Mulai Rp2 Jutaan, 8 HP 5G RAM 8/256 UFS Ini Bikin Performa Kelas Atas Lebih Terjangkau

Persaingan HP 5G murah kini tidak lagi berhenti pada label RAM besar. Di kelas Rp2 jutaan, pilihan dengan RAM 8/256 GB dan penyimpanan UFS mulai memberi pengalaman yang lebih cepat saat membuka aplikasi, berpindah menu, hingga menjalankan gim.

Perangkat di segmen ini juga makin menarik karena banyak yang sudah membawa layar AMOLED, baterai besar, dan pengisian cepat. Kombinasi itu membuat pengguna tidak hanya mengejar kapasitas, tetapi juga respons sistem yang terasa lebih ringan untuk kebutuhan harian.

Performa jadi pembeda utama

Di antara model yang paling agresif, Nubia Neo 3 GT 5G menjadi sorotan karena memakai Unisoc Tiger T9100, RAM 8 GB, dan penyimpanan 256 GB UFS 3.1. Ponsel ini juga membawa layar AMOLED 6,8 inci Full HD Plus 120 Hz, baterai 6.000 mAh, serta fast charging 80 watt, dengan klaim skor AnTuTu sekitar 800 ribu poin.

Masih dari lini yang sama, Nubia Neo 3 5G menawarkan paket serupa di sisi memori. Model ini hadir dengan RAM 8 GB, memori UFS 3.1 hingga 256 GB, layar AMOLED 6,8 inci Full HD Plus 120 Hz, kamera utama 50 MP, baterai 6.000 mAh, fast charging 33 watt, NFC, stereo speaker, dan Android 15.

Tecno Pova 7 5G juga masuk daftar yang patut dipantau bagi pengguna yang mengejar performa gaming. Ponsel ini ditenagai Dimensity 7300 Ultimate, mencatat skor AnTuTu sekitar 710 ribu poin, dan mengusung layar 6,78 inci Full HD Plus 144 Hz dengan touch sampling rate hingga 1.500 Hz.

Layar dan memori ikut menentukan pengalaman

Di segmen ini, kecepatan penyimpanan punya peran besar karena langsung memengaruhi kelancaran saat membuka aplikasi dan memuat data. Karena itu, UFS 3.1 menjadi nilai tambah yang menonjol pada Nubia Neo 3 GT 5G dan Nubia Neo 3 5G, sementara model lain seperti Poco M7 Pro 5G dan Infinix Note 5G tetap menawarkan kapasitas besar dengan UFS 2.2.

Poco M7 Pro 5G hadir dengan Dimensity 7025 Ultra, RAM 8 GB, dan penyimpanan 256 GB UFS 2.2. Layarnya memakai panel AMOLED 6,67 inci Full HD Plus 120 Hz dengan tingkat kecerahan hingga 2.100 nits, serta kamera utama 50 MP dengan OIS.

Infinix Note 5G juga menonjol lewat panel AMOLED lengkung 1,5K dengan refresh rate 120 Hz. Perangkat ini ditenagai Dimensity 7100, dibekali RAM 8 GB, penyimpanan UFS 2.2 hingga 256 GB, dan diklaim memiliki skor AnTuTu sekitar 760 ribu poin.

Pilihan yang kuat untuk baterai dan pengisian cepat

Baterai 6.000 mAh masih menjadi salah satu nilai jual paling konsisten di kelompok ini. Nubia Neo 3 GT 5G, Nubia Neo 3 5G, dan Tecno Pova 7 5G sama-sama mengandalkan kapasitas tersebut, meski dukungan pengisian dayanya berbeda sesuai kelas masing-masing.

Tecno Pova 7 5G membawa fast charging 45 watt dan wireless charging 30 watt. Sementara itu, Nubia Neo 3 GT 5G menawarkan pengisian cepat 80 watt, dan Nubia Neo 3 5G dibekali fast charging 33 watt.

Poco M7 Pro 5G memakai baterai 5.110 mAh dengan pengisian cepat 45 watt. Kombinasi itu membuatnya tetap relevan bagi pengguna yang ingin perangkat seimbang untuk pemakaian harian tanpa harus masuk ke kelas harga yang lebih tinggi.

Masih ada opsi lain untuk pengguna gaming

Infinix GT30 5G hadir sebagai pilihan yang lebih fokus pada kebutuhan gaming kompetitif. Ponsel ini mengandalkan Dimensity 7400, RAM 8 GB, dan memori 256 GB, sehingga masuk ke kelompok perangkat yang mengejar performa tinggi di kelas menengah.

Dengan semakin banyaknya model yang memakai RAM 8 GB, penyimpanan 256 GB, dan konektivitas 5G, pasar HP murah terasa jauh lebih kompetitif. Pengguna kini bisa memilih berdasarkan prioritas yang paling dibutuhkan, mulai dari performa, kualitas layar, daya tahan baterai, hingga kecepatan pengisian daya.

Exit mobile version