebih lanjut. Namun tanpa pernyataan resmi, semua tanda yang muncul baru bisa dibaca sebagai sinyal awal perkembangan fitur.

Dampak yang paling terasa justru di penggunaan sehari-hari

Jika benar dirilis, fitur nada dering per-SIM ini akan menjadi pembaruan kecil yang cukup berarti. Nilainya bukan pada tampilan, melainkan pada kemudahan mengenali jalur panggilan secara instan.

Bagi pengguna yang memisahkan nomor kerja dan pribadi, manfaatnya terasa langsung. Ponsel bisa memberi petunjuk tanpa perlu dilihat lebih dulu, sehingga respons terhadap panggilan masuk menjadi lebih cepat.

Di saat yang sama, kehadiran fitur bawaan juga bisa membuat pengaturan di Android terasa lebih rapi. Selama ini, tidak semua perangkat menyediakan opsi tersebut, sehingga dukungan dari sistem berpotensi menutup celah yang sudah lama dirasakan pengguna.

Untuk saat ini, sinyal terkuat tetap berasal dari Android Canary 2604 dan deskripsi fitur yang sangat spesifik di dalam kode. Selama Google belum mengaktifkannya atau mengumumkannya secara resmi, nada dering per-SIM masih menjadi salah satu fitur Android yang layak ditunggu.

Source: gadgets.beebom.com
Exit mobile version